Pernikahan Terpaksa

Pernikahan Terpaksa
Keangkuhan Keysa


__ADS_3

Prosesi lamaran berjalan lancar, dan kedua belah pihak sudah sepakat jika dalam waktu dekat akan melangsungkan akad nikah.


"Pak Johan, saya ada satu permintaan. Sekiranya anda bersedia menyanggupinya," ucap Rinjani.


"Katakan saja, Insa Allah bila saya mampu pasti akan saya kabulkan keinginanmu Rinjani," ucap Johan meyakinkan Rinjani.


"Begini Pak Johan, saya tidak ingin adanya pesta pernikahan yang meriah. Saya hanya ingin pernikahan kita diadakan secara sederhana saja karena menurut saya lebih baik lebih uangnya digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat. Sebelumnya saya mohon maaf jika perkataan saya ini tidak berkenan di hati, Pak Johan." Rinjani menangkupkan kedua tangannya di ini ini dada.


"Subhanallah ternyata Rinjani ini benar-benar wanita yang berhati mulia, semoga saja lambat laun aku bisa mencintai dirimu. Karena aku tidak ingin menyakiti hati wanita sebaik ia yang telah mampu meluluhkan hati Abian, anakku," batin Johan memuji kebaikan Rinjani.


"Baiklah, Rinjani. Saya akan penuhi kemauan mu. Dan nanti saya juga akan membelikan rumah untuk ayah dan adikmu. Kamu juga tak perlu khawatir biar semua kebutuhan ayah dan adikmu yang akan masuk SLTP saya yang tanggung. Tugas kamu hanya menjadi istri dan ibu bagi anak saya," ucap Johan.


"Sebelumnya terima kasih ya, pak. Atas kebaikan bapak pada ayah dan adik saya." Rinjani sangat terharu matanya berkaca-kaca.


*********


Waktu yang telah di tentukan untuk pernikahan Johan dan Rinjani telah tiba. Mereka pun menikah sangat sederhana di rumah Rinjani yang hanya rumah biasa.


Bahkan Betrand dan Keysa hadir di acara ijab qobul tersebut. Keysa sengaja datang karena dia penasaran dengan wanita yang di pilih oleh Johan untuk menggantikan posisi dirinya.


Setelah acara ijab qobul, Keysa menghampiri sepasang mempelai. Bukan untuk memberikan selamat tetapi untuk mengejeknya.


"Jadi ini wanita yang menggantikan posisi aku, Johan. Aku pikir dia lebih kaya, lebih cantik, dan lebih baik dariku. Ternyata dia malah lebih rendah masih di bawah aku. Tak ada seujung kuku pun dia mampu menandingi aku yang seorang CEO wanita," ejeknya seraya tersenyum sinis pada Rinjani.


"Keysa, hentikan ucapanmu itu! bagaimana Rinjani ini ibu yang sangat baik, dia bahkan jauh lebih baik darimu. Rinjani memang bukan ibu kandung tapi kasih sayangnya malah melebih ibu kandung yang seperti sifatnya seperti ibu tiri,' bentak Betrand.

__ADS_1


Prok prok prok


Keysa bertepuk tangan.


"Terus saja papah puji wanita miskin ini, kita lihat saja sampai sejauh mana rumah tangga mereka nantinya. Lagi pula papah itu aneh, kenapa malah membela dia bukan bela aku yang anak kandung, papah?"


Mendengar apa yang di katakan oleh Keysa, Betrand semakin bertambah kesal.


"Keysa, apa perlu papah bertindak kasar padamu! sebaiknya kita pulang saja dari pada kamu hanya bisa mengejek orang saja!" Betrand menarik paksa tangan Keysa untuk pergi dari acara ijab qobul Rinjani dan Johan yang baru saja selesai di laksanakan.


Sebelumnya Betrand telah meminta maaf pada Johan dan Rinjani. Seperginya Keysa dan Betrand, Rinjani sejenak melamun memikirkan kata-kata dari Keysa barusan.


"Apa yang di katakan oleh Nona Keysa ada benarnya. Aku ini miskin tak punya apa-apa. Dan juga aku jauh sekali di bandingkan dengannya. Bagaikan langit dan bumi, pantas saja Pak Johan sangat cinta padanya. Karena memang Nona Keysa sangatlah cantik sekali, walaupun dia sudah pernah melahirkan tetapi tak terlihat," batin Rinjani.


"Rinjani, apa yang sedang kamu lamunkan? apa kamu memikirkan kata-kata Keyda tadi? tolong jangan kamu pikirkan hal itu, karena memang dia dari dulu seperti itu. Bahkan padu juga seperti itu, tetapi sebenarnya hatinya baik," ucap Johan tak sengaja telah menguji Keysa di hadapan Rinjani yang membuat hati Rinjani sedikit bergetar karena rasa cemburu.


"Mas Johan, kenapa berkata begitu? seharusnya mas itu mensuport Mba Rinjani yang sudah sah menjadi istri mas! bukan malah membela Keydmsa yang sangat sombong itu!" bentak Lisa secara tiba-tiba.


"Loh memangnya aku bicara apa sih?" Johan tak sadae dengan apa yang di katakannya pada Rinjani.


"Tadi pada saat Keysa menghina Mba Keysa kenapa Mas diam saja, malah Pak Betrand yang membelanya. Tapi pada saat Mba Rinjani dia karena tersinggung dengan apa yang di katakan oleh Keysa, malah Mas mengatakan bahwa Keysa itu pada dasarnya wanita baik!"


"Mba Rinjani, maafkan mas aku ya? jangan sedih lagi." Lisa mengusap bahu Rinjani seraya tersenyum.


"Aku nggak apa-apa kok, Lisa. Memang semua yang di katakan oleh mantan istri Pak Johan benar semuanya. Dan apa yang di katakan oleh Pak Johan tentabg mantan istrinya juga benar," ucap Rinjani ingin sekali menangis.

__ADS_1


Kata-kata Rinjani dan Lisa sangat menyentil hati Johan. Dia baru sadae telah menyakiti hati Rinjani dengan kata-katanya.


"Rinjani, aku minta maaf ya. Di hari pernikahan kita, belum apa-apa aku sudah menyakiti hatimu. Mohon maafkan aku ya."


"Pak Johan tak perlu minta maaf, karena di sini tidak ada yang salah," ucap Rinjani mencoba tersenyum walaupun sebenarnya hatinya sakit.


Sementara saat ini Betrand sedang menasehati Keysa.


"Keysa kamu bilang lebih baik dari Rinjani? tetapi kelakuanmu itu malah lebih bueum darinya."


"Tingkahmu tadi itu tak sesuai dengan pendidikan yang pernah kamu tempuh. Kamu lulusan kuliahan tetapi cara berpikir dan tindakanmu itu seperti lulusan sekolah menengah.'


"Keysa, belajarlah kamu menghargai orang lain. Walaupun kamu ini seorang CEO wanita, tapi tak boleh bersikap sombong dan angkuh."


"Di atas langit masih ada langit, jadi kamu harus bisa instrospeksi diri. Papah tak suka sama sifatmi tadi. Jika kamu maaih cinta pada Johan dan tak rela dia dengan wanita lain, seharusnya kamu tak berpisah dengannya."


Panjang lebar, Betrand menasehati Keysa. Tapi dia sama sekali tak merasa bersalah sedikitpun pada Rinjani.


"Pah, sudahlah aku lelah. Sebaiknya aku tidur, jika tahu seperti ini aku malas ikut papah ke acara ijab qobul Johan.


Keysa berlalu pergi dari hadapan Betrand, dia sama sekali tak merespon segala yang dikatakan olehnya.


"Ya Allah, kenapa susah sekali untuk merubah tabiat dari Keysa. Padahal dari dulu aku tak pernah memanjakan dirinya. Tetapi kenapa sifatnya seperti wanita yang manja pada umumnya."


"Kenapa pula Johan juga tak mau pernikahan di adakan resepsi, padahal aku mau mengurus semuanya untuk acara resepsi pernikahan mereka."

__ADS_1


Betrand terus saja menggerutu sendiri.


__ADS_2