
Kedua pasangan suami istri ini, belum bisa percaya dengan hasil testpack yang mengatakan hamil. Lalu mereka pergi ke Dokter untuk memastikan.
Selesai di periksa oleh sang Dokter, mereka berdua duduk di kursi ruangan konsultasi.
Sambil bercampur aduk dengan perasaan .
" Selamat... Buat bapak dan ibu, atas kehamilan istri bapak, kini usia kandungan sudah 2 bulan." Ucap Dokter tersebut setelah memeriksa.
Toni sudah menyangka hasilnya akan tetap positif hamil. Kini mereka akan mempunyai anak kedua setelah Ratih, supaya anak mereka tersebut mempunyai teman.
" Akhirnya Ratih punya teman juga." Sorai kebahagiaan seorang bapak.
Berbeda dengan Cinta yang lebih banyak melamun dengan kehamilannya. Alasannya untuk sekarang karena belum siap untuk punya anak lagi.
"Dok... Serius gue hamil?" tanya Cinta balik.
" Serius Buk... Jaga baik-baik janin yang ada dalam kandungan." Anjuran seorang Dokter.
__ADS_1
Cinta tidak merasakan kebahagiaan atas kehadiran anak yang ada di dalam kandungan. Wajahnya panik dan cemberut.
"Mohon maaf, saya ingin bertanya pada ibu, disaat banyak pasien yang saya temui, mengapa ibu yang tidak terlihat binar-binar kebahagiaan?" tanya seorang Dokter padanya.
"Aku tidak menginginkan kehadiran bayi ini Dok!!" merenungi nasibnya.
"Sayang... Kamu apa sih? Masalah pribadi jangan di ceritakan di sini." Sambung Toni.
Urusan pribadi di selesaikan di rumah saja.
Toni tidak suka. Cinta membahas hal ini di depan orang lain.
"Tolong di ceritakan Bu, mengapa ibu tidak menyukai kehadiran janin yang ada dalam perut ini?" tanya Dokter Andra.
" Saya masih mudah Dok!!! Masih banyak yang ingin saya kejar, dengan kedatangan anak ini, akan menghambat kebebasan saya untuk mewujudkan impian saya." Jawab Cinta menangis belum siap.
Dokter Andra memberikan nasehat pada Cinta. Untuk menerima kehadiran anak yang ada dalam janin tersebut, seorang anak yang kelak akan membahagiakan hari-harinya.
__ADS_1
"Buk... Begitu banyak pasien yang datang kepada saya... Mereka mempunyai impian ingin mempunyai anak seperti yang lain, bahkan mereka ada yang program bayi tabung sudah 3 kali mencoba tetap gagal." Kata Dokter Andra.
Di luar sana masih banyak pasangan suami istri, yang merindukan kehadiran buah hati bahkan ada yang menunggu sampai 20 tahun lamanya.
Anak adalah titipan dan rezeki luar biasa.
Tanpa kehadiran seorang buah hati, hidup ini akan hampa dan kehidupan akan terasa kurang bermakna.
" Tetapi Dok, jauh-jauh hari, saya sudah memikirkan tidak mempunyai anak dulu, bahkan saya tidak berharap untuk mempunyai anak." Harapan Cinta berbeda dari yang lain.
" Sayang kamu tidak bisa begitu!!! Di usia kamu yang masih muda, mungkin kamu bisa ngomong seperti itu." Memarahi istrinya.
" Kamu sih... Bisa pula ngasih kedalam, jadi kebobolan kan." Memarahi suaminya.
"Sayang...."
"Pokoknya anak yang di dalam kandungan harus bertahan! Saya sebagai Dokter kandungan, ingin menangani ibu sampai proses persalinan nanti, tolong jaga baik-baik janin itu Buk, percayalah Buk... Kehadiran anak itu akan memberikan hidup lebih berwarna kepada Bapak dan Ibu." Dokter Andra memang care begini pada pasiennya.
__ADS_1
Dokter Andre adalah Dokter humble dan baik yang sudah menangani banyak pasien hingga proses persalinan, bahkan Dokter yang digemari oleh banyak orang selama ini.
Cinta tidak bisa memberikan kepastian akan bahagia dengan anak yang ada dalam janinnya.