
" Kenapa kalian berkelahi dan mengakibatkan banyak anak buah kalian terluka? bukan kah kalian sudah bersahabat sejak lama? dan kenapa kalian bisa ada di Indonesia?." Tanya Kenzie heran dengan keduanya serta kesel karena seharusnya dia sekarang sedang berkumpul dengan keluarganya di ulang tahun putri bungsunya yang ke 4 tahun malah mendengan keduanya terlibat pertengkaran.
" Wili memasang bom di mansion kedua orang tua saya karena saya tidak mau bekerja sama dengannya untuk menculik perempuan dan anak-anak untuk diperjual belikan selain itu dia juga masih suka bermain-main dengan perempuan dan sekarang dia menargetkan perempuan itu istri serta membawa keempat anak saya secara paksa, selain itu juga katanya dia tidak mau menikah dan memiliki anak dan masih banyak lagi tuan muda." Ucap Ricki mengadu dengan semangat karena kesel istri dan anak-anaknya telah menjadi tawanannya, Wiliam yang mendengarnya melototkan matanya tidak terima.
" Apakah itu benar?." Tanya Kenzie menatap Wiliam dengan tajam.
" Tidak tuan muda saya membawa adik dan keponakan-keponakan saja Ricki saja yang terlalu lebay dan posesif sekali masa kakak tidak boleh menemui adiknya." Ucap Wiliam menjelaskan Kenzie dan Ricki terkejut mendengarnya.
" Sejak kapan kamu memiliki adik?." Tanya Kenzie penasaran dengan tetap menampilkan wajah datarnya.
" Iya jangan mengada-ngada dengan mengatakan kalau istriku itu adikmu untuk menutupi semua kesalahanmu." Ucap Ricki tidak percaya dan dia merasa kalau Wiliam sedang mencari alasan untuk menghindar dari hukuman yang akan diberikan tuan muda mereka, Wiliam yang mendengarnya mendengus kesel
__ADS_1
" Saya tidak mengada-ngada tuan muda dan saya juga baru mengetahuinya adik kandung saya dari hasil tes dna dan fakta yang baru saya dapatkan bahwa kedua orang tua saya yang kalian kenal bukanlah kendua orang tua kandung saja melainkan keduanya yang mengambil saya saat dulu saya masih kecil dokterpernah menyatakan saya telah meninggal dunia dan mengantikan saya atau lebih tepatnya ayah saya menukar sayadengan bayi yang lain, yang ternyata bayi itu hasil dari perselingkuhan ayah saya dengan perempuan lain dan sekarang adik saya tidak mengakui saya sebagai kakaknya." Jelas Wiliam dan terdapat raut kesedihan diwajahnya.
Di dalam rumah Mutia mondar mandir tidak tenang memikirkan keduanya yang bertarung diluar sekarang kondisinya bagaimana sedangkan dirinya hanya bisa berdiam diri di dalam rumah tanpa bisa melakukan apapun sampai dia mendengar ada suara langkah kaki memasuki rumah.
" Astaga kalian berdua kenapa wajah kalian jadi di make up merah-merah begini gak malu apa sama anak-anak." Ucap Mutia yang melihat wajah Ricki dan Wiliam yang membengkak, Kenzie, Ricki dan Wiliam tercenang mendengarnya.
" Aaww." Ringkis Ricki dan Wiliam ketika wajah mereka sengaja dipegang dengan menekan lukanya oleh Mutia.
Kalau megang itu yang lembut jangan kasar-kasar kenapa." Protes Ricki yang hanya dibalas delikkan oleh Mutia sedangkan matanya menatap Wiliam.
Hingga akhirnya mereka berbincang bincang hingga Kenzie memutuskan memberikan hukuman kepada keduanya dimana Ricki dihukum untuk mengawasi semua anak buah mereka yang masih ada yang melanggar aturan yang telah dibuat oleh Kenzie, dimana tidak ada yang boleh memperjual belikan perempuan dan anak-anak baik itu diperdagangkan, penjual organ tubuh manusia serta menjual perempuan sebagai pemuas na*su dan anak-anak yang di jual sebagai anak abdosi sisanya yang belum diabdosi akan dipekerjakan karena dia yakin Ricki bisa bertanggungjawab dengan tugas yang dia berikan. Sedangkan hukuman untuk Wilian dimana dia tidak diperbolehkan keluar dari negara Indonesia, hanya diperbolehkan keluar rumah dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore sudah harus pulang ke rumah dan semua itu harus dengan pengawasan serta harus scan siik jari yang akan dipasang ke rumah yang akan ditempati Wiliam nantinya dan dia diharuskan memiliki istri secepatnya atau bisa dicarikan oleh Mutia sebagai adiknya dan hal itu membuat Mutia bersemangat untuk mencarikan perempuan yang akan menjadi pendamping kakaknya serta teman untuk bergosip ria.
__ADS_1
1 bulan kemudian
Semua berjalan dengan lancar dan hukuman yang diberikan oleh Kenzie sudah berjalan juga hampir seminggu\, dimana Wiliam yang setiap malamnya selalu pergi ke club malam serta ditemanin oleh perempuan-perempuan yang berbeda diatas ranjang harus menahan hasratnya ditambah dengan sekarang dia dipusingkan dengan harus mencari perempuan yang akan dia sebagai istri dan tidak mungkin dia menikahi seorang j****g walau bagaimana pun dia menginginkan perempuan yang baik-baik. Di meja kerjanya yang sudah kosong dari berkas-berkas dia sedang memikirkan cara untuk mendapatkan perempuan yang tidak akan di tolak oleh Mutia yang akhir-akhir ini mulai cerewet setelah dia mengetahui dirinya adalah kakak kandungnya yang terpisah\, hingga 2 hari yang lalu dia mendapatkan ide dan akan menjalankan idenya itu bertepatan dengan ponselnya yang berdering bertulisan penganggu.
" Assalamu'alaikum kak." Ucap Mutia dibalik telvon.
" Walaikumsalam." Jawab Wiliam malas karena setiap Mutia menelvonnya selalu saja menawarkan diri untuk mencarikan calon istri untuknya.
" Gimana kak sudah dapat calon kakak ipar untukku? ingat untuk memperkenalkannya kepadaku terlebih dahulu jangan langsung tiba-tiba kakak sudah menikahinya kalau sampai itu terjadi ku pecat kakak jadi kakakku, aku juga mau menginggatkan jangan sampai kakak berfikir untuk membuat drama dengan menikah kontrak dengan membayar atau pun memaksa perempuannya dan setelah 1 tahun atau berapa tahun kalian bercerai ingat umur jangan bertingkah kayak anak kecil." Ucap Mutia dengan nada mengancam serta mulut tajamnya entah dia dapatkan atau belajar dari mana, Wiliam yang mendengar ucapan Mutia menelan ludahnya dengan susah payah.
" Dia tau dari mana aku merencanakan itu semua? apa karena dia bisa melihat setan? jadinya dia bertanya pada setan apa yang sedang aku fikirkan sekarang?." Tanya Wiliam di dalam hati hingga dia membayangkan sampai bulu kuduknya merinding.
__ADS_1
" Kak kak." Panggil Mutia dibalik telvonkarena dia tidak mendengar jawaban dari sebrang sana.
" Kakaaaaakkk." Teriak Mutia kesel dengan spontan Wiliam menjauhkan ponsewlnya karena terkejut serta telinganya berdengung akibat teriakkan Mutia.