
Fasha masih duduk dan memikirkan ucapan eka, fasha sedang menunggu yoga yang sedang membawakan kartu platinum miliknya untuk di berikan ke eka
Yoga sampai di pintu kamar dan fasha membukakan pintunya mengambil kartu dan meminta yoga kembali.
Fasha langsung membersihkan tubuhnya dan ikut menyusul eka tertidur, karena fasha pun hari ini begitu lelah hati dan fikiran.
Pagi hari menjelang......
Fasha masih tertidur lelap dan eka terbangun duluan dan segera membersihkan tubuhnya, setelah segar dari membersihkan tubuhnya, eka duduk di tepi ranjang dan menatap fasha yang sedang terlelap.
''Kamu sebenarnya maunya apa mas fasha, katanya kamu mencintai aku tapi kamu selalu ngekang dan marah marah gak jelas ke aku. ''
gumam eka sambil mengelus rambut fasha.
Eka duduk di balkon sambil meminum teh hangat dan menatap deburan ombak di hadapannya, hari ketiga di labuan bajo.
Fasha meraba ranjang di sampingnya namun eka tidak ada dan fasha langsung memanggil eka.
''Ekaaaa..... ''
teriak fasha memanggil dan membuat eka kesal dan menghampirinya.
''Apa sih mas, ini masih pagi loh kenapa teriak teriak segala manggilnya?? ''
ucap eka yang kesal saat menghampiri fasha.
''Saya kira kamu kabur lagi kaya kemarin. ''
''Siapa yang kabur?? ''
''Kamu kemarin eka. ''
''Aku bukan kabur mas tapi aku jalan jalan. ''
''tetap ajah itu namanya kabur, tanpa ijin dan tanpa pamit loh kamu itu. ''
ucap fasha dan eka hanya bisa menghembuskan nafas kasar dan malas menimpal ucapan fasha.
''Udah jangan ngajak debat karena ini masih sangat pagi, mas fasha mau mandi atau sarapan dulu?? ''
''Mandi lah, sana siapkan air nya. ''
ucap fasha dan eka langsung menuju kamar mandi dan menyiapkan air nya.
Setelah selesai menyiapkan airnya eka langsung keluar kamar mandi, memesan makanan untuk sarapan dan merapihkan ranjangnya.
Eka menyiapkan pakaian kerja fasha lengkap dan menunggu fasha selesai mandinya. menunggu beberapa menit akhirnya fasha selesai mandi dan eka memberikan pakaiannya pada fasha.
''Ganti pakaiannya, saya gak ngantor hari ini. ''
ucap fasha dan eka mengambil pakaian santai untuk fasha dan memberikannya.
Pintu kamar di ketuk dan makanan yang datang, eka langsung mengambil troli makanannya dan menata nya di meja, fasha langsung menghampiri dan duduk sambil meminum teh yang di siapkan oleh eka.
''Ini kartu untuk kamu gunakan, maafkan saya karena selama menikahi kamu gak memberikan nafkah untuk kamu, saya sampai lupa memberikan uang kepada kamu, sekali lagi maafkan saya eka. ''
ucap fasha sambil memberikan dua kartu pada eka.
Eka menerimanya dan langsung menyimpannya kedalam dompetnya.
''Terimakasih dan maafkan saya juga mas fasha karena kemarin gak minta ijin. ''
ucap eka dan fasha mengangguk.
__ADS_1
''Kedepannya kamu harus meminta ijin ke saya, agar saya tidak khawatir, saya takut kamu kenapa kenapa eka dan kamu kan gak mengetahui seluk beluk kota ini. ''
''Iya mas fasha, kedepannya saya akan ijin kalau mau bepergian kemanapun. ''
''Ayo kita sarapan dulu dan setelah sarapan kamu bersiap dan ikut dengan saya. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Fasha sarapan sangat lahap karena kemarin dia melewatkan makan siang dan makan malam karena terus mengamuk mencari eka.
Setelah sarapan selesai fasha langsung menuju balkon karena mengangkat telphone dari yoga dan eka langsung menelphone pihak restoran untuk mengambil piring kotor.
''Lebih baik aku siap siap deh sebelum mas fasha ngamuk. ''
ucap eka setelah memberikan trolli yang berisi piring kotor.
Fasha masuk kedalam dan langsung duduk menunggu eka yang sedang bersiap dan tak lama eka bersiap, fasha langsung mengajak eka menuju kantornya.
''Kamu ikut saya ke kantor dulu yah, setelah itu kita makan siang di luar, gak apa apa kan?? ''
ucap fasha saat berjalan merangkul bahu eka.
''Malas ahh, aku nunggu di kamar ajah yah dan pasti bete sekali menunggu di kantor. ''
ucap eka menolak ajakan fasha dan fasha langsung melototkan matanya dan terpaksa eka mengiyakannya dan malas untuk berdebat.
Fasha dan eka berjalan kaki dan lima menit kemudian eka sampai di sebuah hotel yang sedang di dekorasi dan fasha membawanya masuk kedalam ruangan dimana fasha bekerja.
''Kamu duduk manis disini yah, saya cuma sebentar mengerjakan pekerjaannya. ''
ucap fasha sambil mendudukan eka di sofa di dalam ruangannya dan eka mengangguk lalu duduk.
Fasha mengerjakan pekerjaannya dan eka hanya duduk dan memainkan handphone nya, fasha sesekali melirik ke arah eka yang sedang asik bermain handphone, fasha hanya tersenyum dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Yoga masuk kedalam ruangan dan tersentak melihat istri bos nya tertidur di sofa.
''Bos kenapa nyonya tidur di sofa?? ''
ucap yoga sambil menerima berkas dari fasha.
''Biarkan dia tertidur, saya lebih tenang melihatnya dari pada dia kabur lagi dan membuat saya pusing. ''
jawab fasha dan yoga hanya menganggukan kepalanya.
''Bagaimana untuk acara nanti malam, sudah siapkan semuanya?? ''
''Sudah bos dan perijinan aman, apa bos akan mengajak nyonya ke acara peresmiannya?? ''
''Saya akan membawanya yoga, kamu sudah menyiapkan gaun dan jas kan?? ''
''Aman bos semua sudah siap di dalam lemari di kamar hotel bos, apa saya siapkan perias untuk merias nyonya?? ''
''Tidak usah, istri saya bisa berdandan sendiri dan saya gak mau kalau dia terlalu tebal make up nya. ''
''Baik deh bos, kalau begitu saya kembali lagi ke ballroom bos. ''
ucap yoga dan fasha mengangguk.
Waktu sudah menunjukan pukul dua belas siang lebih, fasha langsung membangunkan eka dan mengajaknya untuk makan siang.
Eka bangun dan di minta mencuci muka di kamar mandi di sudut ruangan fasha.
__ADS_1
''Kata mas fasha sebentar dan ini hampir empat jam loh aku nungguinnya. ''
ucap eka protes dan fasha hanya tersenyum.
''Saya gak mau kamu kabur lagi, makanya bilang sebentar, tapi kan kamu tidur jadi gak kerasa juga kan menunggunya. ''
ucap fasha dan eka hanya diam dan berjalan mengikuti fasha.
Eka duduk di sebuah restoran yang lumayan megah dan ramai pengunjung, eka memilih makanan untuk di makannya.
''Nanti malam kamu harus ikut dengan saya ke acara peresmian yah. ''
''Gak mau mas fasha, lagian aku gak bawa gaun juga. ''
''Sudah saya siapkan semuanya, kamu mau make up sendiri atau sama orang lain?? ''
''Sendiri ajah dan gak mau orang lain. ''
''Oke kalau gitu, lanjutkan makannya dan kita harus menuju hotel untuk istirahat. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Makan siang saat ini terasa canggung oleh eka karena fasha terus tersenyum dan memperhatikannya.
''Kok kamu pendiam sekali. ''
ucap fasha dan eka menggelengkan kepalanya.
Setelah makan siang selesai, fasha langsung membawa eka menuju hotel karena fasha ingin memperlihatkan gaun untuk eka yang di siapkan oleh yoga
Fasha membayar tagihan restoran dan menggandeng eka menuju kamar hotel, sesekali eka menoleh ke arah fasha.
''Ada apa melihat saya terus, kamu naksir yaah ke saya dan kamu jangan membohongi diri sendiri. ''
ucap fasha dengan pede nya dan eka hanya diam dan malas menjawabnya.
''Kadar kepedeannya tinggi sekali dia, dasar laki laki tampan dan pasti identik dengan kepedean yang hakiki di dirinya. ''
gumam eka sambil melangkah masuk kedalam kamarnya setelah fasha membuka kan pintunya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.........................