
Seminggu kemudian....
Pagi hari di kediaman mewah fasha....
Setiap hari selalu ada ajah derama yang di lakukan eka, entah merengek minta jalan jalan sekitar komplek rumah fasha, hanya untuk memamerkan ketampanan fasha pada ibu ibu komplek.
Fasha dengan susah payah selalu megikuti dan menuruti semua keinginan eka, karena bagi fasha kalau eka tenang akan membuatnya nyaman.
Seperti pagi hari ini, eka tiba tiba merajuk minta di sentuh oleh fasha saat fasha sedang terburu buru menuju kantornya, karena ada meeting pagi dengan klien nya dan membuat fasha uring uringan karena eka menangis seperti seorang anak tidak di berikan mainan.
''Sayang pliis... mas ada meeting pagi ini kan semalam udah loh, nanti malam ajah yah jangan pagi ini. ''
ucap fasha saat membujuk eka yang memunggunginya saat ini.
''Yaudah sana pergi ajah, aku mau ke rumah ayah ajah dan gak mau kembali lagi ke kamu. ''
ancam eka dan membuat tubuh fasha seketika lemas.
Eka pernah kabur ke rumah ayah renaldi gara gara dia gak di bolehkan ke toko kuenya dan eka juga menagih janji yang pernah fasha ucapkan namun fasha tetap tidak mengijinkannya, alhasil eka kabur dan saat itu fasha kelimpungan mencari eka, hingga beberapa jam kemudian ayah renaldi menghubungi fasha untuk menjemputnya di kediamannya.
''Oke sayang mas akan kabulkan permintaan kamu, sebentar yah mas mengabari yoga dulu. ''
ucap fasha sambil menekan nomer yoga dan memberitahukan kalau dia datang ke kantornya siangan.
Eka langsung tersenyum senang mendengarnya dan langsung duduk di ranjangnya dalam keadaan tubuh yang masih tanpa busana karena pagi ini eka baru bangun tidur.
''Ayo kita mandi bersama yah mas fasha. ''
ucap eka dengan nada senangnya dan membuat fasha menghembuskan nafasnya.
Fasha langsung melepaskan satu persatu setelan kerjanya dan langsung menggendong eka menuju kamar mandi.
Saat akan masuk kedalam bak rendam, eka meminta mandi di bawah guyuran air shower, fasha pun mengiyakannya.
''Ada apa dengan kamu sayang, kenapa kamu agresif sekali sih, biasanya mas harus merayu dengan berbagai cara untuk nyentuh kamu, tapi sekarang malah kamu yang memintanya. ''
ucap fasha di sela sela cumbuannya kepada eka yang sedang menikmati sentuhan fasha.
Eka tidak menjawab dan di terus menikmati sentuhan fasha saat ini, hanya terdengar suara suara rintihan eka dan fasha saat ini.
__ADS_1
Fasha pun yang tadinya enggan menyentuh namun begitu mendengar suara lenguhan eka, fasha langsung merasa terbawa oleh permainan eka, hingga fasha pun menikmati nya.
Fasha terus melakukan penyatuannya dengan gerakan lembut dan tetap memabukkan untuk eka, hingga satu jam kemudian fasha dan eka mencapai puncaknya dan eka langsung tersenyum setelah merasakan pelepasannya.
Fasha dengan telaten memandikan eka dan juga dirinya di bawah guyuran air shower, setelah selesai fasha langsung memakaikan handuk dan menggendong tubuh eka untuk keluar dari kamar mandi.
''Kamu mirip bayi loh sayang, di mandikan dan di pakaikan baju, di sisir dan di keringkan rambutnya, kamu bahagia kan?? ''
ucap fasha di sela sela mengeringkan rambut eka.
''bahagia sekali mas dan makasih buat semua nya, aku sayang kamu mas fasha. ''
ucap eka dengan senyum bahagia nya dan fasha mengangguk lalu mencium kening eka.
''Mas juga sayang kamu banget, apapun akan mas lakukan untuk kebahagiaan kamu dan anak kita, ingat jangan keluar rumah yah karena raina dan ibu nya takut mencelakai kamu lagi, mereka gak akan bisa masuk kedalam rumah ini. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
''Oke suamiku, udah sana pakai pakaiannya sekarang juga, lihat udah siang loh. ''
ucap eka dengan senyum nya dan membuat fasha mengacak rambutnya.
ucap fasha sambil memakai pakaiannya.
''Karena kemauan dede bayinya mungkin mas, aku juga gak ngerti. ''
jawab eka sambil beranjak dan menghampiri fasha untuk membantu bersiap.
''Alasannya dede ajah kamu ini tapi gak masalah karena itu juga yang membuat mas bahagia dengan menikmati permainannya tadi, kamu seksi sayang. ''
''Selesai dan suami aku tampan sekali pagi ini. ''
''Pasti ada maunya ini kalau memuji. ''
''Mas ini buruk sangka terus, ayo kita sarapan dulu karena aku juga laper loh sekarang. ''
Fasha dan eka langsung keluar dari kamar dan menuju meja makannya, eka menghembuskan nafasnya saat melihat mamanya sedang menyiapkan sarapan di meja makan.
''Pagi pagi udah sibuk mama ini. ''
__ADS_1
ucap eka dan membuat mamanya mendelik sebal.
''Pagi mama mertuaku.... ''
ucap ramah fasha dengan senyum nya.
''Pagi menatu tampan mama dan kamu eka emang mama gak boleh menyiapkan makanan untuk sarapan telat kalian, lihat udah jam sepuluh baru keluar dari kamar. ''
jawab mamanya eka dan fasha hanya tersenyum sedangkan eka memanyunkan bibirnya.
Mamanya eka langsung menyiapkan makanan di piring fasha dan eka lalu di piringnya, makan sarapan pun di mulai dan eka begitu lahap memakan makanannya.
''Fasha.... lusa mama jadi pergi ke balinya, bisa di siapkan jet pribadinya kan di bandara?? ''
ucap mamanya eka dan fasha mengangguk.
''Aman mama dan semua akan siap sesuai keinginan mama yah, nanti ada pengawal juga yang akan menemani mama selama di bali karena fasha gak mau terjadi sesuatu sama mama seperti kemarin yang di lakukan raina juga ibunya. ''
Jawab fasha dan seperti biasa mamanya menurut karena semua demi kebaikan juga.
''Mama bisa gak setelah pulang dari bali tinggal di rumah ini nemenin eka yah, eka khawatir kalau mama tinggal di rumah sendirian. ''
''Gimana nanti ajah yah eka, mama juga si sebenarnya takut untuk pulang ke rumah setelah istri ayah kamu dan anaknya labrak mama dan berbicara macam macam, nanti mama fikirkan. ''
''Benar kata eka mama, fasha juga maunya mama tinggal di rumah ini karena fasha akan sering meninggalkan eka nantinya, setelah kasus perceraian ayah selesai baru mama bebas gak akan di teror lagi. ''
Fasha sebenarnya khawatir dengan mama mertua dan istrinya, karena raina dan ibunya menyangka kalau eka dan mamanya menghasut tuan renaldi untuk menceraikannya dan mengambil harta nya juga, namun setelah fasha mendatangi dan mengancam raina juga ibunya, mereka langsung takut dan tidak berani bertindak lagi, namun fasha tetap khawatir karena menunggu putusan pengadilan dan tuan renaldi juga sedang mengurus surat surat pengalihan, tuan renaldi juga memberikan semua aset harta nya kepada raina dan istrinya karena mama meli dan eka menolak menerima harta dari tuan renaldi.
Setelah sarapannya selesai fasha langsung pamit ke kantor dan eka mengantarkannya menuju ke depan mobil.
''Ingat pesan mas yah sayang, biarkan toko di kelola ayah kamu ajah dan nanti siang ayah akan datang membawa kue dari toko kamu. ''
ucap fasha sambil Mencium kening eka.
''Oke suamiku sayang.... ''
jawab eka dengan senyum bahagianya dan fasha pun membalas senyumnya.
TBC......
__ADS_1