
Pagi hari menjelang.....
Eka membuka matanya dan menepuk samping ranjangnya namun fasha tidak ada di sampingnya, eka langsung mengambil handuk dan memakainya.
''Mas fasha kemana yah, yaudah mending aku mandi dulu ajah deh. ''
ucap eka saat setelah merapikan ranjangnya.
Eka langsung memakai pakaian santai karena hari ini dia ingin diam di rumah mamahnya dan tidak ke tokonya.
''Baguuus kamu, suami bangun duluan dan olah raga, istrinya baru bangun, istri yang sangat hebat. ''
ucap mamahnya eka saat eka duduk di kursi meja makan dan memakan cemilan yang di buat mamahnya.
''Mamah ini menyebalkan sekali, suami aku ajah gak marah dan kenapa mamah yang marah. ''
ucap kesal eka dan tetap memakan makanannya.
''Mamah cuma kasih tau kamu eka, setidaknya iringi suami kamu olah raga jangan di biarkan sendiri, lihat semua gadis komplek malah terang terangan menggoda suami kamu. ''
''Biarlah mamah, mas fasha gak akan tergoda dengan sembarang wanita. ''
''Kamu ini bodoh sekali eka, sekuat kuatnya iman seorang suami, kalau terus di rayu sama wanita seksi jadinya akan luluh juga, jangan menyesal kalau suami kamu di rebut orang. ''
''Mamah ini doanya jelek sekali, pokonya mas fasha gak akan mungkin kegoda wanita lain. ''
''Yakin yang kamu ucapkan?? ''
ucap mamahnya eka dan eka langsung keluar rumah dan malas menanggapi ocehan mamahnya.
Eka duduk di ayunan dekat taman dan menatap jalanan yang lumayan ramai, eka sampai gak sadar kalau fasha sudah berdiri di hadapannya.
Fasha langsung berjongkok dan menatap eka yang sedang melamum, tanpa rasa malu dan tidak tau tempat fasha langsung mencium bibir eka dan membuat eka tersadar lalu mendorong fasha hingga terjatuh.
''Jahat sekali kamu ini, suami sendiri malah di buat jatuh dan ini sakit tau. ''
ucap fasha dan eka langsung membantu fasha berdiri.
''Habisnya mas fasha gak tau malu sekali, gak lihat situasi kita sedang dimana, main cium cium ajah kan malu kalau di lihat orang yang lewat. ''
ucap kesal eka dan fasha langsung tersenyum.
''Habisnya kamu melamun dan kayanya kalau laki laki lain cium gak akan terasa. ''
''Apaan sih ngasal sekali. ''
''Udah jangan melamun di luar gini, aku mau mandi dan siapkan airnya sana. ''
ucap fasha dan eka langsung menuju kamarnya.
__ADS_1
Fasha menyapa mamah mertuanya dan mengambil minum juga karena dia merasa haus.
''Hari ini nak fasha kerja apa libur?? ''
ucap mamahnya eka saat fasha selesai minum.
''Hari ini fasha kerja mamah, lagi banyak banget kerjaan soalnya, ada apa memangnya?? ''
''Gak kok, yaudah sana bersih bersih dan kita segera makan keburu siang dan kamu nanti terlambat. ''
ucap mamahnya eka dan fasha mengangguk lalu menuju kamar.
Fasha langsung masuk kedalam kamar mandi setelah eka selesai menyiapkan air untuk mandinya, eka langsung menyiapkan pakaian kerja untuk fasha dan eka duduk menunggu suaminya selesai mandi.
''Lebih baik aku pulang ajah deh, dari pada disini membuat aku pusing dengan celotehan mamah. ''
gumam eka sambil menyiapkan pakaian nya dan di rapihkan kedalam tas kecilnya.
''Loh kok kamu malah berkemas, memangnya gak akan lama menginap disininya?? ''
ucap fasha saat keluar kamar mandi.
''Mau pulang ajah mas fasha, aku pusing dengan celotehannya mamah. ''
ucap eka sambil membantu mengancingkan kemeja nya fasha.
''Jangan gitu sayang, bagaimanapun mamah adalah mamah kamu, yasudah kalau mau pulang sana bersiap ganti pakaian kamu. ''
''Mau pakai pakaian ini ajah kan aku mau pulang bukan mau jalan jalan juga kan. ''
''Kamu ini selalu ngasal kalau bicara, yasudah ayo kita turun untuk sarapan, mamah udah siapkan makanan soalnya. ''
Fasha langsung membawa tas kerja nya dan eka membawa koper kecil untuk di simpan di mobil.
''Ayo kalian sarapan dulu sebelum keluar dari rumah. ''
ucap mamahnya eka saat fasha dan eka duduk di kursi meja makan.
''Ayo mamah juga sekalian ikut makan. ''
ucap fasha dan mamahnya eka menggelengkan kepalanya.
''Mamah udah makan, kalian makan yah dengan tenang jangan tergesa gesa. ''
ucap mamahnya eka dan fasha langsung makan saat eka selesai menyiapkan makanannya di piringnya.
Setelah selesai makannya eka dan fasha langsung pamit dan mamahnya eka pun mengijinkannya, koper milik eka di simpan di bagasi dan eka langsung masuk kedalam mobil di susul oleh fasha.
''Kamu jangan gitu ke mamah, mamah sangat butuh perhatian kita sebagai anaknya, mamah kesepian loh makanya kamu kena marah terus kalau bertemu sama mamah. ''
__ADS_1
ucap fasha dan eka tetap diam tanpa menjawab ucapan suaminya.
''Hati hati di jalannya dan gak usah nganterin makan siang yah, mas sibuk hari ini. ''
ucap fasha saat mobilnya sampai di lobi depan kantornya.
''Mas fasha jangan lupa makan juga nanti siang dan selamat bekerja. ''
ucap eka saat fasha mencium keningnya dan fasha mengangguk.
Mobil langsung keluar area kantor dan menuju kediaman fasha, eka hanya diam dan sibuk dengan lamunannya.
''Suami aku kan ganteng banget tajir melintir lagi, apa akan tergoda kalau bertemu wanita yang lebih dari aku, apa suamiku akan meninggalkan aku nantinya. ''
gumam eka dalam hatinya sambil terdiam menatap jalanan di hadapannya.
Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman mewah fasha dan supir membantu membawa koper kecil masuk dan pelayan membawa nya untuk di bawa ke kamar eka.
Eka langsung menuju halaman belakang dan bermain dengan scooter untuk mengelilingi taman yang begitu luas.
Eka tersenyum senang saat mengemudikan scooternya dan pekerja yang bertugas di taman pun hanya geleng geleng kepala melihat majikannya yang seperti anak kecil mengelilingi taman.
Eka berhenti di depan taman bunga dan terus menatap bunga yang ada di hadapannya.
Eka langsung masuk kedalam rumah dan langsung masuk kedalam kamarnya, eka langsung masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
Setelah selesai eka langsung bersiap dan menuju salon untuk merubah sedikit rambutnya dan ingin melakukan perawatan pada wajahnya, eka mengemudikan mobilnya sendiri tanpa supir dan eka sudah meminta ijin kepada fasha namun fasha belum membaca pesannya tapi eka tetap pergi.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
__ADS_1
.
.............................