PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
S2 - Sehari tanpa debat.......


__ADS_3

Hai kakak kakak semuanya yang setia dukung ceritanya PERNIKAHAN YANG TIDAK DI INGINKAN, saya mau memberitahukan untuk giveaway nya akan saya bagikan RANDOM yah dan saya sendiri yang akan menilainya, pokonya kakak kakak dukung selalu cerita nya, mau like, komentar, kasih hadiah atau voute kalau berkenan.


Saya akan chat pribadi untuk memberikan hadiahnya, hadiahnya berupa voucher pulsa atau barang, pokonya saya gak akan ambil dari top fans atau fans teratas yah.


Ceritanya fasha dan eka akan segera di tamatkan minggu minggu ini yah, sekali lagi terimakasih untuk kakak kakak yang selalu mendukung cerita yang saya buat.


Tetap jaga kesehatan yah dan semangat membaca....


...****************...


Hari minggu di kediaman fasha jauh dari kata tenang karena eka yang membuat minggu fasha jadi ramai dan planing minggu istirahat pun gagal sudah.


Seperti pagi ini, eka terus merengek meminta uang untuk membeli bibit tanaman cangkokan yang akan di tanam di halaman belakang rumahnya dan fasha pun terpaksa mengijinkannya.


''Kamu lupa yah sayang, mas udah kasih kamu kartu sakti untuk membeli apapun tapi kenapa masih minta uang ke mas sih, aneh kamu itu. ''


protesprotes fasha dan eka langsung memanyunkan bibirnya.


''Aku minta nya uang cash bukan uang di kartu, kan yang belanja mamang tukang kebun bukan aku mas. ''


jawab eka yang tidak terima di salahkan oleh fasha.


''Ambil di berangkas kan ada uang cash, bisa gak sayang sehari ajah jangan debat terus dan nurut. ''


ucap fasha memelas namun tetap menuju berangkas untuk mengambil uang cash yang di inginkan eka.


''Pokonya kamu yang ambil uangnya kan aku bilang ke mamang kebun nya mau minta uang ke kamu dan kalau aku yang ambil berarti bukan minta ke kamu dong, benerkan mas?? ''


ucap eka dan fasha sketika langsung kesal.


''Oh tuhan..... aku gantung di pohon toge yah kamu eka, tapi sayangnya kamu istri yang paling mas sayang jadi gak akan mungkin. ''


ucap kesal fasha dan membuat eka tertawa.


''Waaah.... aku mau banget di gantung di pohon toge mas, ayo gantung kayannya nanti tempat pohon toge yang rusak, hahahaaaa...... ''


ucap eka yang terus tertawa dengan ucapan fasha sedangkan fasha sudah menahan kesal dan marah pada eka yang menurutnya sangat bodoh.


''Ini uangnya sana kasihkankasihkan ke si mamang kebun nya, pusing dan kepala mas bisa pecah kalau kamu berulah eka. ''


ucap fasha sambiul memberikan uang satu gepok pada eka dan membuat eka tersentak.

__ADS_1


''Mas ini kebanyakan, masa beli pohon sampe sepuluh juta sih. ''


ucap eka yang melihat uang di tangannya.


''Sisanya sinmpan di tas kamu eka biar gak menyusahkan lagi, berhenti debat yah dan cepat kasihkan uangnya sekarang sebelum mas rusak halaman kamu yang di tumbuhi bungabunga itu. ''


geram fasha dan eka langsung keluar kamar nya karena takut dengan ancaman fasha.


''Oh tuhan.... dosa apa aku di masa lalu sampai punya istri ajaib, sering bikin kesal dan ada ajah kelakuan nya setiap hari yang membuat emosi ku naik, ini hari minggu dan aku maunya tenang. ''


geram fasha sambil merebahkan tubuhnya di ranjang untuk meredakan kekesalannya yang di ciptakan oleh eka.


Semenjak hamil eka selalu sajah berulah, apa ajah akan di buat heboh oleh eka, predikat eka mandiri, kuat dan tegar semua hilang saat eka hamil seperti sekarang ini, tapi entah kenapa fasha atau pun mamanya eka tetap menyayangi eka walaupun kelakuan eka selalu membuat geram dan kesal.


Eka saat ini sedang di halaman depan rumah untuk memberikan uang kepada tukang kebun untuk berbelanja pohon cangkokan yang di inginkan eka.


''Pokonya mamang habiskanhabiskan uang satu juta untuk membeli bibit pohonnya yah, terserah pohon apa asalkan yang berbuah dan aku mau anggur salah satunya yah mamang dan yang lainnya terserah. ''


ucap eka sambil memberikan uangnya kepada mamang kebun.


''Baik nyonya dan kalau pot nya kan masih sisa yang waktu itu jadi gak usah beli. ''


ucap tukangtukang kebun dan eka mengangguk.


ucap eka yang menambahkan kembali uangnya dan tukang kebun langsung berterimakasih.


Setela tukang kebun pergi, eka langsung masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamarnya untuk menyimpan sisa uang nya yang masih tersisa banyak.


Saat membuka pintunya ternyata fasha sedang tertidur dan eka hanya menyimpan uang di laci lemari, setelahnya langsung keluar kembali dari kamar karena takut mengganggu fasha.


Eka langsung menuju dapur untuk meminta di buatkan salad buah dan bibi langsung mengiyakannya, setelah meminta di buatkan salad buah eka langsung menuju ruang tengah untuk menonton televisi.


''Mas fasha tidur dan aku bete deh sendiri, kalau aku ganggu tidurnya pasti aku kena marah lagi. ''


gumam eka sambil menghidupkan televisinya.


Eka langsung menonton film kesukaannya dan di temani oleh bibi yang membuatkan salad buah, hingga fasha datang baru lah bibi meninggalkan eka.


''Kamu makan dalad buah terus tiap hari, nanti perutnya sakit loh sayang. ''


ucap fasha yang tiba tiba datang lalu ikut memakan salad buahnya.

__ADS_1


''Mas fasha tuh melarang aku makan salad karena mas fasha mau makan saladnya, dasar modus. ''


ucap eka dan fasha tersenyum.


''Kamu jangan gitu ke suami, jahat banget. ''


ucap fasha sambil memakan kembali salad buahnya.


Fasha dan eka asik dengan salad buah dan menonton televisi, eka benar benar menurut dan tidak membantah apapun yang fasha ucapkan.


''Kamu kalau nurut terlihat cantik sekali dan gak membuat mas pusing lagi, mas kan libur kerja jadi ingin ketentraman tanpa debat. ''


ucap fasha dan eka mendelik sebal ke arah fasha.


''Iya suamiku, saat ini aku mau jadi istri yang baik tanpa membantah biar tentram dan jauh dari omelan kamu mas yang bikin sakit telinga aku. ''


ucap eka dan fasha langsung mengacungkan jempolnya juga senyum di bibirnya begitu merekah.


''Hari ini mau jalan jalan gak sayang?? mumpung mas libur loh. ''


tawaran fasha namun eka menggelengkan kepalanya.


''Aku mau nunggu pohon dan mas jalan jalan ajah sana sendirian. ''


jawab eka menolak tawaran fasha dan membuat fasha menggelengkan kepalanya.


''Yaudah deh mas mau di rumah ajah nemenin kamu nunggu pohonnya. ''


ucap fasha dan eka mengerutkan keningnya.


''Harusnya jangan cuma nemenin ajah tapi sekalian nanti bantuin nanam nya mas, nemenin doang ma mending aku sendiri ajah. ''


protes eka dan fasha menganggukan kepalanya.


''Yasudah mas bantuin nanam nya deh, demi kamu dan anak kita. ''


ucap fasha dan eka langsung tersenyum bahagia.


''Awas jangan ada fikiran buat ngerjain mas yah eka, nanti kamu yang akan menyesal karena balasan nya nanti di ranjang kalau kamu ngerjain mas di halaman belakang, ingat baik baik. ''


ucap fasha dan eka langsung mendelik sebal ke arah fasha yang selalu berfikiran mesum.

__ADS_1


.................


tbc....


__ADS_2