Pernikahan Paksa Berakhir Cinta

Pernikahan Paksa Berakhir Cinta
Kehamilan 8 Bulan


__ADS_3

Cinta sudah mulai merasakan kehamilan 8 bulan. Tetapi saat hamil ke 8 bulan, entah mengapa Cinta merasakan getaran cinta dengan suami yang telah menemaninya selama satu tahun.


Cinta tidak mencari yang lain lagi sebagai bahan dari pelampiasan. Namun rasa sayangnya semakin tinggi pada suaminya tersebut.


"Apakah dulu kamu mempunyai pdkt atau mantan sebelum istri kamu sayang?" tanya Cinta, mereka bernostalgia tentang masa lalu.


Toni menjadi salah tingkah tidak karuan. Saat istri membuka lembaran kenangan masa lalu untuk bertanya tentang mantan Toni.


Mau menjawab salah dan tidak di jawab juga salah. Karena sifat perempuan tidak pernah merasa salah dan selalu ingin benar.


Jika tidak dijawab, dibilang sayang sama Mantan. Jika di jawab dibilang masih ingat tentang mantan kekasih.


"Hmmm." Toni pura-pura ngetik di komputer miliknya.


Toni malas dengar pertanyaan seperti itu.


Menurutnya tidak penting di jawab, karena dulunya. Toni pernah putus dengan pacar setelah hubungan tersebut berlanjut sampai 8 tahun lamanya.


"Tinggal jawab saja Sayang! Aku ingin mendengar jawaban dari kamu," ucapnya pada suaminya tersebut menaruh rasa penasaran, yang terlalu tinggi terhadap suaminya tersebut.


"Aku malas jawabnya." Jawab Toni.

__ADS_1


"Mengapa? Apa sih susahnya, tinggal jawab saja!" ngomel sama suaminya karena pertanyaan tersebut tidak di jawab.


"Hmm pentingkah harus dijawab? Aku tidak punya masa lalu." Katanya pada Cinta.


Semakin melihat suaminya garuk-garuk kepala, semakin membuat rasa penasaran Cinta semakin tinggi, untuk membuat suaminya bercerita tentang masa lalu bersama mantan pacar.


"Bohong! Gak mau jujur Sayang," jawabnya pada suami, sambil melihat sinis menggelengkan kepala dan mulutnya mengejek.


Toni tidak mau terjadi keributan diantara mereka. Setelah di jawab karena sifat perempuan adalah tidak mau mengalah dan mau menang sendiri.


"Sudahlah Sayang! Tidak perlu kita bahas lagi dan semua sudah jelas Sayang, aku tidak mempunyai mantan kekasih." Jawab Toni pada Istri.


"Baik Sayang, aku akan cerita, aku dulu punya mantan kekasih, aku sudah 8 tahun berpacaran dengan si mantan." Jawabnya.


Mendengar suaminya bercerita. Cinta menjadi kepanasan sendiri. Suami bercerita bahwa dirinya dulunya sangat bucin kepada mantan pacar, tetapi hubungan tidak lanjut karena tidak mendapat restu orangtua.


"Terus kenapa kalian putus?" pertanyaan Cinta semakin panjang.


"Malas aku jawabnya! Panjang banget pertanyaannya nanti," jawabnya kepada istrinya menjadi malu sendiri untuk jawab.


"Tinggal jawab saja."

__ADS_1


"Kami putus karena tidak mendapat restu dari orangtua." Jawab Toni sudah mulai mengantuk dan malas banget untuk jawab lagi.


"Terus hubungan kalian kenapa tidak direstui orangtua suamiku?" pertanyaan di luar nalar dan kepo berlebihan dari Cinta.


"Astaga sayang, mengapa perlu bertanya lagi dengan ha itu?" menatap tajam ke wajah sang Istri.


Tidak habis-habis pertanyaan dari Istri.


Semakin di jawab, semakin panjang pertanyaan yang diberikan untuknya.


"Aku ingin tahu saja, terus selama kalian masih pacaran, apa saja yang sudah kamu sentuh dari Dia?" pertanyaan yang semakin sulit untuk dijawab.


Menurut Toni hal tersebut adalah pribadi.


Sebelum mengenal Cinta dan Istri pertama.


Toni tidak mau mengakui bahwa dirinya sudah pernah berhubungan dengan mantan pacar di hotel.


Mereka menyakinkan bahwa hubungan tersebut, akan lanjut kesebuah pelaminan.


Ternyata bubar karena restu orangtua tidak mereka dapatkan dan keburu si perempuan menemukan orang yang tepat untuk melamarnya terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2