PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Tidur Satu ranjang pertama kali


__ADS_3

empat puluh menit kemudian mobil sampai di pekarangan rumah eka, fasha meminta supir untuk pulang dan nanti di hubungi untuk meminta jemput.


''Ambil pakaian saya di bagasi belakang. ''


ucap fasha saat sebelum keluar dari mobil dan eka mengangguk lalu menuju bagasi mobil dan mengambil pakaian ganti untuk fasha.


''Mas fasha, ini bungkusan apa dan kenapa banyak sekali?? ''


ucap eka saat membuka bagasi.


''Kamu mau mempermalukan saya sebagai menantu yah, datang berkunjung tangan kosong, udah jangan banyak tanya dan bawa semuanya, tas warna biru itu pakaian ganti saya dan yang lainnya kasih semua ke mamah kamu. ''


jawab fasha dan eka hanya menghembuskan nafasnya kasar dan langsung membawa semua barangnya.


Pintu rumah terbuka dan ternyata mamahnya eka yang membuka dan langsung heboh.


''Ternyata kalian jadi datang, mamah kira gak jadi loh karena sudah larut sekali, ayo masuk mantu ganteng mamah. ''


ucap mamahnya eka dan langsung membawa fasha masuk.


''Dasar mamah itu lebay, menantunya datang dan dia bahagia sekali. ''


gerutu eka sambil membawa barangnya dan masuk kedalam rumah mengikuti mamah dan suaminya.


''Mamah ini hadiah untuk mamah. ''


ucap eka saat menghampiri mamahnya dan memberikan bungkusan nya.


''Waah pasti ini dari menantu mamah yang ganteng ini, makasih yah nak fasha. ''


ucap mamah nya eka sambil menerima beberapa kantong saat eka memberikannya.


''Ini dari fasha dan eka mamah. ''


ucap fasha dan mamahnya eka langsung mengerutkan keningnya.


''Gak enak banget mamah ekspresinya, seperti gak percaya gitu sih. ''


kesal eka karena melihat mamahnya bereaksi aneh.


''Emang mamah gak percaya kalau hadiah ini ide kamu, kamu ini kan gak pernah bawa hadiah kalau datang dan mamah yakin ini dari suami kamu. ''


''Terserah mamah ajah deh, lebih baik eka ke kamar dan segera membersihkan tubuh. ''


ucap eka dan langsung meninggalkan mamahnya dan fasha.


''Anak itu sopan sekali yah, nak fasha mau makan dulu gak?? biar mamah siapkan makanan nya. ''


ucap mamah nya eka dan fasha menggelengkan kepalanya.


''Gak usah mamah, fasha mau langsung istirahat ajah ke kamar. ''


''Yasudah ayo mamah antarkan kamu ke kamar. ''


ucap mamahnya eka dan fasha mengekor dari belakang lalu menuju kamarnya eka.


Mamahnya eka langsung membuka pintu kamar eka dan meminta fasha masuk, fasha masuk dan langsung duduk di tepi ranjang sambil memainkan handphone nya untuk menunggu eka.


''Kamu sopan sekali yah, meninggalkan suami di luar. ''


ucap fasha saat eka keluar dari kamar mandi.


''Maaf mas fasha, saya kira mas masih mau ngobrol sama mamah dan lagian saya gak tahan kebelet barusan makanya langsung kesini. ''

__ADS_1


jawab eka dan fasha hanya menatapnya.


''Siapkan air buat saya mandi. ''


''Tuan kamar mandi saya gak ada penghangat air dan bak rendam nya, tuan cuci muka dan gosok gigi ajah yah gak usah mandi. ''


''Enak ajah kamu ngatur ngatur saya, panaskan air dan saya mau mandi. ''


''Baik baik, saya siapkan air nya dulu. ''


ucap eka yang buru buru menuju ke dapur karena fasha menatapnya tajam.


''Laki laki aneh, malas sekali sih harus nunggu manasin air dulu, kenapa mamah dulu gak masang pemanas air sih. ''


ucap eka kesal dan mendumel sambil menunggu air mendidih.


Dua puluh menit kemudian air mendidih dan eka membawanya memakai ember dan segera menyiapkan air untuk mandi suaminya.


''Mas fasha airnya sudah siap dan peralatan yang lain juga sudah saya siapkan. ''


ucap eka menghampiri fasha dan fasha mengangguk lalu menuju kamar mandi.


Eka menyiapkan pakaian fasha dan duduk menunggu fasha selesai mandi sambil memainkan handphone nya.


Di dalam kamar mandi saat ini fasha tersenyum karena eka mempersiapkan semuanya.


''Rugi juga ternyata tidak satu kamar dengan wanita itu, setidaknya dia bisa menyiapkan semuanya dan aku gak usah repot menyiapkan sendiri. ''


gumam fasha sambil tersenyum dan akan langsung menyiapkan semuanya.


Selesai mandi fasha langsung keluar dari kamar mandi, melilitkan handuk di pinggangnya dan segera keluar, fasha tersenyum saat pakaian nya sudah di siapkan eka.


''Ya tuhan mata suciku ternoda. ''


''Kenapa kamu seperti itu, lagian saya ini suami kamu yah dan gak masalah kalau kamu mau melihat tubuh polos saya, seksi kan?? ''


ucap fasha sambil tersenyum dan tanpa rasa malu memakai satu persatu pakaiannya.


''Ganti celana pendek dan saya gak mau tidur pakai celana panjang. ''


Eka langsung mengambil celana panjang dan mengganti nya dengan celana pendek.


Fasha mengambil celana dan memakainya lalu segera menuju ranjang untuk meluruskan tubuhnya.


Eka langsung mengambil handuk dan membawanya menuju gantungan di kamar mandi.


''Gila yah dia, mata suciku ternoda melihat dia telanjang tanpa pakaian, jadi ngeri deh lihat tubuhnya yang kekar dan berotot gitu. ''


gumam eka sambil bergedik ngeri membayangkan melihat tubuh polos fasha tadi.


''Ayo tidur dan kenapa malah mematung gitu, katanya gak takut berbagi ranjang dengan saya. ''


ucap fasha saat eka berdiri di ujung ranjang.


Eka langsung duduk di ranjang dan merebahkan tubunya, menyelimuti setengah tubuhnya dan melirik fasha yang masih sibuk dengan handphone nya dan bersandar di ranjang.


''Tidur kamu, kenapa malah menatap saya seperti itu, mau sana kelonin tidurnya?? ''


ucap fasha dan eka langsung memiringkan tubuhnya membelakangi tubuh fasha.


''Emang aku bayi di kelonin segala, dasar laki laki gesrek kamu itu. ''


gumam eka dan langsung terdiam memikirkan nasibnya tidur satu ranjang dengan fasha untuk pertama kalinya.

__ADS_1


Fasha menusuk nusuk punggung eka dengan jarinya dan membuat eka langsung berbalik.


''Apaan sih ganggu ajah??, kan mas fasha nyuruh saya tidur. ''


''Jangan dulu ayo duduk kamu, ada yang mau saya bicarakan ke kamu. ''


ucap fasha dan eka langsung duduk bersandar.


''Mau bicara apa emangnya?? ''


''Dengarkan saya baik baik yah, setelah pulang dari rumah mamah kamu dan kembali ke rumah, kamu tidur satu kamar dengan saya, saya sudah meminta pelayan memindahkan semua barang barang kamu ke kamar saya yah. ''


ucap fasha dengan entengnya dan eka melototkan matanya.


''Gak bisa dan saya gak mau mas, pokonya pisah kamar yah mas fasha. ''


''Kamu ingat semua yang saya ucapkan adalah aturan yang harus kamu turuti tanpa bantahan, lagian keenakan kamu juga sebagai istri gak melayani saya, saya baru kefikiran dan ternyata enak juga kalau setiap saya mandi di siapkan air untuk mandi dan pakaian juga setelah mandi, mulai nanti kedepannya saya minta kamu melayani saya seperti barusan yah, gak ada penolakan satu pun. ''


''Kalau hanya untuk menyiapkan pakaian dan air untuk mandi, saya gak usah sekamar lah dan saya akan menyiapkan semua dan keluar kamar setelahnya. ''


ucap protes eka dan fasha melototkan matanya membuat eka mengangguk dan mengiyakan perkataan fasha.


''Istri penurut sekali kamu, saya akan kasih kamu hadiah nanti yah. ''


ucap fasha sambil mengelus kepala eka dan eka langsung terdiam.


''Baper sekali sih aku, lama menjomblo jadi gini deh. ''


gumam eka dan langsung merebahkan kembali tubuhnya.


''Tidur pertama kali dan satu ranjang dengan dia, mudah mudahan dia gak macam macam.''


gumam eka dalam hatinya dan langsung terlelap karena memang sudah larut malam.


Fasha menyimpan handphone nya setelah mendengar nafas teratur dari eka dan artinya eka sudah terlelap.


Fasha langsung merebahkan tubuhnya dan menghadap ke eka yang memunggunginya dan tak lama fasha terlelap menuju alam mimpinya menyusul eka,


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..

__ADS_1


.....................


__ADS_2