PERNIKAHAN MENDADAK

PERNIKAHAN MENDADAK
Episode 14


__ADS_3

10 tahun kemudian


Disebuah kamar sedang terjadi pergulatan panas antara perempuan dan laki-laki atau lebih tepatnya seorang perempuan yang sedang memuaskan seorang laki-laki, dimana laki-laki itu duduk di sofa sambil menyenderkan tubuhnya serta memejamkan kedua matanya menikmati sentuhan yang diberikan sang perempuan terhadap adik kecilnya yang terus menaik turunkan pinggulnya dengan keringat yang bercucuran.


Setelah dia mencapai pelepasan segera menyingkirkan perempuan itu dari tubuhnya dengan kasar, melempar uang dan menyuruhnya pergi.


" Huff sayang kamu dimana aku merindukanmu dan anak kita." Ucapnya yang tidak lain adalah dr. Nando.


Setelah perceraiannya dengan Mutia dia menjadi tidak mempunyai tujuan hidup lagi walaupun dia menikahi Mawar akan tetapi dia memperlakukannya dengan kasar, bahkan tidak segan-segan melukai hatinya dengan membawa pulang para j""""g yang dia bayar ke rumah serta melakukan hubungan suami istri didepan istrinya sendiri tentunya memakai pengaman bahkan disetiap pergulatan panasnya dia selalu memanggil nama Mutia.


Cklek


" Do bokap lu telvon gue dan nyuruh lu untuk pulang." Ucap seseorang yang baru masuk.


" Kenapa lagi itu orang tua." Ucap dr. Nando kesel.


" Emangnya dia bilang apa Rik?." Tanya dr. Nando kepada temannya Erik.


" Mana gue tau bokap lu cuma nyuruh lu pulang aja kalau dari nada bicaranya sih bokap lu lagi marah melihat anaknya berubah 180 derajat dari laki-laki yang alim memjadi laki-laki bren*sek." Ucap Erik sambil terkekeh.


" Si*lan lu yaudah gue pulang dulu." Ucap dr. Nando langsung meninggalkam club malam yang sering dia datangin 10 tahun terakhir ini.


Sesampainya dirumah dr. Nando langsung mendapatkan tonjokan diwajahnya dari papa mertuanya.


Bruk

__ADS_1


" Dasar menantu bren*sek berani sekali kamu menghianati putriku." Ucap papanya Mawar marah tidak terima anaknya diperlakukan begitu kasar dan semena-mena dengan dr. Nando.


" Hehehe anda bilang menghianatin? bukannya putri anda sendiri yang mengajarkannya kepada saya dan perlu saya ingat lagi perkataanku 10 tahun yang lalu sebelum aku menikahi putrimu kalau aku menikahi putrimu hanya sebagai status saja tidak lebih." Ucap dr. Nando dengan tersenyum sinis dan bangun mengelap darah disudut bibirnya yang robek.


" Nando, papa tidak pernah mengajarkan kamu berbicara kasar seperti sama orang tua, ini pasti karena perempuan itu kan." Tegur papanya sarkas dan menatap dr. Nando tajam karena sudah berani berbicara kasar, dr. Nando yang mendengar nama perempuan yang sangat dicintainya disalahkan mengepalkan Jesus tangannya.


" Kenapa pah? apa ada yang salah dari ucapanku barusan?." Tanya dr. Nando tidak terima.


" Nando." Tegur mamanya yang sudah menangis.


" Papa dan mama jangan pernah menyalahkannya yang salah disini kalian terutama perempuan ini yang tidak tau malu telah merebut suami orang." Ucap dr. Nando marah suaranya sudah meninggi sambil menunjuk Mawar.


" Apa bagusnya perempuan itu dibandingan aku cantik, kaya, modis dan banyak laki-laki yang suka denganku." Ucap Mawar masih sempat membangakan dirinya sendiri.


" Ya suka dengan tubuhmu dasar murahan." Ucap dr. Nando menyindir dengan tatapan tajam hingga membuat Mawar terdiam.


" Hahaha kenapa? anda tidak terima? semua yang aku katakan itu benar, bahkan aku mempunyai buktinya." Ucap dr. Nando menantang sedangkan Mawar sudah berkeringat dingin.


" Sa yang sudah ini salahku." Ucap Mawar dengan suara terbata-bata tubuhnya sudah gemetaran, papa Mawar mendekati putrinya lalu memeluknya.


" Sayang kamu tenang aja disini masih ada papa yang akan selalu membelamu." Ucap papa Mawar menenangkan putrinya dan menatap tajam dr. Nando.


" Kamu sudah menyakiti hati putriku, ingatlah karma itu ada dan aku akan membawa cucuku karena aku tidak ingin cucuku mendapatkan karma atas apa yang kamu perbuat." Ucap papa Mawar geram.


" Pah sudah hiks hiks hiks." Ucap Mawar melerai hingga dia sudah tidak sanggup menahan tangisnya.

__ADS_1


" Anak?? aku bahkan tidak mempunyai anak dengan putri anda, menyentuhnya saja tidak pernah bagaimana putri anda bisa hamil? bukan kah itu hal yang mustahil atau putri anda hamil dengan setan?." Tanya dr. Nando dengan suara beratnya karena walau bagaimana pun Anisa tidak ada sangkut pautnya dan yang membuatnya terjebak dalam kondisi seperti ini adalah Mawar.


" Ada apa ini sebenarnya? kalau Anisa bukan anak kamu jadi Anisa itu anak siapa?." Tanya mama Nando terkejut mendengar ucapan anaknya, dia bahkan sangat menyayangi anak yang selama ini dia anggap cucunya sendiri bahkan segala kemauannya selalu dia turuti karena tidak ingin membuat cucunya menjadi sedih.


" Mama tanyakan saja sama menantu kesayangan mama itu dan kalian tunggu sebentar disini." Jawab dr. Nando meninggalkan mereka semua dan berjalan memasuki kamarnya, tidak berapa lama dia kembali dengan membawa laptopnya.


" Ini kalian lihat sendiri dan aku sama sekali tidak memanupulasinya." Ucap dr. Nando sebelum dia membuka dan dia memperlihatkan beberapa foto dan vidio Mawar yang dia dapatkan tidak sengaja dari rekan bisnisnya pada saat dia sudah menyelesaikan meeting, rekan bisnisnya yang kebetulan adalah pelanggan Mawar untuk memuaskan nafsunya dengan merekam pergulatan mereka disalah satu kamar hotel.


Mama papa dr. Nando menatap jijik Mawar sedangkan papanya syok melihatnya tidak mampu mengeluarkan kata-kata untuk membela putrinya lagi karena memang putrinya itu bersalah disini.


" Kamu keterlaluan Nando, kamu tidak pernah memggangapku ada bahkan setelah aku melenyapkan perempuan itu dan calon anaknya." Ucap Mawar marah dan tanpa sengaja dia mengucapkan rahasia yang telah dia simpan selama 10 tahun ini.


Apaa?." Semua orang disana terkejut mendengarnya dr. Nando yang selama ini terus menahan amarahnya d


tidak dapat lagi menahannya


Berani sekali kamu melakukan itu kepada istri dan anakku, aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang bahkan untuk matipun akan ku buat sesakit mungkin." Ucap dr. Nando murka kedua orang tuanya menghampiri Nando menahan tubuhnya agar Nando tidak melakukan hal yang akan membuatnya menyesal nantinya.


Papa dan mama dengar apa yang dia ucapkan barusan apakah ini wujud asli dari perempuan yang kalian baik baik? dia bahkan mencelakakan istri dan anakmu, lepaskan aku aku akan memberinya penderitaan." teriak dr. Nando memberontak.


" Nando mama dan papa tidak menyangka dia akan melakukan hal itu maafkan mama dan papa hiks hiks hiks." Ucap mama Nando menyesal bahkan dia sudah terjatuh ke lantai akibat dihempaskan kasar oleh dr. Nando.


" Mawar papa kecewa sama kamu, papa tidak pernah mengajarkanmu seperti ini, mamamu dialam sana pasti sedih melihat putrinya seperti ini. Aku bahkan sebagai papamu telah gagal mendidikmu hingga members aaa." Ucap papa Mawar belum selesai dia langsung memegang dadanya yang terasa sangat sakit sampai akhirnya terjatuh.


" Papa." Teriak Mawar yang terkejut melihat papanya jatuh sambil memegang dadanya.

__ADS_1


----------


__ADS_2