PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Tiba tiba jadi canggung.


__ADS_3

Setelah selesai dengan membuat kue nya, eka membuat bakso dan aneka toping lainnya, di bantu pelayan juga dan eka begitu senang membuat bakso nya.


Satu jam kemudian semua selesai eka langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang lengket dan pelayan membantu menata semua ke meja makan.


Fasha tiba tiba datang dan menghampiri ke meja makan.


''Istri sayanya kemana bibi?? '' ucap fasha.


''Nyonya ke kamar tuan barusan, katanya mau mandi karena tubuhnya lengket. ''


jawab kepala pelayan dan membuat fasha tersenyum sambil menatap pintu kamarnya.


''Lebih baik makanannya simpan di penghangat yah, saya makan malamnya nanti. ''


ucap fasha sambil menuju ke arah tangga dan pelayan langsung menata makanan nya ke penghangat.


Fasha membuka pintu kamarnya dan tidak mendengar gemercik air yang sedang mandi, namun fasha tersenyum dan langsung melepas semua pakaiannya dan masuk kedalam kamar mandi.


Eka langsung terdiam dan bingung kenapa fasha bisa masuk kedalam kamar mandi.


''Kok aku tiba tiba canggung gini yah, memalukan sekali diriku ini. ''


ucap eka sambil menunduk saat fasha menghampirinya.


''Kenapa kamu jadi pendiam gini sayang, biasanya cerewetnya minta ampun. ''


ucap fasha sambil berjongkok menghadap ke eka yang sedang berendam.


''Mas fasha kapan datang dan ini kan masih sore, biasanya suka malam pulangnya?? ''


''Kamu gak senang suamimu ini lebih cepat pulangnya atau kamu memang berharap aku gak pulang, iya begitu kan?? ''


ucap fasha dengan nada suara yang tidak enak di dengar dan membuat eka kelabakan dan memutar ide agar fasha tidak marah.


Eka langsung menarik fasha masuk kedalam bak rendam dan eka langsung melakukan aksinya.


''Biarlah seperti ini dari pada mas fasha ngamuk ini sangat bahaya. ''


gumam eka saat memijat tubuh fasha dengan air sabun rendam.


Fasha hanya diam dan menerima semua pijatan eka yang membuat tubuhnya lebih ringan dan fasha terus menyunggingkan senyumnya.


''Istriku semakin hebat yah pijatannya, bagaimana kalau kita lanjutkan di ranjang biar lebih nikmat dan terasa kan oleh tubuhku. ''


ucap fasha dan eka langsung membeku, fasha langsung menarik eka untuk membasuh tubuhnya di bawah guyuran air shower.


Fasha melancarkan aksinya untuk menyentuh setiap inci tubuh eka yang membuatnya melayang dan setelah bersih fasha memakaikan handuk di tubuh eka dan langsung menggendong eka untuk di bawa menuju ranjang.


Tanpa basa basi fasha langsung mencium bibir eka dan tangan nya terus menggerayangi tubuh eka, tubuh eka semakin terasa panas dan tubuh eka sudah tidak bisa di kondisikan, sensasi yang di berikan fasha begitu membekas di tubuhnya dan tubuhnya eka merespon semua yang fasha lakukan.


Lenguhan dari bibir eka begitu terdengar syahdu di telinga fasha dan membuat fasha semakin mendalami percintaan nya saat ini.

__ADS_1


Eka langsung melototkan matanya saat merasakan sesuatu menerobos miliknya, eka terus dan terus merasakan sesuatu yang berbeda dari yang pertama penyatuan mereka, eka tersenyum dan terus membelai punggung fasha.


''Bagaimana terasa sakit lagi?? ''


ucap fasha dan eka menggelengkan kepalanya lalu tersenyum.


Fasha langsung mencium bibir eka dan langsung menghentakan nya dengan cepat membuat tubuh eka terus bergerak dan terus merancu memanggil nama fasha.


Fasha begitu perkasa dan terus memainkan permainannya dengan tidak ada kata lelah, hingga dua jam keduanya mengeluh bersamaan dan mencapai puncaknya.


Fasha tersenyum dan mencium kening eka. '' terimakasih sayang. '' ucap fasha dan eka langsung menunduk malu.


Fasha langsung ambruk dan mengatur nafasnya yang terasa begitu berat dan belum normal.


Eka terus menunduk dan merasakan wajahnya begitu malu menatap fasha, eka merasakan kecanggungan dan membuat fasha semakin senang menggoda eka.


''Sini sayang mendekatlah. ''


ucap fasha sambil menarik eka kedalam dekapannya dan eka langsung menurut dan menyusupkan wajahnya ke dada fasha dan mengendusnya.


Fasha tersenyum dan mencium kening eka sangat lama, eka semakin erat memeluk tubuh fasha dan fasha membalas pelukannya.


''Kamu senangkan sayang dengan hubungan kita sekarang?? ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


''Jawab bukan nya mengangguk. ''


''Iya mas fasha, aku senang dengan hubungan kita sekarang yang lebih intim. ''


jawab eka sambil mengendus ke dadanya fasha.


Fasha langsung tertawa melihat eka malu dan canggung kepadanga.


''Kamu malu atau mau lagi sih?? ''


ucap fasha yang merasakan senjata miliknya menegang kembali karena eka terus membuatnya terangsang dengan tindakan eka.


Eka langsung terdiam merasakan sesuatu yang keras mengganjal di perut nya dan dengan satu kali tarikan fasha langsung mengurung tubuh eka.


''Mas fasha kan barusan udah, istirahat yah sekarang karena tubuhku lelah sekali. ''


ucap eka namun fasha menulikan telinganya dan fasha kembali melakukan penyatuannya.


Eka hanya bisa pasrah dan menikmati semua yang fasha lakukan, fasha memang tiada kata lelah untuk kesenangan barunya ini dan membuat eka kesulitan mengimbangi permainan fasha.


Satu jam kemudian fasha ambruk dan terlelap karena kelelahan, sedangkan eka jangan di tanya lagi dia sudah tertidur saat fasha mencapai puncaknya.


Dua jam kemudian eka membuka matanya dan menatap. fasha yang sedang tertidur dengan wajah yang tenang, wajah yang membuat eka terbuai dengan ketampanannya.


Eka saat ini merasakan tubuhnya remuk dan hancur karena ulah fasha yang terus menuntaskan keinginannya.

__ADS_1


Eka menuju kamar mandi dan merendam tubuhnya kembali, tubuhnya saat ini sedikit hilang lelahnya dan eka langsung membersihkan tubuhnya takut fasha bangun dan menyerangnya kembali.


Eka memakai pakain santainya dan menatap jam saat ini sudah menunjukan jam tujuh malam, perut eka begitu lapar dan eka memberanikan diri untuk membangunkan fasha.


''Mas fasha ayo bangun dan kita makan malam dulu, perutku sangat lapar. ''


ucap eka sambil membelai. wajah fasha dan tak butuh lama fasha membuka matanya.


''Ayo bersihkan tubuhnya dan kita makan malam dulu yah, aku membuat bakso dengan aneka toping. ''


ucap eka dengan senyum manisnya.


Fasha langsung mengecup bibir eka sekilas dan langsung menuju kamar mandi dan membuat eka hanya kesal dengan tindakan fasha.


Eka merapihkan selimbutnya dan menyiapkan pakaian santai untuk fasha lalu duduk di sofa sambil memainkan handphone nya.


Sepuluh menit kemudian fasha selesai dan eka langsung memberikan pakaian ganti untuk fasha dan mengambil handuk untuk menyimpan di gantungan handuk di dalam kamar mandi.


''Kamu beneran membuat bakso dengan aneka toping, beneran sayang?? ''


ucap fasha di sela sela menyisir rambutnya.


''Beneran lah mas fasha, ayo kita makan bakso malam ini dan aku membuat aneka toping dengan isian baksonya loh. ''


jawan eka dan fasha langsung menggandeng bahu eka untuk membawanya menuju meja makan.


Pelayan langsung menyiapkan makanan di meja makan dan fasha begitu antusias dengan makanan di hadapannnya, kuahnya begitu wangi tercium oleh hidungnya.


Eka langsung menyiapkan baksonya di mangkuk milik fasha namun fasha mengambil alih dan dia sendiri yang mengambil semua yang dia inginkan.


Suapan pertama membuat fasha tersenyum dan langsung mengacungkan jempolnya.


''Sangat enak sekali sayang, kamu hebat sekali memanjakan lidah suamimu ini. ''


ucap fasha dan eka tersenyum.


Mereka berdua makan dengan lahap dan fasha sampai nambah karena belum terasa kenyang, eka hanya bisa tersenyum melihat suaminya begitu menyukai makanan yang di buatnya.


.


.


.


.


.


.


..........

__ADS_1


__ADS_2