Pernikahan Paksa Berakhir Cinta

Pernikahan Paksa Berakhir Cinta
Menyiapkan Sarapan Pagi


__ADS_3

Cinta menyiapkan sarapan pagi, untuk suami dan anaknya yang sebentar lagi akan berangkat ke kantor dan sekolah.


Pagi-pagi sekali. Cinta turun kedapur untuk memasak sekitar jam 5 sore, hari ini ada menu kesukaan anaknya yang akan Cinta buatkan untuk si buah hati.


Saat anggota keluarga sedang tertidur lelap.


Emak ini mulai beraksi memasak makanan andal, cumi udang, segala jenis seafood dan ayam kesukaan anaknya.


" Gue harus masak hari ini, pasti Ratih senang kalau ibu sambungnya ini turun tangan setiap pagi." Ujarnya sambil menyiapkan bahan-bahan yang ada di dalam kulkas.


Ada segala jenis sayuran, seafood, udah mentah di dalam kulkas, naluri seorang ibu dan istri mulai keluar dari dalam dirinya.


Cinta memang handal dalam memasak.


Tetapi sejak menjadi istri dari Toni 5 bulan ini


Cinta tidak pernah turun kedapur, saat itu hatinya masih marah karena orangtuanya menikahkan nya dengan Toni.


Memasak dari sayuran sayur asam tumis, ikan nila bakar, patin goreng, seafood, ayam goreng, ayam bumbu, sekitar jam 7 pagi, ibu sambung ini sudah selsai memasak.


Cinta menghidangkan makanan tersebut di atas meja makan marmer panjang, sekitar 2 meter dengan 8 kursi, meletakkan menu tersebut di sepanjang meja makan.


" Akhirnya aku selesai masak, kini giliran membangunkan Ratih, lalu menyuruh nya mandi." Katanya sendiri.


Cinta segera menghampiri anaknya yang sedang tertidur, membuka jendela kamar karena hari sudah pagi dan udara pagi tersebut sangat dingin, membuat anaknya nyaman di tempat tidur.


" Sayang bangun, sudah pagi nak, kini saatnya berangkat sekolah." Membangunkan Ratih yang masih belum membuka matanya karena ngantuk berat.


Cinta terus menggoyangkan tubuh anaknya, akhirnya Ratih terbangun dan meminta pada mamanya untuk di gendong ke kamar mandi karena masih ngantuk.


" Pagi ma, boleh gendong Ratih sampai ke kamar mandi ma..." Kata Ratih lagi malasnya ke kamar mandi.


" Sini biar mama gendong, manja deh kamu sama mama sekarang." Cinta menuruti kemauan anaknya tersebut dan menggendongnya.

__ADS_1


" Hmm hore, terimakasih mama."


" Sama-sama sayang."


Cinta mengendong Ratih ke kamar mandi dan sembari memandikan Ratih, soalnya Ratih tidak bisa mandi sendiri harus di temani karena takut terjatuh di kamar mandi, dulunya Ratih selalu di temani oleh baby sister setiap ke kamar mandi.


Sekarang Cinta meminta pada baby sister untuk jangan lagi menghandle Ratih, biarkan saja Cinta yang menjalankan perannya sebagai ibu sambung yang baik terhadap anaknya.


" Sayang sini mama mandikan, mama mau sabuni kamu." Cinta mengambil sekotak peralatan sabun Ratih dan menyabuni nya secara berulang-ulang.


Ratih senang sekali menceburkan diri di dalam bak kamar mandi, di penuhi busa sabun yang banyak.


" Cepat nak! Nanti kamu terlambat sekolah, soalnya mau makan lagi sayang." Cinta menyuruh Ratih untuk cepat mandi.


" Mama ... Ratih kan pingin di manja." Ratih merengek minta di manja.


" Nanti saja sayang manjanya," soalnya Cinta takut kena marah suaminya jika anaknya telat sekolah.


" Hmm baiklah mama," segera Ratih keluar dari bak mandi dan membersihkan diri dengan air bersih.


Cinta merasa kasihan dengan hal itu, sampai akhirnya dirinya terketuk hatinya untuk menjadi seorang ibu yang baik untuk putri sambungnya tersebut.


" Sayang, ayo pakai baju bentar lagi kita berangkat sekolah, biar mama saja yang mengantar kamu sekolah nanti." Cinta terketuk hatinya untuk mengantar anaknya sekolah.


" Baik mama, nanti mama yang antar aku berarti." Ratih bahagia sekali bahwa mamanya akan mengantarnya sekolah.


Selesai memakaikan baju Ratih, mereka makan di meja makan, lalu Cinta membangunkan Toni yang masih tertidur pulas tersebut soalnya Toni berangkat ke kantor sekitar jam 9 pagi.


" Sayang bangun, ayooooo... Kamu harus kekantor nanti, nanti telat lagi." Memperhatikan suaminya dan membuka selimut Toni.


Akhirnya Toni bangun, baru perdana Cinta membangunkan nya, selama ini Cinta selalu cuek bebek padanya.


"Hmm sayang, kamu membangunkan aku, wah mantap banget istri aku sekarang, membangunkan aku." Ujar Toni padanya.

__ADS_1


" Iya dong, aku mantap sekarang." Cinta berbangga hati.


Cinta lalu menyuruh anak dan suaminya untuk sarapan pagi yang sudah di siapkan.


Cinta juga sudah menyiapkan makan siang untuk suami dan anaknya tersebut.


" Aku juga sudah menyiapkan bekal untuk kalian bahwa ke kantor dan sekolah, mama sudah siapkan jajan untuk Cinta." panggilnya.


" Oke ma... Aku janji deh tidak bakal jajan di kantin nanti." Ratih berjanji pada mamanya tidak akan jajan di kantin sembarangan.


" Nah... Gitu dong sayang, mama juga tidak suka jika kamu sarapan sembarang, pokoknya anak mama jangan jajan sembarangan nanti."Ternyata Cinta sangat over protektif sebagai seorang ibu.


" Hmm tergantung anak nya dong sayang, berikan lah kebebasan untuk jajan di sekolah, yang penting anak kita senang." Kata Toni pada Cinta.


Toni memang lembut sekali berbicara pada anaknya. Tidak pernah memarahi anaknya dan hanya sekedar untuk menasehati anaknya saja.


" Mama, aku mau bawa minum dari sini saja, soalnya aku pingin jus buatan mama." Kata Cinta pada mamanya.


" Sayang, bentar ya, mama akan buatkan jus untuk kamu." Mengambil blender dan membuatkan jus untuk anaknya tersebut.


" Hmm soalnya aku mau jus buatan mama dan dari kasih sayang mama sendiri, soalnya jus tersebut di buat penuh cinta dan kasih sayang." Ratih memuji mamanya yang serba bisa tersebut.


Walau Cinta anak orang kaya, namun tidak manja bahkan Cinta adalah wanita mandiri yang bisa segalanya, mulai dari terampil memasak, terampil membereskan rumah dan tampil segalanya adalah nilai plus yang di miliki Cinta untuk saat ini.


" Sayang, ini jusnya sudah mama buatkan untuk kamu." Cinta sudah selesai membuatkan jus untuk anak tersayangnya tersebut.


"Wah mantap sekali mama, ini jus dibuat penuh cinta dan kasih sayang." Jawab Ratih.


Mereka menikmati makanan yang sudah dihidangkan, makanan tersebut sangat enak dan super lezat untuk saat ini.


Toni memuji bahwa masakan istri adalah masakan terenak yang pernah dia temukan seumur hidup, apalagi seafood adalah makanan kesukaan pria ini dan anaknya.


"Kamu tahu dari mana sayang? Bahwa aku menyukai seafood juga?" Tanya Toni pada istrinya.

__ADS_1


" Aku sudah mengetahui, karena aku bertanya pada anak kamu, tentang kesukaan kamu selama ini dan anak kamu menjawabnya, bahwa kamu sangat menyukai seafood, makanya aku buatkan seafood buat kamu sekarang sayang." Jawab Cinta pada Toni.


"Hmm aku bangga padamu istriku." Panggilnya memuji istrinya yang serba bisa.


__ADS_2