
Tuan renaldi saat ini tetap bersimpuh di hadapan mamanya eka, eka dan fasha karena mamanya eka tetap diam bahkan pandangannya mengarah ke yang lain.
''Bolehkah ayah memelukmu anakku?? ''
ucap tuan renaldi dan eka melepaskan pelukannya lalu menatap fasha.
''Iya sayang mas ijinkan kamu memeluk ayah kamu, biar kamu merasakan pelukan ayah kandung kamu dan gak seperti mas yang tidak pernah merasakan semua itu, kamu masih punya mama dan ayah saat ini, ayo peluk ayah kamu sayang. ''
ucap fasha yang mengerti dengan tatapan eka.
Eka melirik ke arah mamanya dan mamanya menganggukan kepalanya, eka langsung memeluk tuan renaldi dan ikut duduk di lantai.
''Lihat lah mama, berdamai dengan keadaan akan membuat bahagia, bukan fasha menggurui atau fasha ikut campur dengan kehidupan pribadi mama, tapi fasha menganggap mama adalah mama kandung fasha, fasha sayang sama mama, fasha harap mama memaafkan ayah karena memaafkan itu akan membuat hati kita tenang dan masalah juga terselesaikan, memaafkan karena ikhlas dari hati bukan memaafkan karena terpaksa dan karena keadaan, semua terserah mama dan fasha gak akan memaksa, fasha mendukung keputusan mama apapun yang mama lakukan. ''
ucap fasha dan mama mertuanya langsung terdiam.
''Kamu cantik sekali anakku, mirip mama kamu sewaktu dulu saat bersama ayah, maafkan ayahmu ini dan terimakasih karena kamu mau memaafkan ayah kamu dengan lapang dada, ayah janji akan menjadi ayah terbaik untuk kamu anakku. ''
ucap tuan renaldi saat eka ada di dalam pelukannya.
''Begini yah rasanya punya ayah, dari dulu eka sering bertanya tanya dimana ayah eka, namun saat mama marah pas eka menanyakan ayah, dari situ eka gak berani menanyakan ayah lagi, karena kemarahan mama sangat menakutkan waktu itu. ''
ucap eka saat melepas pelukannya dari dekapan ayahnya.
''Sekarang ayah ada di hadapan kamu dan ayah janji akan ada untuk kamu anakku dan ayah akan bayar dua puluh tiga tahun lalu saat ayah meninggalkan kamu yang ada di dalam kandungan mama kamu, dengan berada di samping kamu anakku. ''
ucap tuan renaldi dan eka mengangguk.
''Ayo duduk di sofa yah, kamu lagi hamil nanti dede nya ketekan kasihan loh sayang. ''
ucap fasha saat menghampiri eka dan eka langsung ikut duduk di sofa dengan fasha.
''Mama gak mau memaafkan ayah, eka berharap mama memaafkan ayah tapi semua terserah mama ajah karena eka gak berhak buat ikut campur, memaafkan lebih baik mama dari pada mendendam terus, eka tau loh kalau mama masih ada rasa sama ayah, eka sering lihat mama menangis memandangi lukisan dan eka yakin itu lukisan wajah ayah kan. ''
ucap eka dan mamanya langsung melototkan matanya.
''Kamu ini ngasal banget kalau bicara. ''
__ADS_1
ucap kesal mamanya eka dan eka tersenyum.
''Eka tau kalau mama itu gengsi tapi mau juga kan ke ayah, lihat ayahnya eka tampan gitu walau usianya udah tua. ''
ucap eka dan tuan renaldi langsung tersenyum menatap eka sedangkan fasha hanya menghembuskan nafasnya.
''Eka kamu ini yah harus mama sumpel mulutnya biar gak ngasal kalau bicara. ''
elak mamanya eka menyangkal ucapan eka namun hatinya membenarkannya.
''Meli saya mohon sama kamu, maafkan saya agar saya bisa tenang menjalani hari kedepannya, walaupun kita gak akan bersatu lagi mungkin karena kamu enggan kembali ke sisi saya, saya harap kamu mau memaafkan saya dengan lapang dada dan ikhlas dari hati kamu, bukan karena desakan anak kita dan menantu kita. ''
ucap tuan renaldi dan mamanya eka langsung terdiam.
''Sebenarnya saya sulit memaafkan kamu aldi, hidup saya terlunta lunta dan sakit sekali aldi, tapi sekarang saya ikhlas dan saya memaafkan kamu, saya sudah melupakan masa lalu kelam itu. ''
ucap mamanya eka dan membuat eka tersenyum lalu memeluk mamanya.
''Akhirnya mamaku ini berlapang dada memaafkan ayah, ayo salaman sama ayah. ''
''Ayah duduk di sofa jangan bersimpuh terus, kan mama udah memaafkan ayah. ''
ucap eka kembali saat ayahnya masih duduk di hadapan mamanya.
Tuan tenaldi mengangguk lalu duduk di sofa di samping fasha.
''Jadi tuan fasha ini suaminya anak saya?? ''
ucap tuan renaldi dan membuat fasha tersenyum canggung.
''Bisak gak ayah jangan panggil tuan lagi, fasha ini adalah suami anaknya ayah, panggil fasha ajah seperti mama memanggil fasha. ''
ucap fasha dan tuan renaldi mengangguk.
''Makasih fasha, ayah bahagia ternyata kamu adalah suaminya anak ayah, tadinya ayah menyangka kamu anak ayah yang di tinggalkan saat di dalam kandungan, ternyata salah. ''
ucap tuan renaldi dan membuat mamanya eka melototkan matanya.
__ADS_1
''Kamu ini kebangetan aldi, masa fasha di sangka anak yang kamu tinggalkan saat dalam kandungan, kamu tau kan umurnya fasha berapa, sungguh terlalu. ''
ucap ketus mamanya eka dan membuat fasha juga eka menghembuskan nafasnya.
''Sekarang eka mau tanya sama mama dan ayah, kalian mau rujuk atau mau berpisah setelah saling memaafkan gini?? ayah juga pergi tanpa mengucapkan talak kan, walaupun pernikahan kalian secara agama namun kalian tetap sah di mata agama, jadi gimana keputusan ayah sama mama?? ''
ucap eka dan membuat mamanya eka mendelik sebal.
''Kalau ayah maunya rujuk dan mengulang kembali pernikahan dengan mama kamu naak, tapi kalau mama kamu gak mau yasudah tidak masalah yang penting ayah bisa bertemu kamu anakku. ''
ucap tuan renaldi dan mamanya eka semakin kesal di buatnya.
''Kamu mau rujuk sama saya tapi istri kamu mau di kemanakan aldi, saya gak mau dijadikan istri kedua lagi karena bikin sakit hati, tanpa kamu juga aku tetap bisa makan dan hidup juga, anak dan menantu tampanku menyukupi semuanya. ''
ucap mamanya eka dan membuat eka menepuk jidatnya.
''Saya hari ini sudah mendaftarkan gugatan cerai terhadap hera dan saya memberikan semua aset keluarga kepada hera dan raina, tapi usaha restoran saya itu gak akan saya kasih karena itu murni milik saya dan bukan milik keluarga saya. ''
ucap tuan renaldi dan membuat eka tersenyum.
''Mama mau rujuk gak kalau ayah udah resmi bercerai dengan istrinya?? kalau eka sih maunya mama sama ayah bersama sama lagi. ''
ucap eka dengan senyum bahagianya.
''Mama bukan gak mau rujuk eka, mama takut di salahkan lagi sebagai penghancur rumah tangga ayah kamu dari istri pertamanya, apalagi anaknya seperti monster gitu saat bicara dengan amarah tadi, mama ingin kehidupan damai ajah tanpa ada yang mengganggu sedikitpun. ''
ucap mamanya eka dengan nada sendunya.
''Meli bukan kamu yang merusak rumah tangga saya tapi hera yang mengganggu kebahagiaan kita dengan jebakannya, saya janji akan melindungi kamu meli, rumah tangga saya dan hera tidak sehat karena saya hanya orang lain di rumah itu, saya bertahan karena raina terus menangis saat saya akan meninggalkan hera, namun sekarang saya berani karena saya sudah tidak tahan dengan sikap raina yang mirip dengan ibunya, saya mau kita berdua rujuk dan menikah kembali secara sah agama dan negara. ''
ucap tuan renaldi dan mamanya eka langsung terdiam.
''Gini ajah ayah, menurut fasha sih lebih baik ayah selesaikan urusan ayah dengan istri dan anak ayah dulu, kalau semua udah selesai dan suasana sudah tenang, baru ayah datang ke mama untuk menaklukan hati mama lagi untuk ketiga kalinya. ''
ucap fasha dan mamanya eka langsung mendelik sebal sedangkan tuan renaldi mengangguk setuju dengan usulan fasha.
TBC.......
__ADS_1