PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Labuan Bajo # 1


__ADS_3

Eka saat ini sedang ikut merebahkan tubuhnya di dalam jet pribadi bersama fasha, eka memeluk tubuh fasha yang sedang duduk sambil mengerjakan pekerjaan di leptopnya.


''Mas fasha masih lama gak perjalanannya?? ''


ucap eka dan fasha mengelus lengan eka.


''Paling tinggal satu jam lagi kita mendarat, sabar yah gak lama kok. ''


jawab fasha dan eka mengangguk.


Pintu kamar di ketuk oleh pramugari yang meminta fasha bersiap karena pesawat akan mendarat, eka langsung duduk dan tegang seperti tadi saat take off.


Fasha langsung membungkam bibir eka dengan bibirnya dan eka pun membalasnya dan terus menikmatinya, eka hanya mematung sebentar merasakan pesawat mendarat dan fasha terus memainkan bibirnya dan tak terasa pesawat mendarat dengan sempurna fasha pun melepaskan ciumannya.


''Kerasa gak saat mendarat nya?? ''


ucap fasha sambil mengelap bibir eka yang basah.


''Sedikit tadi kerasa seperti mau lompat mas dada aku. ''


jawab eka dan fasha tersenyum lalu membawa eka keluar dan segera turun dari pesawat.


Pesawat mendarat sempurna di bandar udara internasional komodo nusa tenggara timur, barang barang sudah di bawa oleh anak buah fasha yang menjemputnya.


''Mas boleh gak aku minta jus yang segar, kepala aku pusing. ''


ucap eka saat menggandeng lengan fasha dan berjalan menuju keluar bandara.


''Sebentar saya beritahu ke orang yang menjemput untuk menunggu. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.



Eka berada di luar area bandara dan fasha sedang menghampiri orang kepercayaannya, eka hanya mematung dan menatap fasha.


''Ayo kita ke kedai di sebrang jalan ini yah. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


Fasha menggenggam erat tangan eka dan menuju kedai untuk membeli minuman segar karena eka kepalanya pusing dan membutuhkan minuman segar.


Fasha memesan minuman dan cemilan sedangkan eka duduk sambil menatap ke area kedai yang sederhana namun lumayan ramai pengunjung, eka mengikat rambutnya karena hawa sudah terasa panas.



''Anak ini ceroboh sekali sampai mengikat rambutnya, membuatku serbasalah ajah. ''


gumam fasha saat melihat leher jenjang eka yang putih dan mulus yang membuat dahaga fasha sangat sangat dahaga.


''Bisa gak rambutnya jangan di ikat?? biarkan tergerai ajah yah. ''


ucap fasha dan eka langsung menatapnya.


''Emang kenapa mas, gerah banget tau makanya aku ikat rambutnya. ''


''Kamu secara tidak langsung menggoda saya untuk mencium kamu kalau di ikat gitu rambutnya. ''


ucap fasha dan dan eka mengerutkan keningnya dan tidak mengerti.


''Udah jangan di bahas lagi, ayo habiskan minumannya sebelum kesorean sampai di hotel. ''


ucap fasha kembali dan eka mengangguk.


Setelah menghabiskan minumannya eka langsung di gandeng oleh fasha menuju mobil yang sudah menjemputnya dan menuju hotel tempat dia menginap dan hotel yang akan menjadi tempat peresmiannya pun tidak jauh dari tempat fasha menginap.

__ADS_1


Eka begitu takjub dengan pemandangan laut yang lepas dan sangat indah, fasha hanya bisa tersenyum menatapnya.


''Mas aku mau turun dan bermain di laut dong. ''


ucap eka dengan semangatnya.


''Besok yah, hari ini kita baru sampai dan harus istirahat, lagian hotel nya kan dekat dengan laut jadi bisa melihat dari jendela. ''


ucap fasha dan eka langsung menunduk lesu.


Beberapa menit kemudian mobil sampai di lobi hotel dan yoga membuka kan pintu mobilnya, petugas hotel langsung membawa koper milik fasha dan fasha langsung masuk di susul eka dan yoga.


''Saya sudah siapkan kamar hotelnya bos, mari ikut dengan saya. ''


ucap yoga dan fasha hanya mengangguk dan mengikuti yoga.


Eka tak hentinya berdecak kagum dengan hotelnya saat ini begitu megah.


Yoga membuka pintu kamar hotelnya dan eka langsung masuk karena gak tahan ingin buang air kecil, fasha hanya geleng geleng melihatnya.


''Sudah kamu langsung pergi sajah yoga, besok jangan terlalu siang jemputnya yah. ''


ucap fasha dan yoga mengangguk.


Fasha masuk kedalam kamar dan tersenyum dengan kamar hotelnya yang mewah.



''Boleh juga seleranya si yoga, kamarnya sangat mewah dan nyaman. ''


ucap fasha sambil duduk dan membuka handphone nya.


Eka keluar dari kamar mandi dan menghampiri fasha.


''Mas fasha..... ''


''Mas boleh minta tolong gak?? ''


ucap eka dan fasha mengerutkan keningnya.


''Jangan aneh aneh kamu yah, minta tolong apa?? ''


''Belikan aku pembalut mas, aku datang bulan dan lihat ini sampai tembus loh, yah.... yah.... belikan mas. ''


ucap eka dan membuat fasha melototkan matanya.


''Kamu merusak acara sajah, tau kamu lagi datang bulan gak akan saya ajak. ''


ucap kesal fasha yang merasakan kegagalan dengan rencananya.


''Aku juga gak tau mas, kalau tau datang bulan aku juga gak akan ikut dan lebih baik nunggu di rumah ajah. ''


''Yasudah tunggu jangan kemana kemana yah kamu. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


Fasha keluar kamar hotel menuju minimarket, sepanjang jalan nya fasha mendumel dan kesal.


''Gatot deh acaranya, kalau nanti aku batalkan pasti rugi, udah bayar full juga.. ''


ucap kesal fasha sambil masuk ke minimarket dan mengambil pembalut dua bungkus dan fasha juga membeli susu kotak dua untuknya dan untuk eka.


Setelah dari minimarket fasha membeli makanan juga untuk di dalam hotel, suasana hati lagi kesal pun fasha tetap membelikan makanan untuk eka dan untuk dirinya.


Eka langsung mengambil pembalutnya dan langsung memakainya dan eka langsung mencuci dress yang terkena noda darah tembusnya.

__ADS_1


''Ekaaa.... kamu lama amat di dalam kamar mandi, ayo keluar kita makan dulu. ''


ucap fasha memanggil eka yang lama di dalam kamar mandi.


''Mas gak sabaran sekali yah, aku kan habis nyuci baju yang kena sama noda darah. ''


ucap eka yang menghampiri fasha dan fasha langsung memakan makanannya.


Eka langsung duduk dan memakan makanan yang di belikan fasha.


''Nanti malam kita jalan jalan yah mas fasha. ''


ucap eka dan fasha menggelengkan kepalanya.


''Makan habiskan jangan bicara dulu. ''


ucap ketus fasha dan eka langsung diam dan memakan makanannya.


Setelah selesai makannya fasha langsung menuju balkon dan mengerjakan pekerjaannya, eka hanya menatap sedih sikap fasha.


''Aku tau kamu kecewa mas, kesini kan mau ngajakin bulan madu juga dan acara gagal gara gara aku datang bulan, maafkan aku mas fasha. ''


ucap eka sambil merapihkan makanannya dan membuangnya ke tempat sampah.


Eka membuatkan teh hangat untuk fasha dan menyimpannya di meja dekat leptopnya fasha, eka masuk kembali ke kamar dan menonton televisi sambil rebahan di sofa.


Eka menonton film kartun sambil membalas pesan dari asistennya yang menanyakan menu menu untuk besok pagi di buatkan dan eka sudah mengagendakannya lalu mengirimnya kembali ke asistennya.


Eka meminum obat karena merasakan kepalanya pusing lalu merebahkan kembali tubuhnya di sofa, tak berselang lama eka langsung terlelap dengan nyenyaknya di sofa.


Fasha selesai dengan kerjaannya dan langsung merapihkannya karena akan mengajak eka jalan jalan malam.


''Malah tidur dan pulas sekali kamu. ''


ucap fasha sambil menggendong tubuh eka dan memindahkannya di ranjang agar eka nyaman.


''Kamu gak akan ikut ke pulau komodo kalau gini, biarlah dia suruh tunggu ajah, lagian aku juga sekalian akan mengobrol tentang acara setelah peresmian hotel juga, semua jadi kacau deh. ''


ucap fasha dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


..


.

__ADS_1


.


.....................


__ADS_2