
Entah mengapa har ini Cinta mau mandi bareng dengan Toni, semenjak kepulangan dari acara hotel tersebut.
Apakah ini bertanda akan ada perasaan dengannya, untuk pria yang sudah 5 bulan di nikahinya tersebut.
Toni menatap dengan takjub ketika membuka piyama yang melekat di tubuh Cinta. Kulit yang halus dan putih mulus sekali semakin membuat mata Toni tak bisa berkedip.
Dibalik piyama tersebut ada keindahan yang sangat memancar, bibir yang seksi dan bulu mata yang lentik, sudah lama sekali Toni belum pernah merasakan kembali hubungan suami istri semenjak istrinya menduda.
" Sudah bertahun-tahun, aku tidak pernah merasakan hubungan suami istri, ini adalah kesempatan baik untuk menggerogoti keperawanan istriku." Gumam Toni dalam hati.
Saat piyama tersebut sudah terlepas, kini giliran Toni melepas semua bajunya. Cinta juga terlena melihat ketampanan dan otot Toni yang besar saat melepaskan bajunya.
Otot besar seperti beringas dan ada sesuatu yang menonjol berdiri tegak, membuat Cinta berteriak melihat punya Toni yang besar.
Cinta takut membayangkan jika mereka berhubungan, pasti sakit dan berapa lama rasa sakit itu pasti hilang melihat kekar berdiri tegak.
" Ahhhhhhhhh." Cinta menjerit ketika melihat sesuatu.
Saat Toni membuka seluruhnya dan Toni pun tertawa, melihat tingkah polos istrinya yang masih berumur 22 tahun, saat ini Toni mengerti mungkin istrinya belum berpengalaman dalam urusan ranjang.
Sedangkan Toni adalah pria yang sudah bertahun-tahun, sudah berpengalaman dalam urusan ranjang serta beringas di dalam urusan ranjang.
Karena beringasnya tersebut lah yang membuat pasangan dulu, sangat ketagihan merasa puas dengan Toni, saat berpengalaman berumah tangga istrinya lah yang sering meminta terlebih dahulu karena sudah nafsu.
Toni masih segan untuk meminta berhubungan malam itu. Toni mencoba untuk mengerti saat ini Cinta mungkin belum mau di ajak berhubungan seperti itu.
" Aku mengerti kamu belum mau, tetapi aku akan memberi kesempatan untukmu sayang.
Untuk mencintai aku terlebih dahulu," kata Toni dalam hati.
Tetapi malam itu Toni memberi kode pada istrinya, ini adalah kesempatan nya untuk memberi kepuasan kepada istrinya tersebut dalam hubungan ranjang dan malam ini harus perdana untuk mereka.
" Sayang sini aku basah kan pakai gayung," mendekat ke bak dan mengambil gayung.
" Tidak perlu aku bisa membasahi diri aku sendiri," ujar seorang istri yang masih malu.
Cinta yang sudah sempat membuka piyamanya karena malu, lalu menutupi harta yang paling berharga supaya tidak di lihat oleh Toni.
__ADS_1
" Buka saja sayang,,, suatu saat aku pasti melihatnya, berikan aku kesempatan untuk melihat gunung kembar yang mulus tersebut." Toni meminta istri nya supaya tidak menutupi si kembar.
" Tidak ... Tidak....Tidak, aku belum berani untuk menunjukan hal itu kepada kamu sayang," jawab Cinta.
Saat hendak mengambil gayung ternyata piyama yang menutup si kembar terjatuh, saat itu Cinta sudah membuka bra nya.
" Ahhhhhh." Teriak Cinta wajahnya merah sekali.
Saat itulah Toni bisa melihat si kembar, si kembal yang mulus dan kenyal berdiri tegak, membuat Toni semakin bergairah di dalam kamar mandi tersebut lah.
Toni langsung beraksi mendekati Cinta, segera Cinta mundur supaya tidak di sentuh Toni, tetapi Toni tidak peduli kali ini nafsunya sedang naik dan langsung beringasnya mendekati bibir cinta.
" Jangan .... Jangan...Jangan." Cinta Berteriak.
Ternyata kamar tersebut sudah mempunyai penyadap ruangan, suara mereka berdua tidak akan kedengaran sampai luar.
" Aku akan menikmati ini bersama kamu sayang, jadi tolong santai sayang dan jangan berteriak, aku ini sudah suami kamu jadi aku bisa kapan saja menyentuh kamu."
" Aku tidak mau! Tolong aku Toni! Tolong jangan sentuh aku karena aku belum siap untuk sekarang." Cinta memohon.
" Tidak sayang, aku mau nya sekarang, lagian mana tahu langsung jadi kan."
" Ahhhhhhh." Cinta tidak dapat menolak ciuman tersebut.
Akhirnya Cinta menikmati ciuman yang diberikan Toni tersebut, seketika nafsunya juga ikut naik dan saat itulah Toni langsung brutal apalagi hujan di malam-malam semakin membuat bergairah.
Secara berlahan-lahan Toni lakukan, hingga sampai lah ke adegan ranjang mereka tidak jadi mandi dan Toni langsung mengangkat Cinta ke kamar selagi tidak menolak.
Cinta mengikuti saja keinginan Toni yang mengangkatnya dan menaruhnya di atas tempat tidur.
Toni membuka seluruhnya baju dan yang lainnya, mata Toni tertuju pada si kembar dan meremas si kembar secara berlahan-lahan.
Cinta tidak menolak tetapi menikmati sensasi yang membuatnya semakin nafsu, saat remasan tersebut semakin kuat semakin membuat Cinta semakin ketagihan.
Ada sekitar 20 menit Toni meremas si kembar tersebut.
" Ahhhh geli." Cinta kegelian.
__ADS_1
Toni segera mendekat ke leher Cinta dan mencium leher Cinta berlahan-lahan, menjulurkan lidahnya sangat panjang dan menjilat leher Cinta sangat wangi tersebut.
" Ahhh semakin geli sayang." Cinta mendesak.
" Lihatlah sayang, kamu menikmati permainan sensasiku," ada sekitar 10 menit Toni menjulurkan lidahnya ke leher Cinta.
" Ia... Tetapi geli sayang."
" Nanti semakin lama semakin enak kok sayang, tenang saja lah sayang."
Toni segera mencium leher bagian belakang Cinta, kini kembali kebagian tengah si kembar.
Toni ******* bagian kembar Cinta yang masih merah. Toni menikmatinya untuk menyedot si kembar dan menikmati setiap sensasinya.
Toni kembali melirik kearah paha Cinta yang mulus, segera mendekati paha Cinta dan saat itu juga lah Nafsu Toni semakin beringas.
Mencium bagian paha Cinta dan Cinta semakin kegelian dengan sensasinya, walau tadi Cinta menolak untuk di ajak seperti itu akhirnya Cinta mau.
Toni menjulurkan lidahnya ke paha bagian kiri dan kanan, beringasnya semakin tinggi dan nafsunya semakin tinggi ketika mendekati bagian paham.
Segera di pertunjukannya si kekar nya di depan paha Cinta dan mencelup sedikit demi sedikit kebagian bawah.
" Sayang jangan! Aku belum mau untuk berhubungan." Cinta menolak untuk berhubungan suami istri ketika masih sadar dan tidak mau kebobolan.
Toni tidak memperdulikan omongan tersebut,
semakin di celupnya satu, dua,tiga, empat dan seterusnya celupan tersebut.
Cinta semakin merinding dan tidak bisa menahan birahinya lagi untuk dimasukkan kedalam.
" Sudah masukkan saja sayang kedalam, aku lagi pengen mau ini."
Toni tersenyum ternyata istrinya sudah naik birahi nya untuk bercocok tanam dengannya.
" Serius aku masukkan sayang." Tanya Toni.
" Serius."Jawab Cinta.
__ADS_1
Tanpa basa basi lagi Toni langsung memasukkan secara berlahan-lahan. Hubungan pertama suami istri pun perdana di lakukan mereka pada malam ini.
Akhirnya Toni bisa membobol harta karun istrinya, walau tidak sepenuhnya masuk dan akan mencoba trip kedua besok pagi karena Cinta tidak tahan lagi menahan kesakitan dan menangis karena mengeluarkan banyak darah.