
Menjadi seorang ibu ternyata enak juga bagi seorang Cinta. Di anugerahi dua orang anak yang lucu-lucu, mengajarkan Cinta menjadi seorang ibu yang baik untuk anak-anak tercinta.
Di umur 23 tahun, Cinta sudah menjadi seorang ibu. Untuk dua anak tercinta yaitu Ratih dan Ceri, sekarang impian Cinta adalah ingin sehat. Supaya bisa melihat anak-anak sukses dan menikah kelak.
"Sayang impian aku kelak, aku ingin anak-anak sukses dan aku bisa melihat anak-anak menikah kelak," kata Cinta di dalam obrolan tengah malam.
"Hmm aku juga menginginkan seperti itu semoga anak-anak kita, menjadi anak-anak sukses kedepannya," jawab Toni menginginkan putrinya sukses tanpa mengandalkan bantuan dan mengatas namakan orangtua sudah konglomerat ternama.
"Maka nya kamu itu, jangan manjakan putri kita! Nanti mereka menjadi orang yang tidak terdidik," kata Cinta sambil mengomel kebiasaan suaminya, suka menuruti keinginan anak-anak
"Namanya aku tidak tega, Sayang." Toni memang ayah yang tidak super tega terhadap anak.
__ADS_1
Cinta meski masih berumur 23 tahun, namun bisa mendidik anak dengan tegas dan berprestasi. Di tangan Cinta anak sambungnya tersebut menjadi juara umum terus menerus.
Cinta lah yang membantu Ratih dalam belajar hingga membuat Ratih rajin belajar, Ratih sudah terbiasa dengan mama sambungnya tersebut.
"Lihatlah di tanganku, anak menjadi juara satu umum mulu," Cinta membanggakan diri sendiri karena sudah berhasil mendidik anak menjadi juara umum.
"Iya, Sayang. Gue akuin anak memang pintar dan top di tangan kamu." Toni mencubit pipi Ratih karena gemas.
Mereka bisa romantis di jam satu malam ke atas di atas ranjang. Sebab Ceri lama banget tidurnya sampai jam 12 malam baru bisa tidur karena suka ngoceh dan di ajak ngobrol sama mama dan Papa nya.
"Hmm kita bisa curi waktu," kata Toni sambil tersenyum memeluk istrinya tersebut.
__ADS_1
"Sayang, gue sebenarnya sudah lama pengen begini! Namun kamu gak peka sih sibuk dengan anak mulu," Toni memberikan kode supaya Cinta bisa memperhatikan suami dan anak.
Toni cemburu jika istri lebih dekat kepada anak saja. Toni ingin di perhatikan dan di sayangi di tengah malam, lalu di tanya tentang pekerjaan kantor.
"Hmmm gimana Sayang ... Maaf, anak sering tidur lama, hingga membuat aku kurang peduli sama kamu." Cinta memberikan alasannya.
"Aku mau di perhatikan dengan manja." Toni memeluk istrinya dengan manja dan suara lembut, untuk bikin Cinta goyah bawa suami juga butuh perhatian. Toni semenjak kehadiran Cinta semakin membuat hidupnya lebih berwarna.
"Sayang kan sudah di perhatikan setiap hari kamunya, kan aku sering perhatikan kamu setiap pagi dan malam waktu aku banyak untuk anak-anak." Cinta memberikan alasannya kepada Toni.
"Tetapi malam enak di perhatikan, bisa pelukan, bisa saling manja dan bisa romantis sampai buka baju." Canda Toni lalu di iringi dengan ketawa, supaya mencairkan suasana dalam rumah tangga mereka tersebut dan Cinta merasa terhibur dengan candaan Toni di tengah malam.
__ADS_1
"Ahhh pikiran kamu sudah negatif," jawab Cinta lalu menepuk pundak suami.