PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Kebahagiaan Eka


__ADS_3

Fasha sibuk dengan pekerjaannya sedangkan eka baru membuka matanya tepat pukul sebelas siang, eka membuka matanya dan melihat jam sudah menunjukan pukul sebelas siang.


''Kebiasaan kalau tidur sangat pulas seperti mayat, mas fasha sudah berangkat kerja kayanya. ''


ucap eka sambil duduk dan mengambil handphone nya.


Eka tersenyum saat melihat pesan dari suaminya.


💬 Pasti kamu belum bangun, mas pergi duluan yah sayang, kamu jangan ke toko hari ini dan gak usah mengantarkan makan siang ke kantor, hari ini mas akan sangat sibuk, rendam tubuh kamu dengan air hangat agar tubuh kamu lebih segar, tunggu suamimu pulang sayang, i love you....''


''Mas fasha manis sekali, aku gak nyangka dia lembut dan gak galak seperti dulu awal kita menikah.''


ucap eka sambil tersenyum bahagia melihat pesan dari suaminya.


Eka langsung membuka selimbutnya dan berjalan ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya, eka merendam tubuhnya dengan air hangat yang di teteskan aromatherapy.


''Lebih nyaman badannya aku sekarang, tapi kenapa ini masih perih sekali. ''


ucap eka saat setelah berendam dan membasuh tubuhnya.


Eka segera memakai pakaiannya dan merapihkan ranjangnya, eka tertegun saat melihat bercak merah di ranjangnya yang sudah mengering.


Eka tersenyum mengingat kejadian hangat semalam dengan fasha, eka langsung menelphone kepala pelayan untuk menggantikan seprei kamar satu set.


''Permisi nyonya, saya yang bertugas mengganti seprei nya. ''


ucap seorang pelayan saat eka membuka pintu.


''Silahkan ganti dan langsung cuci yah, saya mau ke lantai satu. ''


jawab eka dan pelayan langsung mengangguk patuh.


Eka langsung menuju meja makan dan kepala pelayan langsung sigap melayani eka dan menu makan nya adalah makan siang karena waktu sudah menunjukan siang hari.


''Bibi, suami saya berangkat ke kantor jam berapa?? ''


ucap eka saat pelayan selesai menata makanannya.


''Sekitar pukul delapan pagi nyonya. ''


jawab kepala pelayan dan eka hanya mengangguk tersenyum.


Eka langsung menikmati sarapan sekaligus makan siangnya dengan tenang dan hati yang bahagia, dia memikirkan suaminya yang menjadi lebih baik dan lembut.


Saat eka sedang menikmati makannya, handphone berdering dan ternyata fasha melakukan panggilan vidio, eka langsung mengangkatnya dan menyenderkan handphone nya di gelas yang ada di hadapannya.


Dalam panggilan vidio telphone saat ini......


''Hay sayang....... ''


ucap fasha dengan senyum bahagianya dan mengerutkan keningnya saat eka menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


''Hay juga mas fasha..... ''


jawab eka di balik tangannya.


''Kok di tutupin wajahnya, awas tangannya menghalangi saya memandang kamu. ''

__ADS_1


protes fasha dan eka akhirnya melepaskan tangannya.


''Nah kan gini enak di pandang, kamu lagi apa sayang sudah makan?? ''


''Ini lagi makan, mas fasha sudah makan siang?? ''


''Oh kamu lagi makan yah, mas lagi nunggu yoga sedang membelikan makan siang. ''


''Kenapa gak aku ajah yang anterin makanan kesitu jadi mas fasha gak nunggu. ''


ucap eka sambil menyuapkan makanannya dan fasha tersenyum.


''Gak usah sayang, kamu kan masih sakit juga dan nanti kamu tersiksa kalau jalan kesininya, hari ini biar yoga yang siapkan makan siang. ''


''Mas fasha aneh sekali, emang aku ini sakit parah sampai kesakitan jalan kesitu. ''


''Bukan gitu, mas gak mau membuat kamu jadi gak nyaman saat berjalan, istirahat ajah untuk hari ini dan mas kasih ampunan buat kamu yah hanya untuk hari ini sajah. ''


ucap fasha dengan nada menggoda membuat eka langsung kesal.


''Pengampunan apaan, emangnya aku berbuat salah fatal yah ke kamu. ''


''Udah jangan bahas yang lain lagi, masih sakit gak itunya sayang?? ''


ucap fasha dengan senyum nya yang membuat eka meleleh melihatnya.


''Udah mendingan mas fasha, kenapa nanya seperti itu segala?? ''


jawab eka dengan polosnya.


''Hahahaaa..... nanti malam siap siap lima ronde. ''


''Bisa gak kalau bicara itu di saring dan jangan mesum gitu, malu tau. ''


ucap eka dengan nada kesal dan cemberut.


''Salah dari mananya coba, kamu itu istriku dan mas bicara kenyataan, ngapain malu dan pokonya persiapkan nanti malam, jangan kemana kemana istirahat yah dan tunggu suamimu pulang, udah dulu yah yoga sudah datang dengan makanannya, selamat makan istriku tersayang..... ''


''Mas fasha juga selamat makan, daaah.... ''


jawab eka dan panggilan pun berakhir.


Eka melanjutkan makannya dengan senyum senyum kebahagiaan yang sangat jelas terlihat, kepala pelayan hanya tersenyum tipis melihat majikannya yang sedang terlihat bahagia.


Di kantor fasha saat ini....


Fasha langsung memakan makanannya saat yoga menatanya di meja, yoga pamit keluar ruangan dan fasha mengiyakannya.


''Awas ajah aku bakalan gempur dia tiap malam gak ada ampun. ''


ucap fasha di sela sela makannya dan tertawa senang.


Hari ini di kantor begitu terheran heran dengan sikap fasha yang berubah sangat drastis, sapaan karyawan di jawab walaupun dengan mengangguk dan tersenyum, namun membuat semua karyawan menjadi senang karena bos nya sudah berubah.


Fasha langsung mengerjakan kerjaannya kembali setelah menyelesaikan makannya, dia konsentrasi dalam kerjaannya agar cepat selesai dan segera pulang untuk bertemu eka.


''Maaf bos tiga puluh menit lagi ada meeting dan semua sudah menunggu di ruang meeting, materi sudah saya siapkan semua tinggal menunggu bos datang. ''

__ADS_1


ucap yoga saat masuk kedalam ruangan fasha dan fasha langsung mempersiapkan dirinya untuk menuju ruang meeting.


Di rumah saat ini.....


Eka sedang membuat makanan untuk cemilannya nanti dengan fasha, pelayan hanya membantu mencetak dan semua adonan di siapkan oleh eka.


''Nyonya hebat sekali bisa membuat makanan dengan berbagai macam variant, apa nyonya dulunya ikut kursus atau bagaimana?? ''


ucap pelayan yang membantu eka.


''Saya belajar sendiri bibi dan di bantu oleh mamah juga sih, lagian dulu saya sekolah jurusan tata boga jadi yah sedikit mengerti tentang makanan. ''


jawab eka dengan senyumnya dan membuat pelayan nyaman karena eka tipe majikan yang baik dan ramah.


''Dulu saat tuan belum menikah, dia sering membawa makanan dan kita selalu menyajikannya kalau tuan bekerja terus kami juga suka di kasih makanannya, rasanya sama persis dengan yang nyonya buat sekarang loh. ''


''Masa sih bibi, tapi mas fasha gak pernah ngasih tau saya yah, terus kenapa sekarang gak pernah membawa cemilannya saat saya sudah ada?? ''


''Mungkin karena nyonya juga bisa membuat makanan nya yang gak kalah enak dengan makanan yang suka di beli oleh tuan, makanya tuan gak pernah membawanya dan mungkin begitu kan. ''


''Mungkin juga sih bibi, lagian kan sayang juga uangnya kalau harus membeli, sedangkan saya bisa membuatnya bahkan bisa lebih enak dari makanan yang biasa suami saya beli. ''


ucap eka dan pelayan itu mengangguk.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.

__ADS_1


.


...........................


__ADS_2