
Setelah puas dengan pemandangannya Eka langsung masuk kedalam kamar menunggu Fasha datang.
''Ini sudah sangat sore sekali yah, kenapa Mas Fasha belum pulang juga. ''
ucap Eka saat melihat jam sudan masuk pukul enam sore.
Di tempat kerjaan Fasha saat ini, Fasha sedang meeting untuk acara lusa peresmian hotel, Fasha tenang meninggalkan Eka di kamar hotel karena Eka tidak mengetahui tempatnya saat ini.
Tepat pukul sembilan malam Fasha baru selesai meeting dan langsung menuju hotel untuk istirahat dan dia begitu merindukan Eka.
Saat masuk kedalam kamar hotel ternyata Eka sudah tertidur pulas dan fasha langsung menuju kamar mandi tanpa membangunkan Eka.
Fasha langsung menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya dengan eka dan membawa tubuh eka kedalam dekapannya.
''Kamu kebiasaan kalau tidur selalu gak ingat apa apa saking pulasnya. ''
ucap fasha sambil membelai pipi eka yang tertidur.
Fasha mencium kening dan terakhir mencium bibir eka, tak lama fasha pun tertidur karena memang saat ini begitu lelah.
Eka membuka matanya dan yang dia lihat pertama kali adalah wajah fasha yang tertidur dengan tenang dan seperti biasa fasha tidur tanpa menggunakan baju dan hanya celana pendek.
Eka langsung menuju kamar mandi dan segera menyegarkan tubuhnya dan setelah selesai eka memesan sarapan untuk di bawa ke kamarnya.
Fasha membuka matanya saat terdengar bunyi handphone nya berdering dan ternyata yoga yang menelphone.
''Mas fasha udah bangun ini minum dulu. ''
ucap eka sambil menyodorkan gelas yang berisi air minum dan fasha langsung meminumnya.
Pintu kamar di ketuk dan eka langsung menghampirinya, ternyata orang dari restoran yang datang dan eka membawa troli berisi makanan untuk sarapannya.
''Itu kamu bisa memesan makanan dan di kirim ke kamar kan. ''
ucap fasha saat eka mendorong trolli makanan.
''Kemarin aku nanya sama pihak restoran dan ternyata bisa memesan makanan dan di kirim ke kamar, aku juga dapat nomer pemesannya. ''
''Siapkan air untuk saya mandi sana. ''
ucap fasha dan eka mengangguk lalu menyiapkan air untuk fasha berendam.
Eka keluar kamar mandi dan merapihkan ranjangnya lalu menyiapkan pakaian untuk fasha, eka menelphone petugas laundry untuk mengambil cucian kotor di kamar dan pihak laundry mengiyakannya dan akan tiba satu jam lagi.
''Aku minta ijin sama mas fasha jangan yah untuk hari ini, tapi gak usah lah lagian mas fasha pasti pulang malam juga kan dan gak akan ketahuan kalau aku pergi untuk keliling degan trip speed boat. ''
gumam eka sambil tersenyum dan melihat handphonenya untuk memesan satu trip untuknya.
''Kenapa kamu senyum senyum sendiri?? ''
ucap fasha yang baru keluar dari kamar mandi dan eka langsung menghampirinya memberikan setelan jas nya.
''Gak kok, cuma lagi senang ajah karena toko lagi ramai sudah dua hari. ''
jawab eka sambil duduk kembali.
''Kamu sudah menghubungi pihak laundry belum?? ''
''Udah mas dan akan datang satu jam lagi untuk mengambil pakaian kotornya. ''
ucap eka sambil menyiapkan makan di meja untuk sarapan.
__ADS_1
Fasha langsung duduk dan meminum teh hangat yang di sediakan eka sambil membuka email masuk pada handphone nya, eka langsung memakan sarapannya dan fasha pun memakan sarapan sambil memainkan handphone nya.
Setelah selesai sarapannya, fasha langsung pamit dan segera keluar dari kamar menuju lobi karena yoga sudah menunggunya.
Eka menunggu petugas laundry dan restoran untuk membawa pakaian kotor dan piring kotor, tak lama menunggu keduanya datang bersamaan dan eka memberikan keranjang kotor pada petugas nya dan troli pada petugas juga.
Eka langsung bersiap untuk perjalanan trip hari ini dan eka begitu riang hari ini karena akan keliling labuan bajo satu hari full.
Eka langsung membayar tagihan tripnya dan eka langsung di berikan catatan kecil lalu eka di bawa menuju sebuat speed boat yang ternyata bukan hanya eka sajah dan masih ada yang lain juga.
Selama speed boat nya melaju membelah laut labuan bajo, eka terus mengabadikan momet itu dan eka senang dengan suasana nya.
''Andai mamah ada disini pasti senang di ajak trip berkeliling menggunakan kapal. ''
gumam eka sambil memfoto foto pulau di hadapannya yang akan menjadi tempat pertama untuk di pijakkan.
Eka sedang bahagia dengan dunia tripnya saat ini, berbeda dengan fasha saat ini, fasha sedang kesal karena semua persiapan harus di rubah karena ijin dari pemerintah setempat.
''Saya gak mau tau yoga, bereskan semua dan acara peresmian harus besok dan jangan di lain hari, jangan hubungi saya dulu. ''
ucap kesal fasha sambil berjalan menuju keluar kantor.
''Bos mau kemana, mau saya antarkan sekalian?? ''
ucap yoga dan fasha langsung menatap tajam.
''Urus kerjaan kamu jangan mengurusi saya. ''
ucap kesal fasha dan langsung menuju hotel untuk menghampiri eka.
gumam fasha sambil masuk kedalam hotel menuju kamarnya.
Fasha membuka pintu kamar hotel dengan senyum cerah dan saat masuk kamar hotel rapi dan sepi, fasha mencari cari eka namun dia tidak ada dan fasha menghubungi nomer eka tapi tidak di angkat.
''Kemana anak itu, apa dia kabur dan pulang ke rumah karena marah. ''
ucap fasha dan langsung membuka lemari namun pakaian dan koper masih lengkap.
Fasha sabar menunggu sambil menghubungi yoga untuk datang ke hotelnya.
''Akhh..... kemana wanita itu, pergi tanpa mengabari dia fikir aku ini siapa, pergi tanpa pamit. ''
ucap kesal pasha dan terus menghubungi nomer eka namun tidak ada jawaban.
Yoga mengetuk pintu dan fasha membukanya, yoga menunduk saat fasha membuka pintunya.
''Cari istri saya sampai ketemu, dia pergi dan gak pamit ke saya, jangan pake lama. ''
ucap fasha dan yoga mengangguk lalu keluar dari kamar fasha.
''Kemana perginya nyonya, sudah tau dia gak hafal kota ini malah pergi, aku yang repot belum kelar perijinan di tambah nyonya menghilang. ''
ucap yoga sambil menuju lobi untuk menanyakan pihak hotel.
Fasha saat ini sedang sangat kesal dan terus manatap ke arah lautan di hadapannya, sedangkan eka saat ini sedang berfoto foto senang dan terus tersenyum merekah di bibirnya.
''Kata orang banyak yang bilang wanita belum di katakan cantik kalau belum trip di labuan bajo, akhhhh,.... aku cantik dong karena sudah ke labuan bajo. ''
ucap eka sambil tersenyum senang dan menikmati perjalanan menuju pulang ke hotel.
__ADS_1
''Ini apa yah namanya, enak sekali sih rasanya dan bodo amat lah yang penting ini enak dan gak penting namanya apa. ''
ucap eka sambil menyuapkan makanannya saat ini.
''Andai mas fasha gak sibuk dan aku pasti mengajaknya untuk trip deh, tapi sayang dia sibuk tapi yasudahlah tanpa dia aku bisa, lagian aku pake uang tabunganku tanpa uang mas fasha juga. ''
ucap eka sambil menatap lautan lepas yang menuju sore hari, langit pun sudah berwarna jingga dan eka senang hari ini.
Eka tidak menyadari saat dia pulang akan terkena masalah, karena fasha saat ini sedang mengamuk membanting semua barang yang ada di kamar hotel karena yoga baru mendapatkan kabar sore hari kalau eka sedang trip speed boat.
''Beraninya dia bersenang senang tanpa memberitahukan saya, pastikan dia tidak dengan laki laki dan bawa dia kehadapan saya sekarang yoga. ''
ucap fasha dengan nada marah dan tatapannya begitu tajam.
''Maaf bos speed boat yang nona gunakan sedang menuju dermaga dan kita hanya bisa menunggu, saya belum bisa dapat kabar nona dengan siapa nya tuan karena di speed boat tidak ada cctv. ''
ucap yoga dan membuat fasha langsung mencengkram bahu yoga.
''Cari tau dan saya gak perduli. ''
ucap fasha dan yoga langsung keluar ruangan.
''Akhh..... brengsek semuanya, berani beraninya dia pergi tanpa pamit, awas kalau sampai dia datang nanti. ''
ucap kesal fasha yang membantingkan barang di sekitarnya karena kesal.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.............................
__ADS_1