PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Semakin Dekat


__ADS_3

Eka saat ini sedang bersiap untuk ikut dengan fasha, fasha terus menyungging senyumnya karena dia berhasil membuat eka menjadi salah tingkah kepadanya.


''Sudah jangan cemberut gitu, lagian aku suka loh sebenarnya. ''


ucap fasha dan eka semakin menundukan wajahnya dan sangat malu melihat fasha.


''Kesenangan sekali laki laki itu, aku juga bodoh mau ajah di kadalin sama dia. ''


ucap kesal eka sambil berjalan menggandeng lengan fasha.


Setelah peresmian hotel selesai, eka memilih duduk dan tidak ikut dengan fasha untuk menyapa tamu undangan yang hadir.


''Aku tuh bodoh apa emang di bodohin sih, mas fasha jahat sekali ngerjain aku dengan hal yang seperti itu, aku kan jadi malu sekali. ''


gumam eka sambil memakan cemilan yang di berikan oleh fasha.


Acara selesai, fasha langsung mengajak eka menuju hotel untuk istirahat.


''Lemes banget sih seperti gak bertenaga, mau saya gendong sampai ke kamar hotel?? ''


ucap fasha saat melihat eka seperti kelelahan.


''Gak mau ahh, nanti malah di ceburin ke laut. ''


jawab eka dan fasha langsung menghembuskan nafasnya kesal.


Tanpa aba aba fasha langsung menggendong eka dan eka reflek mengalungkan tangannya ke leher fasha dan menyusupkan wajahnya ke dada fasha.


Fasha terus tersenyum melihat tingkah eka yang malu malu tapi mau.


''Lihat ajah nanti saat di hotel, saya akan membuat kamu mengulang seperti yang kita lakukan tadi siang. ''


gumam fasha sambil fokus berjalan dan masuk ke dalam lift.


Fasha mendudukan eka di sofa dan eka duduk menyandarkan kepalanya di sandaran sofa, fasha hanya tersenyum melihat eka dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Sepuluh menit kemudian fasha selesai mandi dan menghampiri eka, fasha berjongkok di hadapan eka yang sedang menatap langit langit kamar hotelnya.


''Mas fasha ngapain berjongkok gini?? ''


ucap eka sambil beranjak dan menatap wajah fasha.


''Ke air sana mandi bersih bersih, saya tunggu di ranjang dan melanjutkan kegiatan yang tadi siang. ''


ucap fasha dengan senyum manisnya dan eka hanya bisa menghela nafasnya dan segera menuju kamar mandi.


''Ya tuhan aku harus bagaimana, mas fasha semakin menjadi gara gara aku menjawab kalau aku mecintai dia, jadi takut deh. ''


gumam eka yang sedang membersihkan tubuhnya.


Eka sengaja berlama lama di dalam kamar mandi karena ingin menghindari keinginan fasha, fasha yang merasa kesal karena menunggu eka pun langsung menggedor pintu kamar mandi.


''Eka cepat keluar yah, sebelum saya dobrak pintu kamar mandinya. ''

__ADS_1


teriak fasha dan membuat eka menciut.


Eka membuka pintu dan keluar dari kamar mandi.


''Kamu ini lama sekali, sengaja mau menghindar dari saya yah, awas kalau niatan kamu begitu, sana naik ke ranjang saya mau ke air dulu. ''


ucap fasha dan eka langsung ke ranjang dan merebahkan tubuhnya.


Fasha selesai buang air kecilnya dan menghampiri eka yang sedang rebahan dan memainkan handphone nya sambil menyelimuti tubuhnya, fasha membuka selimbut yang menutupi tubuh eka dan fasha terpana melihat eka memakai pakaian tidur yang begitu seksi.


''Kamu menggoda suami kamu yah sayang. ''


ucap fasha sambil membelai wajah eka dan eka langsung memanyunkan bibirnya.


''Mas fasha ini amnesia yah, kan mas fasha yang membuang semua piyama tidur saya dan mengganti dengan piyama seksi gini. ''


ucap eka sambil cemberut dan fasha langsung tersenyum.


''Ayo ulangi yang tadi siang, katanya kamu mencintai saya dan mau melakukan apapun demi membuat saya puas. ''


''Pliis besok lagi yah mas, badan aku lelah sekali loh sekarang. ''


''Oh jadi mulai melunjak karena saya baik ke kamu. ''


ucap fasha meninggi dan membuat eka langsung gelagapan dan langsung mencium bibir fasha.


Fasha langsung balas menyergap bibir eka dan terus memperdalamnya, fasha mengulangi kejadian tadi siang dan eka benar benar hebat membuat fasha puas walaupun tanpa melakukan hubungan ranjang dan melakukannya dengan cara lain.


Dua jam kemudian eka kelelahan karena meladeni keinginan fasha yang menurutnya aneh dan eka mau maunya membantu melakukannya.


ucap fasha sambil menciumi wajahnya eka dan eka sudah terlelap dan fasha membawa eka kedalam dekapannya.


Fasha terus menggerayangi tubuh eka yang polos dan hanya menyisakan bagian celananya.


Fasha terus tersenyum dan tak lama fasha terlelap karena memang sudah tengah malam lebih.


Pagi hari menjelang.....


Eka membuka matanya karena merasakan tubuhnya dingin dan eka tersentak saat melihat matahari sudah menyinari jendela kamarnya.


''Duuhh... tangan aku pegal dan kakiku sakit sekali, mas fasha benar benar buas sekali, apalagi nanti yah kalau aku sudah selesai datang bulan, bisa bisa gak bisa jalan nih kaki. ''


gumam eka sambil melihat fasha yang terlelap dan hanya memakai selimbut sebatas pinggang.


Eka langsung menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya, saat melihat kaca di hadapannya eka langsung tersentak melihat begitu banyak tanda kecupan di dadanya dan di leherpun ada.


''Mas fasha keterlaluan sekali, aku ajah gak kasih tanda nah dia malah membuat tubuhku kaya macan tutul, belang gini. ''


ucap eka sambil meraba raba tanda tanda kepemilikan dari fasha.


''Tapi aku senang sekali karena mas fasha sekarang sudah sangat baik dan kita juga lebih dekat, mudah mudahan kecanggungan aku cepat berakhir deh dan menerima tulus perasaan mas fasha. ''


ucap eka sambil tersenyum.

__ADS_1


Eka segera mandi karena takut fasha keburu bangun dan pasti akan teriak memanggil eka karena fasha meminta kalau dia ingin membuka mata saat bangun tidur dan wajah eka yang terlihat.


Eka selesai dengan mandinya dan duduk di tepi ranjang menunggu fasha yang masih tidur dengan lelap, eka langsung menuju dapur dan membuat teh hangat.


''Ekaaaa...... ''


ucap fasha yang berteriak dan membuat eka menghela nafasnya dan kesal.



''Bisa gak jangan teriak manggilnya, aku ada di belakang mas lagi bikin teh hangat. ''


ucap eka saat menghampiri fasha.


''Saya udah bilangkan ke kamu, saat saya membuka mata itu yang saya pengen di lihat itu wajah kamu, ini malah gak ada jadi wajar saya teriak. ''


ucap fasha kesal dan menerima gelas berisi air minum dari eka.


''Gimana mas fasha yang maha benar sajah deh, ayo bagun dan mandi yah, saya sudah sudah siapkan air untuk mandinya. ''


ucap eka sambil menerima gelas kosong bekas minum fasha.


Fasha langsung berdiri dan membuat eka kesal karena fasha tidak memakai pakaian sehelai pun.


''Duuh dasar laki laki aneh, bukannya pake pakaian malah telanjang gitu, ini kan siang dan terlihat jelas itu tubuh telanjangnya. ''


ucap eka kesal sambil merapihkan ranjangnya.


Eka mengambil teh yang di buatnya dan menyimpannya di meja, eka langsung menyiapkan pakaian santai untuk fasha karena hari ini fasha akan mengajak eka jalan jalan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.....................................


__ADS_2