PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Membosankan.......


__ADS_3

Setelah mengambil pakaian untuk eka dan sarapannya, fasha langsung masuk kembali kedalam ruangan pribadinya dan duduk di ranjang menunggu eka selesai mandi.


Di luar ruangan pribadi fasha, yoga dan dela langsung terduduk di sofa dan menggelengkan kepalanya.


''Gila tuh bos kamu yoga, keluar ruangan pribadi nya dengan sangat memalukan, dimana itu rasa malu nya sih, dia orang di segani dan di takuti tapi penampilannya barusan sangat memalukan. ''


ucap dela sambil duduk dan terdiam.


''Bos jadi aneh sekarang dan malah dia bangga mempertontonkan hasil karya istrinya di lehernya, ayo kita keluar sebelum bos marah lagi. ''


ucap yoga dan dela langsung keluar ruangan fasha mengikuti yoga.


Yoga langsung memanggil OB untuk membersihkan ruangan kerja fasha dan yoga kembali keruangannya untuk menyiapkan berkas berkasnya.


Di ruangan fasha saat ini....


Eka selesai dengan mandinya dan tubuhnya sedikit lebih nyaman dan dia langsung keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk.


''Sudah selesai mandinya, itu pakaian kamu sudah siap yah sayang, mas mau mandi sekarang. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


''Siapa yang bawa pakaian gantiku dan ini lengkap lagi, jangan jangan yoga lagi yang bawa, masa iya dia membawa pakaian dalamku juga. ''


ucap eka saat membuka bungkusan berisi pakaian nya lengkap dengan pakaian dalam juga.


Eka langsung memakai pakaian nya dan gak perduli dengan siapa yang membawa pakaiannya.


''Berantakan sekali ranjangnya, mas fasha semalam buas sekali sih. ''


gumam eka sambil merapihkan ranjangnya.


Eka membuka lemari dan isi lemarinya adalah pakaian fasha lengkap ada pakaian kerja dan pakaian santai nya, eka langsung mengambil setelan kerjanya fasha, lalu menyimpannya di ranjang dan eka duduk di kursi sambil meminum susu yang ada di gelas karena menunggu fasha selesai mandi.


Dua puluh menit kemudian fasha keluar kamar mandi dan eka langsung membantu memakaikan pakaiannya, fasha terus menatap wajah eka yang sedang mengkancingkan kemejanya.


''Stop lihatin nya mas fasha. ''


ucap protes eka dan fasha tersenyum.


''Kamu istri saya dan saya bebas melakukannya, bahkan lebih pun tidak jadi masalah kan. ''


jawab fasha sambil tersenyum dan eka malas menjawabnya dia sekarang fokus dengan dasi.


''Kita sarapannya di luar ajah yah jangan di ruangan ini. ''


ucap eka saat setelah selesai memakaikan jas di tubuh fasha.


''Kenapa harus di luar ruangan, disini ajah kan sama sama makan dan duduk. ''


jawab fasha dan eka langsung kesal.


''Masa iya kita makan di ruangan tidur sih, ayo makan di luar ajah jangan disini. ''


ucap eka dan fasha mengerutkan keningnya.


''Mas tau, kamu takut kalau suamimu ini memakan kamu juga?? ''

__ADS_1


''Iya benar dan kamu memang suami hebat. ''


''Yasudah ayo kita keluar sekarang dan makannya di luar, kalau disini takut gak bisa mengontrol diri. ''


ucap fasha dan eka langsung keluar ruangan karena malas mendengar ucapan mesum suaminya.


Eka langsung menata makanan di meja dan fasha duduk sambil membuka iped nya, eka langsung menyuapi fasha dan fasha menerima suapannya namun mata dan tangannya sibuk dengan iped di tangannya.


Pintu ruangan di ketuk dan dela yang masuk setelah fasha menjawabnya.


''Bos ini jadwal untuk hari ini dan satu jam lagi ada meeting dengan klien dari perusahaan tuan aran. ''


ucap dela dan fasha mengangguk lalu menerima berkasnya.


''Dela tolong kamu pesankan cemilan dan minuman yah, kirim ke ruangan saya langsung. ''


''Baik bos, saya permisi kalau begitu. ''


Eka langsung menatap fasha meminta penjelasan dengan pesanan fasha barusan.


''Apa sih kamu lihatinnya kaya melihat penjahat ajah ke suami tampan mu ini. ''


ucap fasha mengalihkan permintaan dari tatapan eka.


''Jangan alihkan pembicaraan mas fasha, kenapa pesan makanan dan minuman segala, kamu mau bawa wanita lain ke ruangan ini?? ''


ucap eka dan fasha langsung mengerutkan keningnya.


''Wanita dari mana maksud kamu, pokoknya makanan itu untuk menemani kamu seharian ini yah, karena hari ini kamu akan di ruangan ini menemani suamimu ini untuk bekerja. ''


''Gak ada penolakan sayang dan hanya iya yang harus kamu ucapkan, lagian kamu bisa rebahan di kamar kalau kesal menunggu atau menonton derama pakai leptop nya mas kan bisa. ''


''Tetap ajah mas fasha akan sangat membosankan nantinya loh. ''


ucap eka yang keukeuh dengan penolakannya.


''Jangan menguji kesabaran suamimu ini sayang, mas kata tidak ya tidak. ''


ucap fasha dan eka akhirnya mengangguk pasrah.


''Kalau bosan kamu bisa keliling kantor ini, terserah pokonya maunya kamu dan senyaman nya kamu, asal jangan keluar dari gedung kantor ini ajah. ''


ucap fasha kembali dan eka akhirnya setuju.


DEla dan yoga masuk kedalam ruangan, dela memberikan pesanan yang di pesan fasha dan langsung keluar kembali, sedangkan yoga duduk di sofa sambil memberikan berkas berkas pada fasha dan eka hanyahanya memainkan handphone nya.


''Ya ampun nyonya lehernya penuh tanda merah dan bos tadi dadanya yang penuh, mereka sangat gak mengenal situasi dan bisa bisanya bercinta di perusahaan. ''


gumam yoga dalam hatinya yang memperhatikan eka yang sedang asik memainkan leptop milik fasha.


Fasha melemparkan pulpen pada yoga karena yoga ketangkap menatap eka yang sedang asik dengan dunianya.


''Maafkan saya bos. ''


ucap yoga menunduk karena merasa bersalah telah memperhatikan eka.


''Ayo kita ke ruang meeting sajah dan kamu duluan sana keluar. ''

__ADS_1


ucap fasha dan yoga mengangguk langsung keluar ruangan fasha.


''Sayang.... mas meeting dulu yah dan kamu jangan mencoba untuk kabur dari perusahaan ini. ''


ucap fasha sambil mencium kening eka dan eka mengangguk.


Fasha langsung keluar ruangan nya dan eka masih tetap dengan laptop nya fasha untuk menonton film kesukaannya.


Dua jam kemudian eka merasa bosan dan langsung menyimpan leptopnya fasha di meja kerja fasha, eka membuka jendela ruangan fasha dan menatap jalanan yang lumayan ramai terlihat dari atas gedung.


''Membosankan sekali sih, lebih baik aku tidur di kamar ajah deh, tubuhku masih lelah soalnya. ''


ucap eka sambil masuk kedalam ruangan pribadi fasha dan merebahkan tubuhnya di ranjang.


Tak lama eka merebahkan tubuhnya, eka langsung terlelap dan menuju alam mimpinya.


Fasha masih sibuk di ruang meetingnya dan dia sedang kesal karena kliennya membawa seorang sekertaris yang begitu seksi untuk menggoda fasha, yoga yang melihat bos nya tidak nyaman langsung menutup meeting nya.


Fasha menepuk bahu yoga dan langsung keluar ruang meeting untuk menuju ruangan kerjanya, fasha menghampiri dela di meja kerjanya.


''Dela... istri saya kelihatan keluar dari ruangan saya gak?? . ''


ucap fasha saat dela berdiri.


''Gak bos, dari tadi nyonya gak keluar dari ruangan setelah bos meeting. ''


jawab dela dan fasha mengangguk lalu masuk kedalam ruangannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


......................................

__ADS_1


__ADS_2