PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Menemui mamah.......


__ADS_3

Setelah siap dengan barang barang untuk di bawa ke rumah mamahnya, eka langsung menghampiri fasha yang sudah menunggu di depan teras dan eka langsung terpana melihat style fasha yang simple dan tanpa jas yang melekat di tubuhnya.



''Kamu bisa cepat gak sih, pegal kakiku nunggunya dari tadi. ''


ucap kesal fasha yang melihat eka malah terdiam bengong menatapnya di pintu.


Eka langsung cemberut dan masuk kedalam mobil yang sudah siap, fasha langsung masuk dan meminta supir untuk segera menuju rumah mertuanya.


''Udah jangan cemberut gitu, jelek. ''


ucap fasha dan eka semakin memanyunkan bibirnya.


''Emang saya jelek dan kenapa mas fasha mencintai saya dan bertahan. ''


ucap kesal eka dan fasha menghembuskan nafasnya.


''Itu kelebihan kamu yang membuat saya mencintai kamu, tinggal nunggu kamu yang masih belum membuka hati untuk saya. ''


''Kamu barusan lama sekali dan membuat saya kesal menunggu kamu di luar rumah, ehh.... giliran kamu udah keluar malah mematung di pintu, hayo ngaku sama saya sekarang, kamu terpana kan melihat ketampanan saya?? ayo ngaku. ''


ucap fasha sambil mencolek pipi eka yang terlihat memerah.


''Udah jangan di bahas lagi. ''


ucap kesal eka karena fasha narsis.


Dua puluh menit kemudian mobil sampai di rumah mamahnya eka dan fasha langsung mengajak eka masuk.


''Mamah sepertinya gak ada deh mas. ''


ucap eka dan fasha tetap membawa eka masuk.


''Ehh..... mba eka datang, ibu lagi ke acara arisan. ''


ucap bibi yang membuka pintu.


''Yaudah gak apa apa bibi, aku nunggu mamah datang ajah. ''


''Bibi mau buatkan minum dulu kalau gitu. ''


''Jangan bibi, biar saya yang membuat minumnya. ''


ucap eka yang menghentikan bibi karena fasha tidak sembarangan meminum minuman.


Fasha tersenyum dan langsung duduk di sofa sambil memainkan handphone nya.


Eka langsung membawa minumannya setelah selesai membuatkan jus untuk fasha.


''Mas mau rebahan atau mau duduk ajah nunggu mamah datang?? ''


ucap eka dan fasha langsung menyeringai.


''Kamu ngajakin saya meniduri kamu?? ''


ucap fasha sambil menaik turunkan alis nya.


''Ihh ngaco kamu..... ''


ucap eka sambil memukul lengan fasha.


''Habisnya kamu ngajakin rebahan, bukan salah aku lah yang menanggapinya. ''


ucap fasha dan eka langsung cemberut.


''Hubungi mamah kamu, bilang suruh pulang atau kita balik lagi. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


Fasha meminum jus yang di buatkan eka, mengecapi rasanya dan pas di lidah fasha lalu fasha melanjutkan kembali minumnya.


''Mamah lagi jalan pulang katanya. ''


ucap eka dan fasha hanya menganggguk.


Eka duduk dan fokus dengan handphone nya, fasha pun sama sibuk dengan handphone nya.


''Kalian udah lama nunggunya, maaf yah mamah habis arisan dulu dan gak tau kalian datang. ''

__ADS_1


ucap mamahnya eka saat menghampiri anak dan menantunya.


''Gak apa apa lagian kita juga salah karena gak ngabarin mamah dulu kalau mau datang. ''


ucap eka sambil mencium tangan mamahnya dan fasha pun mengikutinya.


''Kalian sudah makan?? ''


ucap mamahnya eka dan keduanya mengangguk kompak.


''Mamah ada apa nyuruh eka datang ke rumah terus, kalau mamah minta cucu, lebih baik mamah minta tuh ke menantu gantengnya mamah. ''


ucap eka langsung pada intinya dan mamahnya langsung melototkan matanya.


''Oh jadi kamu meminta suami kamu suruh nikah lagi biar punya anak, oke fiks yah kalau itu mau kamu. ''


''Bukan itu maksudnya eka mamah. ''


''Terus apa, masa iya suami kamu hamil sendiri, kamu itu yang aneh. ''


''Maksud eka, jangan hanya ke eka bicara dan nerornya, ke mas fasha juga dong. ''


ucap eka dan fasha langsung melototkaan matanya.


''Maksudnya apa, mamah curiga jangan jangan kalian berdua belum pernah melakukan hubungan selayaknya suami istri di atas ranjang yah?? ''


ucap mamah nya eka dan memnuat fasha juga eka langsung tersentak.


''Gak kok, kami seperti suami istri layaknya, kami satu kamar, satu ranjang dan satu selimbut. ''


ucap eka mengelak dan fasha langsung menyeringai dan akan membuat eka terjerat.


''Yang di katakan istrinya fasha benar mamah, tapi eka selalu menghindar kalau fasha mendekati, makanya sampe sekarang mamah belum mendapatkan kabar calon cucu mamah. ''


ucap fasha dengan senyum penuh senangnya dan berhasil membuat eka melototkan matanya.


''Ya allah eka, kamu mau di laknat malaikat karena tidak melayani suami kamu, berdosa kamu eka kalau seperti itu. ''


ucap mamahnya eka dan membuat fasha tersenyum, sedangkan eka menatap tajam pada fasha.


''Udah gini ajah, kalian baru tiga bulan menikah dan kalian belum bulan madu kan, pergilah bulan madu biar kalian bisa leluasa berdua, jangan menolak dan kalau kamu menolak yah eka, mamah akan mencarikan wanita untuk di nikahi suami kamu. ''


''Iya makanya kalau suami meminta hak nya jangan sampai menolak, kalau menolak kamu akan tau akibatnya dan kamu siap siap menjanda dan kamu harus tau eka, gak enak hidup menjada. ''


ucap mamahnya eka sambil mengelus lengan eka dan fasha langsung terdiam karena mamah mertuanya terlihat sedih.


''Maafkan eka karena membuat mamah mengingat masa lalu, eka janji akan menjadi istri penurut dan merubah semuanya. ''


ucap eka sambil menggenggam tangan mamahnya.


''Yasudah, mamah siapkan makan siang dulu yah untuk kalian. ''


''Eka bantu mamah masak yah. ''


''Gak usah karena ada bibi yang membantu, lebih baik kamu ajak suami kamu istirahat untuk membicarakan masalah bulan madu, kalian harus bicarakan dan segeralah bulan madu. ''


ucap mamahnya eka dan eka mengangguk.


''Kenapa mas fasha bilang seperti itu tadi?? ''


ucap eka saat mamahnya sudah pergi.


''Bilang apa maksud kamu?? yang jelas kalau bicara. ''


ucap fasha sambil menatap tersenyum pada eka.


'''Tau ahh pusing kalau harus debat sama suami yang pelupa. ''


ucap eka sambil beranjak menuju kamarnya lalu fasha mengikutinya.


Eka membuka jendela nya lebar lebar namun gorden transparan tetap tertutup, eka menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya.


Fasha masuk dan ikut merebahkan tubuhnya.


''Mas fasha apa kamu akan menuruti ucapan mamah untuk berbulan madu?? ''


ucap eka sambil menatap langit langit kamarnya.


''Gak tau juga, saya juga sedang banyak kerjaan di kantor dan meeting tiap hari sampe empat kali. ''

__ADS_1


jawab fasha dan eka hanya mengangguk.


''Nanti saya atur jadwal dulu, karena gak sembarangan bisa pergi juga, besok saya akan meminta jadwal ke yoga untuk mengaturnya. ''


''Berarti mas setuju dong dengan usulan mamah?? ''


''Iya, lagian saya sudah tua eka dan usia saya saat ini sudah dua puluh sembilan tahun, sudah waktunya saya memiliki anak dan itu juga untuk pewaris semua harta yang saya miliki, kamu hanya harus menyetujuinya dan semua demi kebaikan kita juga, emang kamu gak mau punya anak dengan saya?? ''


ucap fasha dan eka terdiam memikirkan semuanya.


''Bukan aku gak mau memiliki anak, setiap wanita mendambakan menjadi seorang ibu dan melahirkan anak, tapi aku masih takut mas. ''


''Takut kenapa lagi, takut saya gak bertanggung jawab dan meninggalkan kamu maksudnya. ''


''Bukan itu maksudnya, cuma aku masih takut ajah dan masih belum yakin sama kamu. ''


ucap eka dan fasha langsung duduk dan menatap wajah eka.


''Kenapa belum yakin, apa yang kamu takutkan eka, apa yang harus saya buktikan agar kamu percaya?? ''


''Beri aku waktu yah mas untuk meyakininya, kamu kan awalnya menikahi saya karena ingin membuktikan, terus sekarang tiba tiba kamu malah ingin memiliki anak dengan aku mas, itu yang membuat aku jadi belum yakin dan ragu. ''


''Oke saya akan kasih waku dan belajarlah membuka hati untuk saya eka, saya mencintai kamu. ''


ucap fasha dan eka langsung duduk lalu mengangguk tersenyum pada fasha.


Fasha terus menatap eka dan mengelus pipi eka yang begitu lembut, fasha mencium kening eka dan langsung mencium bibir eka, eka hanya diam dan tidak meresponnya, membuat fasha menghentikan ciumannya dan mengusap bibir eka yang basah karena ulahnya.


''Ini yang pertama untuk kamu yah, kaku sekali. ''


ucap fasha dan berhasil membuat eka kesal dan langsung memukul lengan fasha.


''Jahat jahat jahat..... kamu menyebalkan mas. ''


ucap eka cemberut lalu fasha langsung memeluk eka dan eka membalas pelukannya.


''Nyaman sekali di dekapan kamu mas fasha, semoga aku secepatnya membuka hati untuk kamu. ''


gumam eka dalam hatinya sambil mengeratkan pelukannya pada fasha dan fasha mencium kepala eka sambil mengelus punggung eka.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


....................................

__ADS_1


__ADS_2