Pernikahan Paksa Berakhir Cinta

Pernikahan Paksa Berakhir Cinta
Bertemu Alvin


__ADS_3

Sekitar jam 8 pagi mereka berdua keluar dari rumah. Cinta dan Toni buru-buru untuk melihat adiknya Toni yang sudah siuman tersebut.


Di dalam mobil saat di setir oleh sopir pribadi mereka duduk di bagian paling belakang, seorang abang ini bercerita adiknya yang selalu memberikan suport saat pria ini di terpa banyak masalah.


Toni memang tidak mau kehilangan sang adik , yang telah memberinya semangat dalam menjalani hidup, tanpa adiknya Toni tidak bisa menjalani hidup seorang diri.


" Di dalam hidupku, adik ku lah yang sangat berharga, dia yang tahu segalanya tentang aku, saat aku terjatuh dan saat aku merintis semuanya." Toni menangis mengingat suport sistem adiknya.


" Seberapa penting adik kamu berarti dalam hidupmu suamiku?" tanya Cinta.


" Sangat berarti, aku rela kehilangan harta tetapi jangan di tinggalkan oleh ketiga orang penting ini, adikku, istriku dan anakku, aku tidak bisa hidup tanpa kalian." Ujarnya pada sang istri.


Cinta merasa meleleh saat suaminya menyebutkan tidak bisa kehilangan 3 orang penting, yang salah satunya termasuk dirinya di dalam itu.


" Terima kasih suamiku," jawabnya dengan tersenyum.

__ADS_1


" Sama-sama sayang, aku mohon semoga pernikahan kita ini selamanya dan seumur hidup sayang." Kata Toni memegang tangan istrinya.


" Hmm semoga saja sayang, sampai seumur hidup dan kita bisa bahagia." Cinta masih belum bisa memastikan akan selamanya bersama Toni.


" Kamu menjawab dengan penuh keraguan sayang... Ada apa gerangan? Apa kamu tidak mencintai aku lagi sayang?" tanya Toni yang meragukan istrinya.


" Jujur ... Untuk saat ini aku berlahan-lahan mulai mencintai, tetapi hatiku belum seratus persen untuk bisa menerima kamu, aku butuh waktu berlahan-lahan untuk mencintaimu suamiku." Jawab Cinta dengan jujur.


Mereka akhirnya sampai kerumah sakit di nomor 208, kamar adiknya Toni di rawat mereka segera memasuki rumah sakit dan tangan Cinta gemetaran saat nama adiknya Toni, sama dengan nama mantan kekasihnya dan berharap bukan orang yang sama.


" Semoga nama nya saja sama, tetapi tidak dengan orangnya." Gumam Cinta di dalam hati.


"Ini kamar adikku," mereka sampai segera Toni membukakan pintu kamar tersebut.


Alvin bergembira ketika yang datang adalah kakaknya, yang sudah seminggu tidak berkunjung kerumah sakit tersebut dan hatinya sangat sedih.

__ADS_1


"Adikku, kamu sudah siuman." Memeluk Alvin.


Cinta terkejut jantung nya mau copot ternyata adiknya Toni adalah Alvin. Rasa bersalah muncul kembali.


Alvin melihat ada perempuan yang dia cintai berdiri di sampang abangnya, saat hendak memanggil Cinta dengan sebutan sayang.


Toni langsung memotong pembicaraan.


" Adikku, perkenalkan ini adalah kakak ipar mu." Memperkenalkan Cinta di hadapan Alvin.


Sontak Alvin langsung kaget tak menyangka ternyata Cinta sudah menikah dengan abang kandungnya.


" Maksud kakak?" tanya Alvin.


" Iya ini kakak kamu, ini istri kakak yang sudah kakak cerita akan menikahinya, namun saat 2 hari menjelang pernikahan kamu koma dan sayang sekali tidak bisa melihat abang kamu ini menikah."

__ADS_1


Alvin menangis di dalam hati, perih menerima kenyataan ini bahwa orang yang di cintai sudah menjadi istri dari kakaknya, namun demi tidak menyakiti kakaknya.


Alvin tidak mau bercerita tentang hal tersebut karena kakaknya sangat berharga untuk dirinya.


__ADS_2