PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
S2 - Gaishan Prayoga


__ADS_3

Fasha dan kedua orang tua eka begitu bahagia saat dokter memberitahukan, eka dan bayinya selamat.


''Selamat sekali lagi, ibu dan bayinya berhasil di selamatkan dan bayinya harus di rawat intensif karena berat badannya kurang, sedangkan ibunya akan segera di pindahkan ke ruang rawat untuk pemulihan. ''


ucap dokter saat keluar dari ruangan operasi.


Berangkar yang membawa eka pun langsung menuju ruang rawat yang sudah fasha siapkan, tak hentinya fasha bersyukur karena anak dan istrinya selamat.


Eka masih belum sadar dari sisa biusnya dan fasha dengan setia menunggu eka membuka matanya, sedangkan mama meli dan ayah renaldi langsung mengurus anaknya eka.


Di kantor polisi saat ini....


''Ini semua tuntutan dari bos dan saya harap pak haris urus semuanya. ''


ucap yoga sambil memberikan berkas dan bukti kejahatan raina.


''Baik tuan yoga, saya tidak akan mengecewakan bos fasha dan tuntutan lima tahun penjara akan setimpal dengan kejahatan tersangka. ''


ucap pengacara dan yoga mengangguk.


Raina saat ini hanya pasrah menerima semua hasil dari perbuatannya, mau meminta tolong pun raina bingung bahkan pengacaranya kalah dengan pengacara fasha.


Tuntutan lima tahun penjara menanti raina dan di beratkan dengan semua bukti yang ada.


Kembali ke rumah sakit....


Mama meli dan ayah renaldi baru datang dari membeli perlengkapan kebutuhan eka di bantu sopir fasha yang mengantar karena fasha enggan beranjak dari kursi di hadapan eka yang masih belum sadar.


''Lebih baik kita ke ruangan eka sekarang, aku mau melihat kondisinya. ''


ucap mama meli dan ayah renaldi mengangguk lalu menggandeng mama meli menuju ruangan rawat eka.


Tiba di ruangan eka ternyata eka belum sadar dan membuat mama meli menangis kembali melihat kondisi putrinya.


''Gimana mama kondisi anak kita?? ''


ucap fasha dan mama meli langsung duduk di sofa karena fasha menghampirinya.


''Kondisinya baik fasha dan mama juga sudah membelikan perlengkapan juga susu khusu untuk bayi prematur dan bayi nya kuat juga mirip kamu fasha sangat mirip. ''


jawab mamanya eka dan fasha mengangguk.


''Makasih dan maaf merepotkan mama juga ayah, fasha gak mau meninggalkan eka soalnya. ''


ucap fasha dan mama meli menggelengkan kepalanya.


''Kamu ini bicara apa fasha, anak kalian adalah cucu kami dan kami pun senang mengurus semua keperluan juga kebutuhan nya. ''


ucap mama meli dan fasha mengangguk.


''Itu kayanya eka m[embuka matanya deh fasha. ''


ucap ayah renaldi saat tidak sengaja melihat mata eka membuka.


Fasha langsung menghampiri dan menggenggam tangan eka sambil mengelus kepala eka.

__ADS_1


Eka meraba perutnya dan melototkan matanya saat merasakan perutnya rata.


''Anak kita mas gimana kondisinya?? ''


ucap eka dan fasha langsung tesenyum.


''Kondisi nya baik dan sangat baik, tapi harus di rawat intensife karena prematur. ''


jawab fasha dan eka mengangguk.


''Apa yang kamu rasakan sayang saat ini?? ''


ucap mama meli dan eka menggelengkan kepalanya.


''Gak terasa apapun mama, cuma berasa ada yang hilang karena perut eka saat ini rata. ''


jawab eka dan mama meli langsung tersenyum bahagia.


Dokter dan suster masuk kedalam ruangan eka dan memeriksa kondisi eka saat ini.


''Hasilnya bagus yah tinggal nunggu jahitannya kering ajah, kalau bisa ibu duduk yah atau gerak jangan tiduran ajah biar gak kaku perutnya. ''


ucap dokter saat setelah memeriksa kondisi eka dan eka menganggukan kepalanya.


Fasha saat ini sedang di luar ruangan karena yoga datang untuk memberikan kabar dari tahanan.


''Kamu bisa pastikan kalau wanita jahat itu mendekam untuk waktu yang lama kan yoga?? ''


ucap fasha dan yoga mengangguk.


jawab yoga dan fasha mengangguk.


''Kamu urus kantor dulu karena saya beberapa hari ini mau menemani eka dulu. ''


''Baik bos dan sekali lagi selamat untuk kelahiran putra pertama bos. ''


''Makasih yoga dan nanti saya hubungi kamu kalau membutuhkan sesuatu. ''


Yoga langsung pamit meninggalkan rumah sakit dan fasha kembali masuk ke ruangan untuk melihat kondisi eka.


''Udah bisa duduk ternyata. ''


ucap fasha saat masuk menghampiri eka.


''Udah mas karena emang gak terasa sakit loh, malah aku barusan udah dari air juga, mas anak kita laki laki atau perempuan?? ''


ucap eka dan fasha tersenyum.


''Laki laki sesuai hasil USG tadi pagi pas pemeriksaan, mas juga belum melihat anak kita. ''


ucap fasha dan eka tersenyum senang.


''Anaknya mirip banget sama fasha dan kamu gak kebagian sedikitpun eka. ''


ucap mama meli dan eka langsung cemberut.

__ADS_1


''Aku yang mengandung dan kesusahan tapi hasilnya mirip mas fasha, gak adil sekali. ''


ucap eka dan fasha langsung tersenyum.


''Baguslah mirip ayahnya kan sama sama tampan nantinya, dari pada mirip anak tetangga. ''


ucap fasha dan eka memanyunkan bibirnya.


''Mama sama ayah pulang dulu yah nanti supir kesini antarkan pakaian dan makanan untuk kalian. ''


ucap mama meli dan fasha menyetujuinya.


''Makasih mama dan buatkan bubur ke bibi yah untuk makan eka. ''


ucap fasha dan mama meli mengiyakannya.


Setelah kepergian kedua orang tuanya eka memilih merebahkan tubuhnya kembali dan fasha dengan setia mendamping eka.


''Mas udah kasih nama buat putra kita?? ''


ucap eka yang menanyakan nama putra nya.


''Namanya GAISHAN PRAYOGA, bagus gak menurut kamu sayang?? ''


jawab fasha dan eka terdiam sebentar.


''Nanti panggilannya babby gai dong, jelek ahh kaya pacaran sesama jenis tuh. ''


protes eka dan fasha langsung melototkan matanya.


''Panggil Gaishan lah jangan gai, udah ahh pokonya namanya udah pas dengan putra kita yang tampan seperti ayahnya. ''


ucap fasha dan eka langsung tersenyum.


''Baiklah nama putra kita jadinya, GAISHAN PRAYOGA dan namanya bagus sekali. ''


ucap eka dan fasha tersenyum.


Makanan dan perlengkapan fasha datang di antar oleh supir dan fasha langsung menyuapi eka dan Setelah menyuapi eka makan, fasha langsung membersihkan tubuhnya karena terasa lengket, sedangkan eka langsung tertidur efek obat yang di minumnya.


Pagi hari menjelang....


Kondisi eka sudah stabil dan di ijinkan pulang namun tidak dengan putra nya karena kondisinya belum memungkinkan untuk di bawa pulang.


Saat ini eka dan fasha sedang menatap putranya di luar kaca transparan, eka tersenyum saat melihat putranya begitu mirip dengan fasha.


''Putraku tampan sekali dan mirip banget kamu mas fasha, aku gak nyangka awal pernikahan kita itu pernikahan yang gak pernah aku inginkan, tapi sekarang kita malah memiliki buah cinta kita, makasih mas fasha untuk semua yang kamu berikan kepadaku. ''


ucap tulus eka dan fasha tersenyum.


''Mas juga mau bilang, terimakasih sudah mau mengandung dan melahirkan buah cinta kita sayang, mas sayang sama kamu dan selamanya akan sayang sama kamu. ''


ucap fasha sambil memeluk eka dan eka membalas pelukannya.


Pernikahan yang awalnya hanya untuk membuktikan kalau fasha adalah seorang yang tidak bisa di bantah, pernikahan terpaksa bagi eka, namun saat ini semua nya telah berubah karena eka dan fasha saling mencintai bahkan sampai melahirkan buah cinta nya seorang putra yang begitu tampan.

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2