
Tepat di hari ulang tahun Bambang yang ke 55 tahun. Merayakan pesta ulang tahun tersebut di hotel bintang lima milik Toni.
Bambang jauh-jauh hari sudah meminta mobil kepada menantunya tersebut. Tepat di hari ulang tahunnya tersebut, menantu memberikan hadiah istimewa sebuah mobil.
"Hari ini aku memberi mobil untuk Papa mertua," menunjukan mobil yang terparkir di hotel.
Hadiah khusus yang di datangkan langsung sebuah mobil marcedes benz dan satu apartemen untuk mertua yang sebentar lagi apartemen tersebut akan pindah nama menjadi atas nama Bambang.
"Terimakasih." Terharu. Bambang di berikan mobil marcedes benz berwarna hitam.
"Sama-sama Papa mertua."
Salsa melemparkan senyum bertanda semua akan menjadi miliknya. Mobil tersebut akan di pindahkan menjadi atas namanya.
"Menantu aku, mobil ini buat saja menjadi atas nama istri aku." Menuruti kemauan Salsa yang meminta mobil tersebut harus atas nama Salsa.
Toni dan Cinta bingung. Mobil tersebut merupakan hadiah khusus untuk Bambang tetapi mengapa jatuh menjadi atas nama istri.
__ADS_1
Cinta menentang mobil tersebut, di buat menjadi atas nama Salsa, istri muda Toni karena dari dulu Cinta melihat ada sesuatu yang janggal yang belum terlihat dari Salsa.
Cinta juga menaruh curiga bahwa Salsa tidak sungguh-sungguh mencintai ayahnya dan hanya ingin harta saja.
"Tidak Ayah! Ini mobil untuk Ayah, mengapa di buat menjadi atas nama perempuan ini." Cinta mengomel kepada ayahnya.
"Sayang... Salsa ini ibu kamu, bahwa harta ayah, adalah hak ibu kamu juga."
Cinta tidak sudi untuk memanggilnya sebagai seorang ibu. Usia mereka tidak terlalu berbeda jauh, sebab Salsa tidak pernah menjadi mama yang akan mengantikan ibu kandungnya.
Ibu kandung yang melahirkan nya akan menjadi tempat khusus bagi anak ini.
Salsa juga tidak pernah memantaskan diri untuk menjadi bagian keluarga Cinta dan mengambil hati Cinta sebagai anak kandung dari suami.
Salsa egois dan mau menang sendiri.
Sejak saat itu Cinta mengentahui karakter sang ibu sambung tidak baik dan selalu mengadu bahwa Cinta adalah sosok yang nakal pada suaminya.
__ADS_1
"Tidak Ayah! Aku tidak setuju dengan ini semua, pokoknya aku tidak mau mobil tersebut di ambil alih sama dia! Jangan terlalu percaya Ayah."
Cinta meminta pada Bambang. Supaya jangan percaya dengan istrinya, hati tidak ada yang tahu dan akan berbuat jahat.
"Sayang dia ini kamu! Tolonglah buka hati kamu untuk menerima ibu tiri kamu. Salsa ini ibu sambung kamu."
"Terserah Ayah deh ! Jika nanti dia berbuat jahat pada Ayah, jangan mengeluh pada anak kandung Ayah ini."
Cinta sudah tidak bisa memperingatkan Ayahnya lagi, sebab sudah sayang sama istri keduanya tersebut, melebihi raganya, apa saja bisa di berikan kepada Salsa.
Bambang tidak mau di tinggalkan oleh istri keduanya tersebut, sehingga lebih menuruti kemauan istri keduanya tersebut dan tidak akan ada yang mengurusnya kelak.
" Lagian Salsa ini teman Ayah di rumah! Jadi jangan menduga-menduga." Kata Bambang pada putrinya.
"Aku cuma memperingatkan Ayah saja." Jawab Cinta.
Toni meminta pada istrinya biar saja, tidak perlu mencampuri urusan kedua orangtuanya tersebut, mereka mempunyai privasi dalam hidupnya.
__ADS_1
"Sayang, sudah lah tidak perlu ikut campur dalam urusan orangtua kita."Ujar Toni padanya.