
Setelah selesai bersiap fasha langsung mengajak eka untuk sarapan dan eka mengiyakannya karena memang eka sudah mandi pagi ini.
''Ayah......katanya gak nginep di rumah eka lagi kemarin bilang. ''
ucap eka saat melihat ayahnya duduk di kursi meja makan dan eka mencium tangan ayahnya.
''Ayah sengaja menginap di rumah kamu. ''
jawab ayahnya eka dan eka tersenyum senang.
''Ayo kita sarapan sayang biar kamu bisa minum obatnya lagi. ''
ucap fasha mengalihkan pertanyaan eka dan eka mengangguk lalu duduk.
Sarapan pun di mulai dan eka hanya memilih memakan roti selai dan tidak memakan nasi, fasha mengerutkan keningnya karena baru kali ini melihat eka makan roti pagi pagi.
''Biasanya kamu makan nasi sayang, kenapa sekarang roti selai makannya?? ''
ucap fasha dan eka menggelengkan kepalanya.
''Lagi pengen ajah, lagi males makan nasi juga mas dan geli liat bulir bulir nasi kalau pagi. ''
jawab eka dan membuat fasha tersentak juga ayahnya.
''Yasudah makan yang kamu mau dan perut kamu menerimanya yah, yang penting pagi pagi harus isi makanan. ''
ucap tuan renaldi dan eka mengangguk.
''Ayah tau kan kemarin eka masih makan nasi kalau pagi, kenapa pagi ini berbeda?? ''
ucap fasha dan eka tetap fokus memakan makanannya.
''Bawaan janin sepertinya fasha, ayo kamu lanjutkan makannya biarkan eka makan semaunya dia, nanti terlambat loh ke kantornya. ''
jawab tuan renaldi dan fasha mengangguk.
Sarapan selesai dan fasha langsung mengajak eka menuju ruang keluarga, eka menuruti dan mengikuti fasha.
''Duduk dulu sebentar yah sayang, ada yang mau mas bicarakan sama kamu. ''
ucap fasha sambil membawa eka duduk di sofa.
''Emangnya mau bicara apa mas?? ''
ucap eka sambil duduk di samping fasha dan tak lama ayahnya juga ikut bergabung.
''Gini sayang, perusahaan sedang dalam gak baik di kanada dan dela disana gak bisa hendle juga, mas rencananya mau ke kanada dengan kaandra dan yoga juga, masalahnya apa kamu gak keberatan kalau mas tinggal di rumah?? mas gak akan lama ko disana paling cepat lima hari dan paling lama sepuluh hari. ''
ucap fasha dan eka langsung terdiam.
''Yaudah mas pergi ajah, lagian aku juga udah biasa sendirian kan dan mau meminta mas tinggal juga gak mungkin kan, aku juga gak boleh egois dan harus memikirkan nasib keluarga karyawan kamu juga, aku gak apa apa ko mas fasha. ''
jawab eka dan membuat fasha juga ayahnya bernafas lega.
__ADS_1
''Makasih kamu sudah mau mengerti yah dan mas meminta ayah menemani dan menjaga kamu selama mas di kanada, mas gak mau ganggu mama yang lagi liburan buat jaga kamu. ''
''Iya mas fasha, aku gak masalah kalau di temenin ayah juga dan mas fasha yang harus hati hati jauh disana nanti, terus kapan mas berangkatnya?? ''
''Nanti malam mas berangkat pakai pesawat keluarga bagaskara. ''
''Yaudah nanti aku siapkan pakaian kamu nya yah buat selama disana. ''
''Mas hari ini ke kantor sebentar ngurusin berkas dan siangan mas pulang juga kok. ''
Setelah berbicara dengan eka, fasha langsung berangkat ke kantornya sedangkan eka mengobrol dengan ayahnya di halaman belakang.
''Semalam fasha hubungi ayah dan kebingungan takut kamu gak ijinin dia mau ke kanada tapi syukurlah kamu ngerti sayang ke suami kamu. ''
ucap ayah renaldi dan eka hanya tersenyum.
''Eka juga gak mau egois lah ayah, lagian eka kan bebas kalau mas fasha pergi tanpa harus banyak aturan juga kan. ''
jawab eka dan membuat ayahnya tersentak.
''Kamu ini, ayah akan jaga kamu dan gak ijinkan kamu macam macam yah, walaupun fasha gak ada. ''
''Yah ini, paling eka mau ke toko ajah gak akan kemana kemana lagi dan eka mau tinggal di rumah ayah ajah gak mau di rumah ini, boleh yaah?? ''
''Boleh dan nanti kita ijin suami kamu dulu, udah siang ayah mau ke toko dulu yah sayang dan nanti sore ayah pulang ko. ''
''Oke... ayah hati hati yah. ''
Eka kembali ke dalam rumah setelah memberitahukan kalau hari ini dia gak akan merawat bunga dan meminta tukang kebun yang merawat bunga nya.
Eka selesai dengan menyiapkan kebutuhan fasha dan eka merebahkan tubuhnya di ranjang hingga terlelap pulas.
Tepat pukul sebelas siang fasha pulang dan mencari cari eka, fashafasha langsung menuju dapur menanyakan kepada kepala pelayan.
''Bibi tau istri saya kemana?? ''
ucap fasha saat bibi menghampirinya.
''Nyonya dari tadi pagi gak keluar kamar tuan. ''
jawab bibi dan fasha mengangguk sambil berjalan menuju kamarnya.
Fasha tersenyum saat membuka pintu kamarnya ternyata eka sedang tertidur, fasha langsung menuju ruang ganti untuk mengganti pakaiannya.
''Ternyata istriku memang paling sempurna, perlengkapan sudah siap semuanya. ''
ucap fasha saat membuka koper dan isinya sudah lengkap.
Fasha langsung merebahkan tubuhnya di samping eka dan mengganggu tidur nyaman eka.
''Mas fasha kenapa udah pulang?? ''
ucap eka dan fasha tersenyum sambil mencium bibirnya eka.
__ADS_1
Eka terus menikmati ciuman dari fasha dan semakin dalam hingga fasha tersadar saat eka langsung naik ke atas tubuhnya.
Fasha terus menikmati semua yang eka lakukan pada tubuhnya dan merespon setiap sentuhan eka.
''Kamu seksi sayang dan hot. ''
ucap fasha saat merasakan penyatuannya dan eka yang memimpinnya.
Eka terus merancu dan membuat fasha semakin menggila, fasha yang khawatir dengan permainan eka pun langsung membalikan tubuh eka dan fasha lah yang menjadi pemimpin permainannya.
Fasha benar benar memanfaatkan waktu dengan baik, fasha terus melakukan penyatuannya hingga sore hari dan hanya memberikan jeda sebentar kepada eka.
''Sayang.... kamu harus nurut sama ayah jangan membantah yah, karena mas mempercayakan kamu kepada ayah. ''
ucap fasha di sela sela mengeringkan rambut eka.
''Iya mas fasha, tapi bolehkan aku tinggal di rumah ayah selama mas fasha pergi, kalau di rumah ini aku takut kesepian. ''
ucap eka dan fasha mengangguk.
''Boleh dan selama kamu bisa menjaga kehamilan dan diri kamu. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Fasha membawa koper keluar kamar dan meminta supir menyimpannya di bagasi mobil, karena fasha akan makan malam dengan ayah dan istrinya dulu.
''Jadinya berangkat jam berapa ke bandara?? ''
ucap ayah renaldi saat fasha duduk di kursi meja makan.
''Jam tujuh malam ayah, makanya habishabis makan fasha langsung berangkat, selama fasha pergi tolong jaga eka dan fasha percayakan sama ayah. ''
ucap fasha da ayah renaldi mengangguk.
Setelah selesai makan nya eka dan ayah renaldi mengantarkan fasha ke mobil, fasha terus memeluk eka saat sampai di depan mobil.
''Mas pergi dan ingat jangan membantah semua yang ayah ucapkan, nurut kamunya. ''
''Oke suamiku dan kamu juga hati hati yah, jangan lupa kasih kabar ke aku selama kamu di kanada. ''
''Oke sayangku.... ''
ucap fasha sambil mencium kening eka.
Fasha beralih ke ayah renaldi dan mencium tangannya.
''Titip eka ya ayah, fasha berangkat sekarang. ''
ucap fasha dan ayah renaldi mengangguk.
''Iya fasha, kamu yang tenang dan selamat sampai tujuan. ''
jawab tuan renaldi dan fasha mengangguk.
__ADS_1
Fasha masuk kedalam mobil dan mobil langsung bergerak meninggalkan kediaman mewahnya.
TBC....