
Pagi hari menjelang.....
Eka membuka matanya dan merasakan tubuhnya sakit semua dan eka menatap kesal kepada fasha yang sudah membuat tubuhnya semua sakit.
''Enak banget dia tidur sangat nyenyak, sedangkan aku sakit semua tubuhnya. ''
ucap eka kesal dan langsung menuju kamar mandi.
''Aaaaaaaaa....... ''
teriak eka begitu keras dan membuat fasha langsung berlari menuju kamar mandi.
''Kamu kenapa sayang dan ada apa?? ''
ucap fasha panik sambil memegang bahu eka.
''Hiks.... hiks.....kamu jahat, kamu jahaaaat. ''
ucap eka sambil memukul dada fasha.
''Stop sayang kenapa malah mukul aku?? ''
''Kamu jahat dan lihat dada sama leher aku penuh tanda merah, kamu jahat... hikss.... hikksss.... tubuh aku semua sakit dan tubuh aku semua ada tandanya. ''
''Hahahhaaaa..... ''
tawa fasha pecah mendengar ucapan eka.
''Kamu ini kesurupan yah, malah tertawa bukannya bantuin aku. ''
''Sayang kamu jangan nangis dan sedih yah, semua itu tanda cinta dan artinya aku sayang kamu. ''
''Tapi aku kan malu harus ke toko dengan keadaan leher aku penuh tanda gini. ''
''Udah jangan ke toko yah sayang, kita ke kantor mas ajah yah, disana kamu bebas mau ngapain. ''
''Gak mau, nanti aku nonton kamu mesra mesraan lagi kaya waktu itu. ''
ucap eka sambil menghapus air matanya dan fasha melototkan matanya.
''Kamu ini bikin mas gemas ajah, gak akan ada wanita lain yang masuk kedalam ruangan lagi kecuali kamu dan sekertarisnya mas. ''
ucap fasha tersenyum dan eka mengangguk.
Fasha tersenyum mesum saat ini menatap eka dan eka belum menyadarinya kalau saat ini eka sedang bertelanjang tanpa pakaian di tubuhnya.
Eka langsung mendorong tubuh fasha saat menyadari kalau dia tidak memakai pakaian.
Fasha langsung memegang tangan eka dan mendorong eka masuk kedalam bak mandi.
''Stop mas fasha, jangan mulai yah kemarin seharian dan semalaman kamu menjelajahi aku, biarkan pagi ini aku gak merasakan sakit yah. ''
ucap eka dan fasha langsung menciun kening eka.
''Fikiran kamu mesum sekali sayang, mas hanya mengajak kamu mandi bersama dan mas gak akan membuat tubuh kamu sakit lagi, ayo mas mau mandikan kamu kaya semalam. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Fasha dengan telaten memandikan tubuh eka seperti bayi, sesekali fasha meremas bagian favorite nya di tubuh eka tapi eka membiarkannya dan tetap membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
Tiga puluh menit kemudian eka dan fasha selesai mandi, fasha memakai setelan kerjanya dan eka memakai pakaian tertutup untuk menutupi tanda di tubuhnya.
''Ayo sayang kita turun untuk sarapan, baru kita berangkat ke kantor. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Fasha menggandeng pinggang eka dan membawanya menuju meja makan untuk segera sarapan, pelayan langsung menyiapkan makanannya saat eka dan fasha duduk di kursi.
Eka terus melamun saat ini, dia memikirkan harus bersikap bagaimana kepada fasha yang bersikap manis kepadanya.
''Makan sayang bukan hanya di lihat ajah. ''
ucap fasha dan eka langsung mengangguk.
Setelah selesai sarapannya fasha langsung membawa eka menuju mobil, eka hanya diam dan enggan untuk mengeluarkan suaranya.
''Kamu kok diam sajah sayang, manis sekali kalau kamu hanya diam. ''
ucap fasha memancing eka agar mau mengeluarkan suaranya.
Eka tetap diam dan tidak menggubris ucapan fasha, hingga dua puluh menit kemudian mobil sampai di lobi perusahaan fasha, fasha keluar dari mobil terlebih dahulu dan mengulurkan tangannya untuk membantu eka keluar dari mobil.
Eka langsung patuh dan menggenggam tangan fasha, fasha tersenyum lalu mendekatkan bibirnya ke telinga eka.
''Sikap kamu yang penurut ini sangat manis sekali sayang, aku gak sabar untuk menerkam kamu di dalam ruanganku nanti. ''
ucap fasha dan membuat eka langsung melototkan matanya karena kesal dengan ucapan fasha.
Fasha langsung menggandeng pinggang eka dan membawanya masuk kedalam perusahaannya, yoga langsung mengangguk saat menyambut fasha dan eka.
Eka bersikap acuh dan membiarkan fasha melakukan apapun yang dia mau, saat ini eka hanya ingin diam dan gak mau berkomentar apapun.
Eka langsung duduk di sofa dan memainkan handphone fasha dan fasha langsung menuju kursi kerjanya untuk memulai pekerjaannya.
Tak berselang lama eka langsung terlelap dengan musik yang di putar di handphone fasha, fasha di masih fokus dengan pekerjaannya, dia pun sedikit tenang karena eka ada di ruangannya dan fasha begitu sibuk dengan pekerjaanya.
Tepat jam makan siang fasha masuk kedalam ruangan pribadinya dan tersenyum saat melihat eka sangat pulas tidurnya.
Fasha langsung ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk erat eka, tak berselang kama fasha ikut terlelap.
Yoga di luar ruangan sedang kesal karena fasha tidak keluar ruangan pribadinya padahal tiga puluh menit lagi akan ada rapat dan terpaksa yoga yang memimpin rapatnya.
Tepat pukul tiga sore eka membuka matanya dan merasakan tubuhnya sangat berat dan seperti ada yang menindih, saat eka membuka matanya betapa kagetnya fasha sudah ada di atasnya, saat eka akan bicara fasha langsung membungkam nya dengan ciuman nya.
Eka pun hanya pasrah dan membiarkan fasha melakukan semua keinginannya, di cegah pun malah semakin menjadi.
Hingga satu jam fasha mengakhiri nya dan ambruk di sisi eka, eka langsung beranjak dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
''Ada apa dengan wanita itu, hanya diam dan membuatku kesal sajah, biasanya dia sering menolak tapi kenapa dia penurut sekali, apa yang dia rencanakan?? ''
ucap fasha saat eka menuju kamar mandi.
Sepuluh menit kemudian eka keluar kamar mandi dengan tubuh yang di balut handuk dan menuju lemari untuk mengambil pakaiannya.
Fasha mendekat dan menarik eka kembali, namun sayangnya eka tidak berontak dan menerima perlakuan fasha, hingga fasha melakukan penyatuan kembali dan eka tetap menerimanya.
Saat setelah fasha menyudahi keinginannya, fasha langsung membanting bantal ke lantai dan menatap tajam kepada eka.
''Ada apa dengan kamu sih eka, apa yang kamu rencanakan sekarang, mau lepas dariku?? ''
__ADS_1
ucap fasha dengan nada tinggi dan menatap tajam pada eka.
Eka tidak menghiraukannya dan memilih untuk beranjak kembali, fasha langsung kesal dan menarik eka lalu mendorong tubuh eka ke ranjang.
''Apa mau kamu eka, ayo bicara kepada saya dan jangan hanya diam sajah dan pasrah dengan semua tindakan saya, jawab eka jangan hanya diam. ''
ucap fasha membentak dan menahan amarahnya.
''Apa mau kamu sih mas, aku sudah menurut salah dan aku membangkang juga salah, aku harus bagaimana sebenarnya?? ''
ucap kesal eka dan melototkan matanya, fasha langsung melototkan matanya.
''Bersikaplah seperti biasa jangan mendiamkan ku seperti ini, aku mohon. ''
ucap fasha yang bersimpuh di depan eka yang duduk di sisi ranjangnya.
Sungguh hati eka merasa sakit melihat suaminya memohon dan bersimpuh di hadapannya, eka mengelus pipi fasha dan mencium kening fasha.
''Ayo bangun mas, gak pantas seorang suami bersimpuh seperti ini, ayo duduk disini. ''
ucap eka sambil menepuk sisi ranjangnya dan fasha menurut langsung duduk.
''Maafkan semua kesalahanku sayang, aku mohon jangan mendiamkan ku lagi, aku mau kamu seperti biasanya, istriku yang membangkang, istriku yang cerewet, istriku yang selalu mengajak berdebat. ''
''Aku ini aneh dengan kamu mas, ini salah itu salah dan aku harus bagaimana sebenarnya?? ''
''Bersikaplah biasa dan jadi diri kamu sendiri, itu yang aku mau sayang. ''
''Baiklah aku akan bersikap biasa. ''
ucap eka dan fasha langsung memeluk tubuh eka.
''I Love you soumuch eka..... ''
''I Love you to Rafasha Prayoga..... ''
TAMAT.
.
.
.
.
.
.
.
...****************...
***Hai kakak kakak semuanya, terimakasih untuk dukungan di cerita nya PERNIKAHAN YANG TIDAK DI INGINKA, maaf karena ceritanya di TAMAT kan.
Selalu dukung semua ceritanya kakak kakak....
terimakasih untuk like, voute dan hadiahnya.
__ADS_1
Sampai jumpa kembali.
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗***