
Saat ini fasha sudah berada di ruangannya dan eka sedang asik memakan siomaynya, sesekali menawarkannya pada fasha namun fasha menolaknya karena menurutnya makanan itu gak sterill.
''Kamu ini kenapa selalu berulah sih, mas udah bilang kan kalau kamu di larang keluar rumah dan kenapa malah kabur segala?? ''
ucap kesal fasha dan membuat eka menghentikan makan siomaynya.
''Aku cuma bosan ajah di rumah terus mas aku juga gak kabur, kan ke kantor kamu bukan kemana kemana lagi, kamu aneh. ''
jawab eka dan kembali memakan siomay nya lagi.
Fasha langsung terdiam dan menatap eka yang asik dengan siomay di tangannya, fasha sebenarnya kesal dengan tindakan eka namun semua sia sia karena rasa sayangnya terhadap eka mengalahkan semua kekesalannya.
''Kita makan dulu ya sayang jangan ngemil siomay terus yah. ''
ucap lembut fasha sambil menghampiri eka yang asik dengan siomaynya.
''Mas fasha belum makan siang emangnya?? ''
ucap eka dan fasha menggelengkan kepalanya.
''Ini udah lewat makan siang, ayo pesan makanan dan mas harus makan, kalau aku udah kenyang gak mau makan apapun lagi. ''
ucap eka dan fasha mengangguk.
''Mau di pesankan cemilan gak?? biar sekalian. ''
''Mau jus alpukat tanpa es ajah mas kalau cemilan aku bawa dari rumah. ''
Fasha langsung menghubungi sekertarisnya untuk membelikan makanan dan jus alpukat yang di inginkan eka.
Hanya menunggu dua puluh menit makan siang datang dan eka langsung menyiapkannya di piring, fasha langsung memakan makanannya dengan lahap karena memang perutnya sudah sangat lapar, sedangkan eka meminum jus alpukat pesanannya.
''Mas tau gak kapan mama sama ayah pulang?? ''
ucap eka dan fasha menggelengkan kepalanya sambil merapihkan bekas makannya.
''Jangan ganggu mama dan ayah, nanti juga mereka pulang dan lagian baru dua hari pergi masa harus pulang lagi. ''
ucap fasha yang langsung memperingati eka dan eka mengangguk setuju.
Eka memang memiliki sifat jahil yang membuat fasha selalu mengancam dengan sifat eka yang satu itu, fasha hanya ingin memberikan kebahagiaan untuk kedua mertuanya tanpa gangguan dari eka.
__ADS_1
''Sebentar lagi mas ada meeting, kamu gak apa apa kan menunggu di ruangan ini?? ''
ucap fasha saat setelah selesai membersihkan tangannya setelah makan.
''Gak apa apa kan aku bisa tidur di kamar kalau sedang bosan, asal kamu jangan lama ajah meetingnya. ''
jawab eka dan fasha mengiyakannya.
Jauh dari tempat eka dan fasha saat ini, mama meli dan ayah renaldi sedang menikmati liburannya di pulau dewata bali, mama meli sengaja memilih bali untuk liburannya karena merasa tersihir oleh keindahan pulau ini.
''Tumben eka gak ngerecokin aku loh. ''
ucap mama meli dan ayah renaldi mengerutkan keningnya.
''Emangnya eka selalu ganggu kamu yah?? ''
ucap ayah renaldi dan mama meli mengangguk.
''Sangat mengganggu, eka itu anak yang tomboy dan nyeleneh dengan sikap juga ucapannya tapi menantuku sepertinya menjaga dengan baik, makanya eka gak recokin liburan kita. ''
''Eka itu mirip kamu meli dan sangat mirip, cuma eka lebih cantik dari kamu dan lebih terawat. ''
''Benar sekali aldi, eka cantik mirip sama kamu sekilas wajahnya dan kulitnya memang terawat karena setiap bulan suaminya mendatangkan salon ke rumah untuk merawat eka. ''
''Kamu tau dulu eka sampai nangis kejer gak mau menikah sama fasha, padahal dulu eka sama fasha cima ke pergok ciuman ajah tapi karena memang aku menginginkan fasha jadi menantu makanya mau tidak mau eka harus menikah dengan fasha. ''
''Jahat sekali kamu sama putri kita. ''
''Ehhh.....semua demi kebaikan eka dan aku mengetahui karakte fasha dari ibu panti, fasha adalah anak panti yang sukses dengan tekadnya, fasha sudah yatim piatu sedari kecil dan di asuh sama ibu panti sampai dia bisa mandiri. ''
''Aku juga pernah mendengar sih beritanya kalau fasha anak panti yang sukses, sekarang aku bahagia karena laki laki arogan dengan sejuta pesona itu adalah menantuku. ''
Mama meli dan ayah renaldi mengobrol dengan asiknya membahas masa lalu dan sengaja mereka lakukan agar mereka berdua tidak canggung dan kembali seperti dulu walaupun terbentur usia namun mereka tidak mempermasalahkannya.
Kembali ke perusahaan fasha....
Eka saat ini sedang merenggut kesal karena melihat fasha sedang berjalan dan tersenyum sambil mengobrol dengan seorang wanita.
Eka bosan di ruangan fasha dan memilih berkeliling perusahaan untuk mengusir kebosanannya, namun eka malah menyaksikan hal yang membuatnya cemburu, kesal. dan marah.
Saat ini fasha sedang berkeliling perusahaan sambil menunjukan detail perusahaannya dan wanita yang berada dengannya adalah rekan bisnis nya yang baru sajah ikut bergabung dengan perusahaannya.
__ADS_1
Yoga tersentak saat melihat istri dari bosnya sedang menatap tajam ke arahnya saat ini dan yoga langsung menghampiri fasha lalu membisikkan sesuatu ke telinga fasha.
Fasha langsung meminta yoga melanjutkan menemani rekan bisnisnya dan fasha langsung menyusul eka yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam lift untuk naik ke lantai teratas.
''Hadeuuuh.... salah faham lagi, bisa bisa ada perang di ruanganku. ''
gerutu fasha saat menekan tombol lift untuk membawanya menuju lantai teratas.
Eka saat ini masuk kedalam ruangan pribadi fasha dan menguncinya, karena eka yakin fasha akan menyusulnya dan benar dugaannya fasha saat ini sedang menggedor pintu ruangan pribadinya.
''Sayang pliis buka pintunya, mas mau menjelaskan kesalah fahaman kamu. ''
ucap fasha sambil menggedor pintu.
''Udah jangan hiraukan aku mas, kamu lanjutkan ajah sama wanita itu dan lagian aku gak salah faham kok, karena aku tau kenapa kamu melarang aku ke kantor dan ternyata akan ada wanita cantik yang mendamping kamu dan melarang aku datang. ''
ucap teriak eka dan membuat fasha mengelus dadanya.
''Buka gak pintunya, kalau gak kamu buka mas dobrak pintunya eka, ayo cepat buka. ''
ancam fasha dan eka tetap teguh enggan membuka pintunya.
''Silahkan ajah dobrak, ini kan pintu ruangan kamu dan kamu yang rugi. ''
jawab eka acuh dan membuat fasha langsung kesal.
''Kamu emang melunjak yah sekarang dan selalu membantah semua ucapan mas, buka gak pintunya eka dan jangan menguji kesabaran mas. ''
ucap kesal fasha dengan nada tinggi dan membuat eka takut lalu membuka pintunya.
Fasha langsung masuk dan membanting pintu ruangan pribadinya saat eka membukanya, fasha langsung menghampiri eka dan menatap tajam ke arah eka.
''Kamu ini kenapa sih bersikap seperti ini eka, mau menguji kesabaran saya terus, iyaa... ?? ''
ucap kesal fasha dan eka melototkan matanya.
''Harusnya aku yang kesal dan marah sama kamu tapi kenapa ini malah kebalik coba. ''
ucap eka dengan memanyunkan bibirnya dan seketika membuat fasha langsung reda kemarahannya dan gemas melihat raut wajah eka saat ini.
....................
__ADS_1
tbc......