
Setelah ucapan tuan renaldi fasha hanya diam dan merangkul bahu eka karena fasha takut eka akan sedih kalau tuan renaldi meneruskan penjelasannya.
''Apa mama dan tuan renaldi mau berbicara berdua sajah tanpa fasha dan eka?? ''
ucap fasha dan membuat mamanya melototkan matanya.
''Gak mau, jangan tinggalkan mama berdua sajah dan mama mau kalian juga ada disini karena kalian juga bagian terpenting untuk mama. ''
jawab mama nya eka yang menolak usulan fasha dan fasha mengangguk.
Eka hanya diam dan menatap laki laki paruh baya di hadapannya, sesekali eka melirik ke arah fasha dan fasha hanya tersenyum lalu dengan tidak tau malunya mencium pipi eka.
''Kamu ini gak tau malu banget sih mas. ''
bisik eka di telinganya fasha dan membuat fasha tersenyum.
''Nanti lanjut di kamar yah. ''
jawab fasha dan eka semakin kesal di buatnya.
Mamanya eka menggelengkan kepalanya melihat kelakuan eka dan fasha yang begitu harmonis menurutnya.
''Kalau gak ada yang di jelaskan, mendingan kamu pulang sana nanti ada salah sangka lagi. ''
ucap mamanya eka dan membuat tuan renaldi langsung melirik ke arah mamanya eka.
''Oke baiklah saya akan menjelaskan semuanya meli, pliis jangan dulu pergi dan dengarkan semua penjelasan saya dulu. ''
__ADS_1
ucap tuan renaldi dan mama meli memalingkan wajahnya.
''Saya tau Meli perbuatan saya emang sangat tidak bisa di maafkan, saya dengan tega meninggalkan kamu waktu itu saat kamu memberitahukan kehamilan nya, sumpah demi tuhan Meli semua saya lakukan bukan sengaja tapi ada ancaman dari ayah saya saat itu, pengajuan cerai saya terhadap Hera di ketahui ayah saya dan saat itu ayah saya mengancam akan membuat perhitungan ke kamu, makanya saya langsung meninggalkan kamu karena saya gak mau kamu terluka Meli, ancaman ayah saya bukan main main. ''
ucap tuan renaldi dan membuat eka melototkan matanya.
''Trus untuk apa kamu datang lagi ke kehidupan saya kalau ujungnya kamu akan meninggalkan saya dengan sejuta luka Aldi, kamu memang pengecut. ''
jawab mama nya eka dengan nada kesal bercampur amarah.
''Saya sangat mencintai kamu Meli makanya saya mencari cara agar dapat kembali ke sisi kamu dan saya mendapatkan celah untuk melepaskan Hera saat itu, lima bulan saya mencari bukti itu dan saya mendapatkan bukti kalau saat itu saya di jebak oleh Hera dan tidak sengaja menyentuhnya, di saat saya tidak sadar karena Hera memberikan saya obat perangsang, Hera juga mengancam akan menyebarkan rekaman nya kepada semua orang kalau saya tidak menikahinya, makanya saat itu saya terpaksa menikahinya, saat itu Hera memang sedang hamil dan saya mengajukan perceraian ke pengadilan lalu saya menemui kamu dan menikahi kamu secara agama karena perceraian saya sedang dalam proses, entah kelicikan apa yang Hera lakukan dan membuat ayah saya murka lalu mengancam akan melakukan tindakan ke kamu kalau saya tidak kembali ke sisinya Hera karena saat itu Hera sedang melahirkan, maafkan saya Meli karena saya begitu menyakiti kamu dan menghancurkan masa depan kamu, andai saja saya tidak datang lagi mungkin semua tidak serumit ini, saya bersumpah Meli selama saya berumah tangga dengan Hera saya tidak pernah menyentuhnya bahkan saya tidak satu kamar dengan dia, bayangan kamu selalu hadir dan membuat saya merasa bersalah Meli, saya mengorbankan kamu dan anak kita demi membuat kamu aman Meli, maafkan karena saat itu saya pergi tanpa pamit dan mengucapkan atau memberikan pesan ke kamu, maafkan saya. ''
ucap tuan renaldi dan mamanya eka hanya diam.
Eka tiba tiba menangis sesegukan dan membuat fasha langsung memeluknya erat lalu menenangkan eka.
Mamanya eka langsung menghampiri eka dan mengusap punggungnya.
ucap mama meli dan membuat eka melepaskan pelukan dari fasha dan memeluk mamanya.
Mamanya eka menangis dan mengusap lembut kepala eka yang ada di dekapannya saat ini, fasha hanya diam dan tuan renaldi pun hanya bisa memperhatikan yang ada di hadapannya saat ini.
''Maafkan saya meli, harus bagaimana sekarang agar kamu mau memaafkan saya yang pengecut ini, saya mohon maafkan saya. ''
''Bukan hanya ke saya aldi tapi ke anak kamu pun kamu harusnya minta maaf, karena kamu telah meninggalkannya juga dan anak kamu juga jauh lebih sakit karena sikap kamu itu. ''
''Apa di pelukan kamu saat ini adalah anak yang kamu lahirkan meli?? ''
__ADS_1
''Yaa.... ''
Tuan renaldi langsung bersimpuh dan duduk di hadapan eka dan mamanya, air mata terus mengalir di mata tuan renaldi.
''Maafkan ayahmu ini anakku, ayahmu memang laki laki pengecut yang meninggalkan kamu dan mama kamu saat kamu di dalam kandungan mama kamu, tapi semua ayah lakukan karena gak mau terjadi apapun kepada kalian berdua. ''
ucap tuan renaldi saat eka melepaskan pelukannya dan menatap ke arahnya.
''Kamu hanya terlalu pengecut aldi bukan semua demi kebaikan, harusnya kamu berfikir saat itu kalau kamu dan saya tetap bersama semua akan baik baik ajah karena kamu akan melindungi saya dan kamu malah melindungi saya dengan meninggalkan saya dalam keadaan hamil, itu bukan kebaikan tapi kehancuran. ''
ucap mamanya eka dengan nada kesal dan marah.
''Iya saya mengakuinya dan maafkan saya meli, maafkan ayah anakku. ''
ucap tuan renaldi menunduk dan menangis.
Eka terus memperhatikan ayahnya saat ini, ayah yang selalu di tanyakan kepada mamanya dan selalu kemarahan yang di ucapkan mamanya saat eka menanyakan ayahnya dan saat itu eka tidak pernah menanyakan ayahnya, baginya ayahnya sudah mati dan tidak ada di muka bumi ini tapi saat ini ternyata ayah nya ada di hadapannya, entah senang atau sedih saat ini yang eka rasakan.
''Terimakasih karena ayah mau datang dan menjelaskan semuanya ke mama dan eka, eka sudah memaafkan ayah tapi eka gak akan memaksa mama untuk memaafkan ayah karena mama wataknya keras jadi ayah berusahalah sendiri untuk mendapatkan maaf dari ayah, eka saat ini sedang hamil dan eka gak mau berdosa sama ayah, mau bagaimanapun kesalahan ayah di masa lalu tapi ayah tetap ayah kandung eka dan tanpa ayah eka juga gak akan ada di dunia ini. ''
ucap eka secara tiba tiba dan membuat tuan renaldi mengangkat wajahnya dan tersenyum dengan air mata yang mengalir dari matanya.
Mama meli melototkan matanya sedangkan fasha langsung merangkul eka dan membawany kedalam pelukannya.
''Mas bangga sama kamu sayang, memaafkan lebih baik dari pada menyimpan dendam yang berlarut, tuan renaldi tetap ayah biologis kamu mau menolak pun tidak akan bisa, mas bangga sekali sama kamu. ''
ucap fasha sambil mencium kepala eka dan eka mengangguk.
__ADS_1
Mamanya merasa tertampar dengan ucapan fasha dan mamanya eka hanya diam tanpa mengucapkan apapun.
TBC........