
Pagi hari menjelang.....
Fasha tersentak saat terbangun karena dirinya memeluk erat tubuh eka dan fasha langsung bangun dan melihat jam ternyata sudah pagi.
''Untung aku bangun terlebih dahulu, bisa kegeeran dia karena aku memeluknya. ''
gumam fasha sambil beranjak dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.
Setelah dari kamar mandi fasha mengganti baju nya dan langsung menuju keluar kamar untuk jogging pagi.
Fasha masuk ke dapur dan langsung minum air mineral sebelum jogging.
''Sepi banget, masa udah jam enam belum ada yang bangun yah. ''
gumam fasha saat celingukan tapi tidak ada orang di rumah eka.
Fasha keluar gerbang rumah eka dan menuju panti untuk jogging di sekitaran panti.
''Pagi ibu.... ''
ucap fasha saat menghampiri ibu panti dan ibu panti tersenyum.
''Pagi fasha, kapan kamu sampai?? ''
ucap ibu panti saat fasha mencium tangannya.
''Semalam bu, eka minta menginap di rumah mamahnya, makanya fasha ikut, ibu sedang apa di luar?? ''
''Ibu lagi nunggu pedagang sayur, kamu mau kemana sepagi ini?? ''
''Fasha mau jogging bu. ''
jawab fasha sambil mengeluarkan dompetnya.
Fasha mengeluarkan uang di dalam dompetnya semua dan memberikan ke ibu panti.
''Ini untuk belanja ibu yah, fasha uang cash nya cuma segini bu, nanti sisanya fasha transfer yah. ''
ucap fasha sambil memberikan uang semua yang ada di dalam dompetnya dan ibu panti menolaknya.
''Gak ada penolakan, udah ahh fasha mau jogging di halaman belakang. ''
ucap fasha yang langsung menghindar saat ibu panti akan mengembalikan uangnya kembali.
''Fasha kamu ini sangat baik sekali, semoga kamu panjang umur nak dan mendapatkan kebahagiaan melimpah, di lancarkan rezekinya. ''
gumam ibu panti saat fasha masuk kedalam halaman panti.
Di kamar saat ini eka masih tertidur pulas dan tidak membantu mamahnya yang baru kembali dari pasar dengan pembantunya.
Di dapur saat ini mamahnya eka dan bibi sedang memasak makanan untuk sarapan pertama menantu dan anaknya.
''Ibu, suaminya mba eka ganteng sekali dan gagah yah, mba eka beruntung sekali mendapatkannya. ''
ucap bibi di sela sela memotong sayurannya.
''Iya bibi, saya gak menyangka eka mendapatkan suami tampan dan kaya raya loh, sudah dua bulan fasha memberikan uang ke saya yang jumlahnya sangat besar, si eka mana ingat kalau saya gak minta. ''
ucap mamahnya eka dan bibi hanya menganggukan kepalanya.
''Ibu, mba eka udah menikah dua bulan kan, apa ibu belum di beritahukan kabar bahagia, kehamilan mba eka misalnya?? ''
ucap bibi dan mamahnya eka terdiam lalu memikirkan ucapan bibi.
''Benar juga yah bibi, nanti saya akan minta ke mereka saat makan deh. ''
ucap mamahnya eka dengan senangnya.
Fasha selesai jogging langsung duduk berselonjoran di teras panti dan ibu panti memberikan air mineral.
''Makasih bu....''
ucap fasha saat menerima air minum dan meminumnya.
''Kamu dan eka baik baik ajah kan?? ''
__ADS_1
''Kenapa ibu bertanya seperti itu, fasha baik baik ajah dan gak ada masalah. ''
''Syukurlah kalau baik, ibu khawatir ajah kalian ada masalah. ''
''Gak kok bu, santai ajah dan fasha sedang mencoba membuka hati untuk eka. ''
ucap fasha dengan keseriusannya dan ibu panti tersenyum mengangguk.
''Fasha mau bersih bersih dulu yah bu gerah banget soalnya. ''
ucap fasha sambil pamit dan ibu panti mengangguk.
Fasha masuk kedalam rumah eka dan mamahnya eka langsung memanggilnya.
''Mantu ganteng mamah sini dulu nak duduk yah. ''
ucap mamahnya eka dan fasha langsung duduk.
''Ini minum dulu pasti haus kan udah olah raga. ''
''Terimakasih mamah. ''
jawab fasha sambil meminum air yang di berikan mamah mertuanya.
''Tidurnya semalam nyenyak kan nak fasha?? ''
''Iya nyenyak, kenapa mamah menanyakan itu?? ''
''Takut ajah, karena kamar nya gak sama dengan kamar di rumah kamu. ''
''Mamah ini bicara apa sih, fasha nyaman kok dan senang bisa menginap di rumah ini. ''
''Syukur lah mamah senang mendengarnya. ''
''Fasha mau mandi dan bersiap dulu yah mamah. ''
ucap fasha dan mamahnya eka mengangguk.
Fasha masuk kedalam kamar eka dan eka saat ini sedang merapihkan ranjang nya tapi belum terlihat mandi karena masih menggunakan pakaian tidurnya.
''Mas fasha hari ini ke kantor gak?? ''
''Kamu lupa ini hari minggu, masa saya bekerja atau kamu gak senang saya ada di rumah ini jadinya kamu nyuruh saya kerja. ''
ucap fasha dengan nada marah dan membuat eka menepuk jidatnya karena fasha sensi sekali.
''Bukan itu maksud saya mas, saya lupa kalau hari ini hari minggu. ''
''Udah jangan bahas, siapkan air untuk saya mandi dan gak usah air hangat, air biasa ajah. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
Eka menuju kamar mandi dan fasha membuka seluruh pakaiannya lalu masuk kedalam kamar mandi, eka langsung memalingkan wajanya karena melihat tubuh telanjang fasha dan langsung keluar kamar mandi.
''Gila itu laki laki kayanya, dua kali bertelanjang seperti itu dan dia tidak ada rasa malu, dasar. ''
ucap kesal eka sambil menyiapkan pakaian untuk fasha dan eka segera mengambil pakaian untuknya dan mandi di kamar mandi bawah.
''Hey kamu, istri yang sangat solehah sekali, kamu ini baru bangun dan gak tau yah kalau suami jogging pagi, istri macam apa kamu ini. ''
ucap mamahnya eka saat eka menuruni tangga.
''Mamah pliis pagi pagi jangan buat kepala eka pusing deh, eka lagi istirahat debat yah. ''
ucap eka sambil masuk kedalam kamar mandi.
''Ekaaaaa...... anak itu benar benar yah. ''
ucap kesal mamahnya eka dan melanjutkan menata makanan di meja makan.
Di kamar saat ini fasha sedang memakai pakaian nya dan tersenyum senang karena membuat istrinya mati kutu.
''Dia harus tahu kalau tubuhku ini bagus dan sempurna, ileran ileran dia melihatnya, siapa suruh kemarin dia cekikikan melihat aku yang terpana melihat dia yang cantik dengan riasan dan gaun nya. ''
ucap fasha sambil menyimpan handuk di gantungan kamar mandi eka.
__ADS_1
Eka masuk kedalam kamar dan langsung mengeringkan rambutnya yang basah, fasha duduk dan memainkan handphone nya di sisi ranjang eka.
''Mas fasha..... ''
''Heuummmm...... ''
''Mas fasha..... ''
''Apa sih manggil manggil terus, ''
ucap kesal fasha karena eka terus memanggilnya.
''Salah mas fasha sendiri kan saya panggil tapi jawab nya hem hemm doang, mana saya mengerti. ''
protes eka karena fasha marah kepadanya.
''Terserah kamu ajah. ''
jawab fasha sambil melanjutkan kembali bermain dengan handphone nya.
''Mau pulang atau menunggu dulu di rumah mamah?? ''
ucap eka sambil duduk di samping fasha.
''Nanti siangan kita pulangnya, kalau langsung nanti mamah kamu jadi sedih, pasti dia ingin mengobrol dengan menantu tampannya. ''
''Pede sekali ini laki laki.... ''
gumam eka dalam hatinya dan mengikuti fasha keluar kamar untuk menuju meja makan.
Fasha langsung duduk di kursi meja makan saat mamahnya eka memanggilnya untuk sarapan, eka pun mengikutinya.
''Mamah minta cucu.... ''
ucap mamahnya eka saat anak dan mantunya makan sarapannya dan berhasil membuat keduanya tersedak.
''Minum dulu minum dulu kalian, kalian ini aneh sekali mamah minta cucu malah tersedak. ''
''Lagian mamah aneh sekali, minta cucu kaya minta makanan ajah, gak semudah itu yah mamah. ''
ucap eka yang kesal dengan mamahnya dan eka mengelus punggung fasha yang masih terdiam karena tersedak.
''Makanya di buat gampang, kalian belum bulan madu kan dan kalian pergilah bulan madu, quality time berdua yah, biar mamah cepat dapat cucu. ''
''Mamah stop yah jangan ngawur, kami berdua sibuk dan jangan ngaco deh, kita lanjutkan makannya dulu karena gak enak rasanya makan sambil bicara. ''
ucap eka dan mamahnya mengangguk.
Fasha melanjutkan makannya dan gak berbicara apapun, eka merasa gak enak hati jadinya karena kalau makan fasha melarang untuk mengobrol.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
................