
Setelah fasha keluar dari tokonya, eka langsung membawa kotak berisi gaun dan sepatunya untuk acara nanti malam menuju ruangannya.
Eka penasaran dan melihat isi di dalam kotaknya, eka begitu terkejut saat melihat gaun yang di pilihkan oleh fasha.
''Ahh.... laki laki itu berlebihan sekali dan ini gaunnya kemewahan sekali. ''
ucap eka sambil merentangkan gaun indah dengan warna yang cocok dengan sepatunya juga.
Handphone eka berbunyi tanda satu pesan masuk dan ternyata itu pesan dari fasha.
💬 Jangan pulang terlalu sore dan saya sudah siapkan orang orang yang akan meriaskan wajah kamu dan membantu persiapan kamu sebelum ke acara gala dinner, awas ajah berani menolak.
''Dia ini bisanya mengancam sajah dasar manusia aneh dan menyebalkan. ''
gerutu eka saat membaca pesan ancaman dari suaminya.
Eka langsung pulang tepat pukul tiga sore dengan menenteng kotak berisi gaun dan sepatu untuknya, hanya dua puluh menit eka sampai di kediaman mewah fasha dan eka langsung masuk untuk merendam tubuhnya yang lelah.
Di perusahaan saat ini fasha baru selesai meeting dan saat ini sedang mengerjakan berkas berkas yang penting dan itu harus di tanda tangani oleh fasha.
''Permisi bos.... ''
ucap yoga saat masuk ke ruangan fasha.
''Ada apa yoga?? ''
jawab fasha sambil menghentikan pekerjaannya dan menatap wajahnya yoga.
''Bos acara gala dinner pukul delapan malam ini, sebaiknya bos pulang dan bersiap karena sekarang sudah pukul lima sore. ''
ucap yoga dan fasha langsung terdiam.
''Hampir aku kebablasan sampai tidak menyadari jam berapa saat ini. ''
ucap fasha sambil merapihkan berkasnya.
''Biar saya yang merapihkan dan bos silahkan pulang, pihak salon saat ini sudah di kediaman bos dan sedang membantu persiapan nyonya. ''
''Kerja bagus yoga, yasudah sampai ketemu di pesta dan saya pamit yah, terimakasih. ''
ucap fasha sambil menepuk bahu yoga dan segera keluar dari ruangannya, yoga hanya tersenyum dan merapihkan semua berkas di meja fasha.
...****************...
Eka sedang di rias dan wajahnya benar benar cantik saat eka selesai di rias dan rambutnya pun di tata agar serasi dengan pakaian yang eka kenakan.
Fasha pun sudah siap dengan pakaian yang pas di tubuhnya.
Setelah rapih fasha langsung turun menuju lantai satu untuk mengajak eka segera berangkat karena waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam.
Fasha mematung saat melihat eka sudah rapih dengan gaun yang melekat di tubuhnya, eka begitu anggun dan sangat cantik malam ini.
''Kesemsem kesemsem deh dia lihat aku, baru tau kalau aku ini cantik. ''
ucap eka dengan penuh percaya diri dan cekikikan saat melihat fasha mematung di tangga sambil menatap ke arahnya.
__ADS_1
Eka memang terlihat cantik dengan riasan natural dan tidak terlalu mencolok dan sangat pas untuk eka.
Fasha langsung tersadar dan mendekat pada eka, fasha menyodorkan lengannya agar eka mau memegang lengannya dan eka langsung menurutinya karena bagi eka itu adalah perintah.
''Mas nanti pulang dari pesta kita ke rumah mamah yah, bolehkan?? ''
ucap eka yang memecahkan keheningan saat di dalam mobil.
''Kita akan pulang larut, nanti malah ganggu mamah kamu sedang istirahat, lebih baik besok pagi sajah. ''
ucap fasha menolak permintaan eka karena dia gak mau terjebak satu kamar dengan eka.
''Bahaya kalau sampai harus satu kamar dan aku takut gak bisa mengendalikan hasratku lagi kalau dekat dengan dia. ''
gumam fasha sambil melirik eka yang cemberut.
''Kamu emang gak takut kalau harus satu kamar dengan saya, masa menginap di rumah mamah kamu kita terpisah kamar dan itu akan melukai hati mamah kamu nantinya, besok sajah kamu sendiri kesana. ''
ucap fasha dan eka mengerutkan keningnya.
''Ngapain takut segala mas fasha, pokonya aku mau ke rumah mamah pulang dari acara, aku kangen sama mamah dan pengen menginap disana, gak apa apa kok kalau harus berbagi kamar dengan mas fasha, asalkan mas fasha nya juga gak masalah ajah berbagi ranjang dengan aku. ''
''Oke oke, kita ke rumah mamah kamu pulang acara nanti dan kita akan sampai malam ke rumah mamah kamunya, kabarin dari sekarang biar mamah gak mengunci pintu dan kita gak akan ganggu mamah kamu juga. ''
''Sip, makasih yah mas fasha. ''
ucap eka sambil tersenyum senang dan mengeluarkan handphone nya.
Eka menggandeng lengan fasha dan tersenyum saat di perkenalkan fasha pada rekan bisnisnya, fasha menghampiri kalandra dan mereka bersalaman.
Fasha tersenyum saat kayla menyapanya dan fasha melihat kayla yang sedang hamil lalu membalas senyumnya kayla.
''Semoga kamu selalu bahagia kayla, kakak akan tetap menyimpan nama kamu di hati kecil kakak karena kamu adalah kayla kecilku. ''
gumam fasha saat melihat kayla berbicara akrab dengan eka dan fasha berdiri dengan kalandra juga rafqy.
Acara pun di mulai, fasha dan eka duduk bergabung dengan kayla dan suaminya, fasha tidak masalah karena eka pun enjoy dengan kayla.
Tepat pukul sepuluh malam fasha pamit pulang dan langsung membawa eka menuju arena lobi karena supir sudah siap dengan mobilnya di pintu keluar.
Fasha menyebutkan alamat rumah eka dan supir langsung melajukan mobilnya menuju kediaman rumah eka.
''Udah ngabarin mamah kan kalau kita akan ke rumah dan menginap?? ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
''Mamah malah akan menunggu kita mas, padahal aku udah meminta mamah istirahat ajah tapi mamah gak mau. ''
''Tuh kan kamu sih, saya jadi gak enak sama mamah kamu jadinya. ''
''Udah gak apa apa lagian mamah senang malahan karena kita menginap, tapi pakaian kamu gimana mas kan gak bawa baju ganti?? ''
''Kamu tanggung jawab yah karena saya gak bawa baju ganti. ''
ucap fasha dan eka langsung terdiam.
__ADS_1
''Iya yah, yaudah kita pulang ajah dan besok ajah aku ke rumah mamahnya. ''
''Kau ini mau menghancurkan perasaan mamah kamu yang sudah menunggu kedatangan kita, makanya kalau memutuskan sesuatu itu fikir matang matang jangan ambil ambil ajah, saya sudah minta yoga dan pakaian ganti ada di bagasi. ''
ucap fasha dan eka langsung bahagia.
''Makasih mas fasha, kamu memang suami hebat dan sangat faham dengan kondisi deh. ''
''Iyalah emang saya hebat dan gak seperti kamu yang ceroboh, saya gak mau kalau harus tidur tanpa pakaian dan nanti kamu malah memperkosa saya lagi. ''
ucap fasha dan eka langsung memukul lengan fasha.
''Ihh.... mas ini ngasal deh, yang ada kamu mas yang memperkosa aku, kok malah aku yang di tuduh. ''
''Ya saya lah karena saya gak pakai pakaian kamu kan lengkap, tapi kalau kamu mau saya memperkosa kamu saya dengan senang hati tidak menolak. ''
ucap fasha dan eka memukul kembali lengan fasha.
''Kamu ini dari tadi mukul saya terus, sakit tau. ''
''Lebay deh mas fasha ini. ''
ucap kesal eka dan langsung menatap ke arah jalanan malam dari kaca jendelanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
......................
__ADS_1