Pernikahan Paksa Berakhir Cinta

Pernikahan Paksa Berakhir Cinta
Cinta Melahirkan


__ADS_3

Pagi hari sekitar jam 9 pagi. Saat Cinta bangun dari tidur, Cinta merasakan sekujur tubuhnya sakit, terutama di bagian pinggang dan


Cinta merasakan kram di seluruh bagian pinggang dan perut. Seketika itu perutnya terasa mules sekali dan Cinta mulai mendadak kesakitan dengan memegang perutnya.


"Aduh, sayang sakit." Teriak Cinta.


"Sakittttttttttt." Cinta berteriak lagi.


Toni yang masih tertidur dan terbangun melihat istri kesakitan dan Toni segera membawa istri kerumah sakit.


Ternyata Cinta sudah pembukaan hendak melahirkan, dengan mobilnya. Toni menyetir kencang mobil tersebut.


"Sayang, sabarlah. Aku nyetir kencang ini sekarang. Hendak membawa kamu kerumah sakit sayang." Toni juga merasa panik, dalam posisi seperti itu. Toni bingung harus melakukan apa.


Cinta yang di elus-elus oleh Bibi Ina tangannya, meminta kepada Cinta untuk menahan dulu rasa sakit. Sampailah mereka di rumah sakit sekitar perjalanan 10 menit dari rumah.


"Akhirnya kita sampai rumah sakit," Toni mengendong istri dan membawanya masuk ke rumah sakit.


Segera Toni memanggil para medis untuk menangani istrinya, karena rumah sakit tersebut adalah milik Toni.

__ADS_1


"Tolong periksa istri, saya." Kata Toni meminta bantuan.


"Baik, Pak. Saya akan menangani istri Bapak sekarang." Jawab Dokter kandungan.


Toni ikut masuk, dalam proses persalinan istri tersebut. Saat istri hendak operasi karena tidak bisa lahiran normal, kembali Toni mengingat 10 tahun silam. Saat Ratih di lahir kan kedua.


Toni juga mengingat saat istri pertamanya melahirkan anak kedua. Nyawa sang istri tidak bisa di selamatkan pada waktu selesai melahirkan, karena penyakit kanker yang di derita.


Sedangkan anak nya tidak bisa terselamatkan lagi, karena pecah ketuban. Saat melahirkan mengingat peristiwa tersebut seakan membuka luka lama bagi Toni.


Namun Toni membuang jauh-jauh pikiran negatif tersebut. Berharap banyak proses lahiran ini berjalan lancar dan bisa melihat anak dari istri kedua.


"Sayang, bersabarlah. Sebentar lagi kita akan melihat, anak kita lahir." Ujar Toni sambil terus menggenggam tangan istri.


"Iya, sayang."


Cinta berusaha untuk tenang, namun dalam pikiran nya bercampur aduk. Saat pengalaman pertama kali dan memikirkan tentang hidup atau mati.


Cinta gugup takut nyawa nya melayang ketika melahirkan. Namun sebagai seorang wanita memang harus siap, di hadapkan dengan pilihan saat proses melahirkan.

__ADS_1


"Aku harus siap ... Bagaimana pun aku sebentar lagi jadi Ibu, memang sudah kodrat seorang wanita harus siap melahirkan keturunan." Gumam Cinta dalam hati, sembari erat memegang tangan suaminya.


Mereka saling genggaman tangan dan saling menyuport. Tak lupa Toni juga memberikan perhatian, saat hendak berjalannya proses melahirkan tersebut.


"Pokoknya! Kamu jangan kebanyakan mikir sayang dan jalani proses ini dan aku tahu pasti kamu kuat kok." Kata Toni terus mengelus kepala istrinya tersebut.


"Aku kuat sayang dan aku pasti bisa." Jawabnya sambil tersenyum.


"Nah, gitu dong istri aku." Toni mencium kening sang istri dengan ciuman hangat sebagai tanda kasih sayang.


Tiba saatnya proses lahiran dan suasana terlihat tegang. Namun Toni berusaha untuk melucu di depan istri dan mereka tidak membawa Ratih kerumah sakit dan Ratih setelah adiknya lahir.


Maka sopirnya Toni lah yang akan membawa Ratih ke rumah sakit. Usai habis melahirkan supaya melihat adeknya tersebut. Ratih sudah lama tak sabar ingin melihat si adek lahir ke dunia.


Sekitar dua jam operasi melahirkan pun. Berjalan lancar dan lahirlah seorang anak perempuan, dengan berat badan 3 kilogram dan tidak ada kendala apa pun.


Ibu dan bayi sehat, proses pun berjalan lancar pada saat itu, karena Cinta tidak mempunyai riwayat penyakit.


"Akhirnya anak gue lahir." Toni menggenggam erat tangannya dan menyandarkan di dahi nya tersebut.

__ADS_1


Kini anggota keluarga mereka sudah bertambah satu orang. Bibir kecil, badan mungil, pipi kemerahan, mata bulat dan serta aktif. Hampir semua menyerupai kemiripan mamanya


__ADS_2