PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
S2 - Kejutan.....


__ADS_3

Saat ini eka sedang menikmati sup iga yang di bawakan oleh ayah nya, tuan renaldi terus tersenyum melihat eka makan begitu lahapnya.


Mama meli pun terpaksa ikut makan karena memang dia juga di bawakan nasi bebek kumplit oleh tuan renaldi, makan siang pun berjalan dengan suasana yang hening karena eka yang biasanya meramaikan meja makan tapi saat ini eka fokus dengan makanan di hadapannya.


''Makasih ayah sup iga nya enaaak bangeet... ''


puji eka dengan mengacungkan jempol pada ayahnya.


''Sama sama sayang, ayah kan sengaja membawakannya dari restoran sesuai keinginan kamu. ''


jawab tuan renaldi dan eka mengangguk tersenyum.


''Mama kenapa dieum ajah??, gak puji menu makanannya ke ayah. ''


ucap eka dan membuat mama meli hanya diam.


''Udah jangan goda mama terus yah, ayo habiskan sup nya mumpung hangat. ''


ucap ayah renaldi dan membuat eka tersenyum sambil melirik mamanya memberi kode.


''Mama udah bosen sama rasa masakan ayah kamu eka jadi percuma mama puji juga. ''


ucap mamanya eka dan membuat ayah renaldi tersenyum.


''Makasih meli karena kamu masih mengingat rasa masakan yang saya buat. ''


ucap ayah renaldi dan membuat mama meli terdiam lalu melanjutkan makannya kembali.


''Mama ini jaim nya kebangetan, kalau ayah pergi baru nyaho akibatnya, kejer kejer deh di tinggal pergi lagi sama ayah. ''


gumam eka dalam hatinya dan melanjutkan memakan sup nya.


Setelah makan siang selesai ayah renaldi mengajak eka ke halaman belakang untuk membicarakan usul mama meli, mendingan menanam tanaman berbuah dari pada berbunga dan ayah renaldi akan membantu eka membuatkannya setelah fasha datang.


''Itu beneran ide mama kamu?? ''


ucap tuan renaldi saat eka memberitahukan kalau mamanya yang memberikan ide menanam pohon berbuah.


''Iya ayah, tadi pagi mama bilangnya dan mama bilang itu seperti sangkar burung. ''


jawab eka sambil menunjuk ke arah jaring yang menutup bunga bunga nya.


''Bukan sangkar burung kan emang gitu kalau di tempat tempat yang jual bunga hias, tapi ayah aneh sekali deh kan mama kamu anti tanaman, kenapa kamu malah suka tanaman?? ''


''Pertama nya mas fasha dan aku jadi suka ajah ayah lihat bunga mekar dengan warna warni, seperti di panti asuhan depan rumah dan ternyata mas fasha suka menanam bunga. ''


''Laki laki unik berarti suami kamu, kapan suami kamu pulang ke tanah air?? ''


''Lusa ayah, semalam mas fasha kasih tau akunya. ''


''Syukur lah kalau lusa, ayah hanya mau berbicara dengan suami kamu. ''

__ADS_1


Ayah renaldi juga eka sibuk dengan memilih berbagai macam pohon cangkokan yang di kirim dari teman ayah renaldi.


Eka begitu antusias memilih berbagai macam pohon yang berbuah dan membuatmembuat ayahnya tersenyum senang.


Di kediaman raina saat ini....


Raina langsung marah saat di beritahukan pelayannya kalau papa nya mengambil sample rambutnya.


''Kalian emang gak becus kerja, yang kasih kalian gaji siapa sebenarnya, aku atau papa?? dan kenapa kalian menyetujui tindakan papa. ''


ucap kesal raina sambil berjalan masuk kedalam kamarnya.


''Akhhh.... papa niatan banget nendang aku agar tidak menjadi anaknya. ''


kesal raina sambil menghubungi nomer papa nya namun tidak di angkat hingga beberapa kali panggilan.


Di kediaman eka saat ini...


Malam hari pun tiba, eka dan ayahnya sedang memasak di dapur di bantu koki dan pelayan lainnya, mama meli hanya menjadi penonton ayah dan anak yang sibuk dengan masakannya.


''Ayah emang jago masaknya yah, kalau eka paling bisa bikin pastry, cake dan kue basah. ''


ucap eka saat melihat ayahnya begitu cekatan memegang alat alat masak di tangannya.


''Ayah emang koki kan sebelum kenal mama kamu, tapi karena tuntutan keluarga dan saat itu ayah anak tunggal dan mau tidak mau ayah turun di dunia perusahaan, tapi sekarang ayah bebas karena semua sudah ayah limpahkan perusahaannya. ''


ucap ayah renaldi sambil mencicipi rasa masakannya.


ucap eka saat ayahnya menyuapi masakan nya pada eka dan eka begitu senang menyicipinya.


''Syukur laah, ayah jadi bangga karena di puji sama kamu masakannya. ''


ucap ayah renaldi sambil menghidangkan masakannya di piring saji.


Malam ini ayah renaldi memasak daging sapi lada hitam dan mash potato pengganti nasi karena eka gak mau makan nasi tapi ayah renaldi tetap membuat nasi juga untuk yang lainnya.


Makan malam eka saat ini begitu lahap karena memang masakan ayahnya benar benar lezat menurut eka.


Setelah makan malam selesai eka memilih ke kamarnya untukuntuk menghubungi nomer fasha.


Sedangkan ayah dan mamanya sedang mengobrol di taman belakang karena ayah renaldi yang meminta waktu kepada mama meli.


''Meli... aku nagih janji kamu saat sebelum pergi ke bali, gimana jawaban kamu?? ''


ucap ayah renaldi dan membuat mama meli terdiam.


''Nanti setelah acara empat bulanan eka ajah aku jawabnya, saat ini aku lagi fokus dengan eka karena merasa takut dan di hantui oleh ancaman anak kamu itu aldi. ''


ucap mama meli dan membuat ayahnya eka terdiam.


''Baiklah aku akan sabar menunggunya meli, aku masih sangat mencintai kamu, jangan pernah menolak keinginan aku yahdan aku janji akan menjaga kamu dan selalu ada di sisi kamu. ''

__ADS_1


''Aku hanya sedikit takut ajah aldi, takut kamu meninggalkan aku kembali seperti waktu itu. ''


''Gak akan meli, aku janji sama kamu dan percayalah meli dengan semua ucapan aku. ''


''Udah malam, aku istirahat duluan yah aldi dan selamat malam. ''


ucap mama meli yang menghindar dari jawaban yang di minta oleh ayahnya eka.


Di dalam kamar saat ini eka sedang resah karena nomer fasha susah di hubungi dan membuat eka menangis, kelelahan menangis eka pun langsung tertidur pulas.


Tengah malam fasha baru tiba di rumahnya, dengan wajah lelahnya fasha berjalan masuk kedalam rumah, fasha tersentak saat ayahnya eka memanggilnya dari arah ruang tamu.


''Fasha.... ayah kira siapa, katanya pulang lusa kata eka tadi siang bilang ke ayah. ''


ucap ayahnya eka saat fasha mencium tangannya.


''Kerjaannya selesai dan fasha juga gak tenang di sana kefikiran eka terus ayah, makanya langsung pulang gak nunggu besok. ''


jawab fasha sambil meminum air yang di buatkan ayahnya eka.


''Yasudah kamu istirahat sana, udah dini hari ini dan jangan lupa bersih bersih yah demi kebersihan. ''


ucap ayahnya eka dan fasha mengangguk.


Fasha langsung menuju kamarnya dan tersenyum saat melihat eka tertidur pulas, fasha langsung menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang memang sangat lengket.


Setelah selesai fasha langsung ikut gabung tidur dengan eka, fasha langsung menarik eka kedalam dekapannya dan membuat eka membuka matanya karena merasakan pergerakan.


''Mas fasha.... apa benar ini kamu?? ''


ucap eka sambil meraba wajahnya fasha dan membuat fasha tersenyum.


''Kejutan sayang, ini suami kamu sudah pulang dan memeluk kamu seperti biasa. ''


jawab fasha dan membuat eka menangis lalu memeluk erat tubuh fasha.


''Mas fasha bikin aku jantungan tau, susah di hubungi dari sore, hiks.... hiks.... ''


ucap eka sambil menangis di dadanya fasha dan membuat fasha tersenyum.


''Ssttt.... udah jangan nangis nanti kedengeran sama ayah, maaf kan mas lagi di pesawat dan handphone juga di off kan datanya. ''


ucap fasha menenangkan eka sambil mengusap punggung eka.


''Bobo lagi yah, mas juga lelah sekali sayang. ''


ucap fasha kembali karena eka tidak menjawab ucapannya.


Eka mengangguk dan fasha langsung memeluk erat tubuh eka kembali, tak butuh waktu lama eka dan fasha pun terlelap saling memeluk.


TBC......

__ADS_1


__ADS_2