PERNIKAHAN MENDADAK

PERNIKAHAN MENDADAK
Episode 40


__ADS_3

" Mutiara putriku maafin bunda yang harus meninggalkanmu, janganlah pernah membenci papa dan kakak-kakakmu karena semua ini adalah takdir yang sudah digariskan. Dimana setiap manusia pada saat akan ditaruh rohnya ke dalam perut seorang ibu kita sudah diberitahu kapan kita meninggal dengan cara apa dan akan melalui apa saja yang ada di dunia ini, tapi kita tidak bisa mengingat itu semua. Maafin mereka yang telah menyakiti kita karena kita gak tau kapan kita juga akan dipanggil, jangan sampai kamu menyesal nak. Tidak ada gunanya mendendam yang ada malah dirimu yang akan hancur walau seburuk apapun sikap dan perilaku orang tua kita, sebagai anak harus tetap menghargai dan menghormatinya karena kalau tidak ada dia kamu tidak akan pernah ada di dunia ini." Ucap banda Fatma sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir seorang diri di dalam rumah, mbok Ratih hanya memperlihatkan pesan terakhir dari bunda Fatma karena banda Fatma lah menutup akses untuk tidak meperlihat kejadian yang akan membuat dendam dalam hati putrinya karena menurutnya semuanya adalah takdir dan dia sudah iklas menerima semuanya.


" Sejahat apapun orang tua didalam lubuk hatinya yang paling kecil tersimpan rasa sayang, tetapi mereka hanya bisa mengungkapkannya dengan sikap mereka dan itu terdapat dalam papa kamu sayang bunda mohon temuilah papamu secepatnya dan minta maaf akan kehilafanmu. Bunda akan selalu sedih melihat putri bunda yang selalu menghindar dari masalah yang seharusnya kamu hadapi dan bunda juga ingin mengingatkan dengarlah ucapan suamimu jangan melototinya serta meninggikan nada suaramu saat berbicara hargai dan hormati dia sebagai imammu karena itu tidak baik bagi anak-anak kalian yang melihatnya dan kamu bisa diazab sebagai istri yang durhaka ingat perbaiki sikap dan tingkah lakumu." Ucap mama Jenny yang tiba-tiba muncul dan disebelahnya ada bunda Fatma mereka berdua saling bergandengan mengingatkan Mutia sedangkan Mutia terdiam dengan air mata yang membasahi pipinya menatap sosok yang berada agak jauh darinya, 2 sosok yang sangat dirindukannya.


" Bunda mama." Ucap Mutia yang hanya bisa menarapnya dia ingin menghampiri, tetapi kakinya terasa tidak bisa digerakkan sampai mereka menghilang kembali.


" Mbak sudah melihat dan mendengar pesan terakhir dari ibu tolong mbak jalankan." Ucap mbok Ratih sedangkan Mutia hanya menganggukkan kepalanya dalam tanggisannya.


" Maafin Mutiara bunda mama telah membuat bunda kecewa, Mutia janji setelah ini akan menyelesaikannya." Gumam Mutia dalam hati yang sudah mantap akan keputusannya sebelumnya.


" Terima kasih mbok telah memperlihatkan pesan terakhir bunda dan insyaallah saya akan mencoba mencari keberadaan keluarga mbok sebisa saya, tapi apa mbok akan terus ada di rumah kita?." Tanya Mutia penasaran.


" Ya mbok akan tetap akan ada disini dan tidak bisa pergi kemana-mana kecuali ada orang yang memindahkan, mbok berharap suaru hari nanti ada seseorang yang membantu mbok pergi ke alam mbok yang sebenarnya atau mbok akan menunggu sampai hari akhir disini dengan menjaga rumah ini." Ucap mbok Ratih sedih dengan keadaannya yang tidak bisa pergi dari tempat dimana dia dibunuh.


" Jangan keluar dari rumah ini karena ada beberapa orang yang sedang mencari mbak Mutia." Peringat mbok Ratih.

__ADS_1


" Iya mboh, huh untungnya aku sudah membeli makanan." Ucap Mutia melihat kresek yang berisi makanan yang sempat dia beli tadi sebelum bertemu dengan Satrio dan ketika dia melihat ke depan mbok Ratih sudah tidak ada lagi.


" Mutia masuk ke dalam kamar yang mereka tempati mengenyit keningnya karena tidak mendapati suami dan putrinya berada di sana, tiba-tiba ada tangan yang menariknya dari belakang pintu.


" Astagfirullahallazim." Ucap Mutia memegang dadanya.


" Sayang kamu ngapain dibelakang pintu membawa Rea? bikin kaget tau untung aku gak punya penyakit jantung." Omel Mutia dengan masih nafas naik turun karena terkejut.


" Iya maaf sayang lagian tadi Rea tertawa sendiri padahal kan sedang gak ada orang yang main dengannya." Jawab Ricki dengan wajah yang terlihat sekali gelisah memeluk Rea erat.


" Gak aku disebelahnya ngerjain kerjaan, tapi tau-taunya Rea tertawa sendiri dan aku merasa ada yang janggal di rumah ini sayang terutama kepada mbok Ratih." Jawab Ricki jujur membuat Mutia sedikit bingung untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


" Ehem sayang kamu percaya tidak dengan hal-hal yang berbau mistis?." Tanya Mutia ragu.


" Iya karena kita kan hidup berdampingan dengan mereka dan hal itu juga ada di jelaskan dalam Al-Qur'an, memangnya ada apa? kenapa kamu bertanya seperti ini? atau jangan-jangan..... " Ucap Ricki terhenti.

__ADS_1


" Jangan-jangan apa?." Tanya Mutia yang sebenarnya tau apa yang akan ditanyakan oleh Ricki.


" Rumah ini berhantu lagi, apa lagi tadi pas aku masuk kamar mandi kayak tidak pernah dipakai danairnya juga kotor, jadi aku mengambil air galon yang ada di dapur untuk mandi. Aku juga gak jadi mandi di kamar mandi karena aku sudah mencoba untuk menyalakan lampunya tapi tidak bisa, airnya juga gak jalan jadi karena gelap aku gak jadi mandi di kamar mandi, tapi mandi di belakang yang ada cahayanya,." Jelas Ricki panjang lebar karena tadi juga dia melakukan hal yang sama dengan Ricki.


" Ya iyalah air dan lampunya gak nyala rumah ini kan sudah lama tidak ditempati, jadi mereka tidak lagi membayarnya. Aduh aku harus bagaimana ya sekarang kalau tidur disini pasti nanti tidak ada lampunya." Gumam Mutia dalam hati yang pastinya teman-temannya tidak akan membayar tanggungan listri dan air karena mereka tidak ada lagi yang datang ke rumah kita, apa lagi mengingat rumah kita ini sudah dikosongkan ejak 5 tahun yang lalu karena ada yang mendengar suara jeritan kesakitan dan melihat sosok mbok Ratih yang sebenarnya hanya menyampaikan pesan dan tidak semua sosok itu jahat.


" Gleg." Mutia menelan ludahnya dengan susah payah saat dirrinya melihat ada kepala yang jatuh dari atas dan mengelinding dilantai, tentunya kalian tau kalau rumah yang sudah lama tidak dihuni akan menjadi tempat mahluk lain tinggal jangankan yang tidak dihuni yang ada penghuninya saja terkadan mahluk lain itu datang ketika mereka nyaman disuatu tempat tersebut.


" Aduh kok pakai acara ada kepala jatuh dari atas segala, bagaimana kalau mereka melihatnya?." Gumam Mutia dalam hati gelisah menatap Ricki dan Rea secara bergantian.


----------


Sedikit cerita yang pernah saya temui bukan berarti saya sudah meninggal, tapi beberapa dari mereka ada bercerita tentang kehidupan dan kematian. Dimana korban kecelakaan, pembunuhan, gantung diri, jatuh disungai, anak yang di gugurkan atau kematian yang tidak wajar (pemilik ilmu hitam) arwahnya akan berada ditempat mereka meninggal sampai mereka menemukan orang yang tepat yang bisa membawa mereka ke alam yang sebenarnya dan ada juga diantara mereka yang di ambil oleh dukun dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik sehingga mereka dapat berkeliaran dan tinggal dipohon-pohon menunggu sampai hari akhir itu tiba.


Bisa melihat bukan berarti indigo, yang bisa melihat kejadian sebelumnya atau yang akan terjadi nantinya karena anugrah itu hanya dimiliki beberapa orang saja. Bisa jadi yang kita lihat menjadi bumerang untuk diri kita sendiri walaupun itu semuanya kebenaran, maka dari itu tidak semua orang diberikan kelebihan. Bagaimana jika orang itu tidak menerima akan terjadi putusnya tali persaudaraan atau dia menerima dan nantinya malah menjadi dendam dalam hati orang tersebut, itu semua sudah banyak terjadi dan semakin orang itu dendam kepada orang yang melakukannya akan semakin senang orang yang membuatnya.

__ADS_1


Sedikit saran atau masukkan kalau diantara kalian mengetahui bahwa ada suatu tempat atau suatu rumah yang katanya banyak bermunculan sosok-sosok janganlah takut karena ketakutan itu adalah kekuatan bagi mereka untuk lebih kuat lagi, janganlah terlalu mempercayai atau lebih mensugesti bahwa ditempat yang dikatakan oleh orang-orang bahwa disuatu tempat itu terdapat sosok-sosok yang dibuang atau apalah itu dan jangan juga menantang karena kita tidak tau kondisi badan kita akan kuat atau tidak dalam melawan mereka kalau pun kondisi badan kita kuat sosok yang kita tantang di suatu tempat itu akan ikut kemana pun kita berada dan bisa saja mereka mencelakai orang-orang terdekat kita. Makanya setelah kita berkunjung ke tempat mistis harus segera membersihkan tubuh kita terlebih dahulu agar tidak membawa mereka ikut pulang bersama kita dan saya hanya tau cara untuk membersihkan dengan cara islam dengan membaca Al-Fatihah, Al, Iklas, Al- Falaq, dan An- Nas ditiup ke kedua telapak tangan, lalu diusab mulai dari wajah ke ubun-ubun sampai ke bawah kaki sebanyak 3x setelah itu mengambil wudhu.


__ADS_2