PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
S2 - Rindu......


__ADS_3

Eka masuk kedalam kamar dan mengangkat panggilan telphone dari suaminya.


Dalam panggilan telphone saat ini....


''Hai sayang..... kamu lagi apa?? ''


''Hai juga mas, aku lagi pusing tau mas. ''


''Pusing kenapa coba?? ''


''Itu mama dan ayah mas, mereka berantem terus dan kapan akurnya. ''


''Namanya juga orang tua kan sama sama keras kepala, jalan satu satunya yah membiarkannya ajah sayang, kamu jangan bicara sembarangan yah ke mama. ''


''Siapa juga yang bicara sembarangan, mama tuh bicara nya suka ngasal bukan aku. ''


''Kamu udah makan malam belum?? ''


''Udah baru ajah selesai, mas fasha udah makan malam belum disitu?? ''


''Kamu ngaco, mas lagi sarapan sekarang. ''


''Oh iya lupa, kan lebih cepat di sini dari pada disitu yah perbedaan waktunya. ''


''Yasudah kamu istirahat dan jangan keluar rumah dulu, lusa mas pulang ke tanah air. ''


''Siap suamiku, pokonya cepat pulang yah karena aku rindu kamu mas. ''


''Mas juga rindu kamu, yaudah mas mau siap siap ke kantor dan kamu tidur yah. ''


''Tunggu dulu mas.... ''


''Apa lagi sayang, kamu harus istirahat loh ini sudah malam kan di situ. ''


''Cuma mau bilang, aku gak untuk kamu untuk sempurna mas fasha, karena akulah yang akan melengkapi ketidak sempurnaanmu, aku gak butuh kamu yang kaya karena aku ingin harta kita cari bersama, tapi.... aku butuh kamu yang tau caranya menjaga mata, karena aku bukan wanita yang tahan akan luka. ''


''Kamu ini melankolis sangat, makasih sayang dan mas akan jaga mata juga hati untuk kamu, i love you... ''


''I love you soumuch..... ''


Panggilan berakhir.....


Eka langsung membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya dengan piyama tidurnya, eka saat ini sedang menatap langit langit kamarnya.


Tak butuh lama eka terlelap dengan pulas nya hingga pagi menjelang.


Eka mengerjapkan matanya dan langsung terjaga sambil mentap jam di dinding kamarnya.


''Udah pagi ajah dan gak kerasa juga. ''


gumam eka sambil beranjak dan segera menuju kamar mandi karena perutnya kembali bergejolak.


''Gini amat sih hamil, semester kedua malah bikin kesusahan sekali. ''

__ADS_1


ucap eka sambil membasuh wajah dan mulutnya.


Eka terdiam dan tiba tiba menangis karena merasakan dadanya sesak.


''Ini yang namanya rindu, bikin sakit yaah dan sedih banget. '' gumam eka sambil melanjutkan ritual mandinya.


Setelah selesai mandinya eka langsung keluar dari kamarnya untuk sarapan pagi dan ternyata mamanya sedang menyajikan makanan untuk sarapan.


''Mama buat bubur ayam buat sarapannya, jangan makan roti terus kalau sarapan yah. ''


ucap mamanya eka saat eka duduk dan meminum susu yang di siapkan mamanya.


''Ayah mana?? kok belum terlihat. ''


ucap eka saat tidak melihat ayahnya.


''Ayah kamu tadi pergi pagi pagi banget, mau ngurusin anak kesayangannya. ''


jawab mama meli sambil menyiapkan buburnya untuk eka.


''Oh... aku kira kemana, mama nanti acara empat bulanannya nunggu mas fasha pulang yah, katanya lusa pulang. ''


''Iya.... lagian mama gak berani bawa kamu keluar rumah kalau gak ada fasha juga, mama ngeri sama kelakuan anak nya ayah kamu. ''


''Itu hasil dari anak yang selalu di manja mama, kalau eka kan terbiasa mandiri dan hasilnya kan eka selalu berfikir sebelum berbicara, apa baik apa engganya. ''


''Iya sih, gak salah didikan mama kan ke kamu. ''


''Uhhh.... bangga nya mama aku. ''


''Beneran fasha pulang lusa?? ''


''Benerlah, semalam dia nelphone kasih tau eka langsung. ''


Acara sarapan pun selesai dan eka memilih menuju halaman belakang untuk melihat bunga bunga yang sedang di urus oleh tukang kebun, karena sekarang eka malas untuk merawat bunganya dan alasannya adalah jiji melihat cacing yang tak sengaja eka pegang saat merawat bunganya.


''Lahan segini gedenya bukannya di manfaatin dengan benar, malah bikin kurungan burung gitu dan coba nanam tanaman yang berbuah jangan berbunga kan gak bisa di nikmati. ''


ucap mama meli dan membuat eka terdiam lalu mencerna ucapan mamanya.


''Boleh juga ide dari mama, beli pohon cangkokan ajah yah biar bisa berbuah walaupun di tanam nya di pot. ''


ucap eka dan membuat mamanya eka mengangguk.


''Nanti ajah pulang suami kamu kita bicarakan, ingat jangan keluar rumah yah untuk saat ini. ''


ucap mamanya eka mengingatkan eka yang selalu bertindak semaunya.


''Iya mama, eka juga ngerti dan gak akan mementingkan kemauan eka sendiri karena saat ini ada nyawa yang harus eka utamakan. ''


ucap eka dan membuat mamanya bangga.


Mamanya eka memilih untuk masuk kedalam rumah dan membiarkan eka di halaman belakang dengan kesenangannya.

__ADS_1


Di rumah raina saat ini....


Tuan renaldi masuk kedalam rumah dan langsung menanyakan keberadaan raina, ternyata raina masih tidur.


''Maaf tuan, semalam nona raina pulang subuh makanya pagi ini masih tertidur pulas. ''


ucap pelayan dan membuat tuan renaldi terdiam.


''Kamu ikut saya ke kamar raina sebagai saksi dan kamu ceritakan nanti kalau raina sudah bangun. ''


ucap tuan renaldi dan pelayan langsung mengikutinya.


''Kamu masuk kedalam dan ambil rambut raina satu helai sajah, saya gak berani masuk takut anak itu telanjang dan kamu masuk sana malah diam terus. ''


ucap tuan renaldi dan pelayan nya malah diam.


''Tapi tuan saya gak berani. ''


tolak pelayan dan membuat tuan renaldi menghembuskan nafasnya.


''Ayo ikut masuk dan lihat saya sedang mengambil rambut raina, nanti kamu laporkan ke raina. ''


ucap kesal tuan renaldi sambil menghampiri raina dan langsung mengambil rambut raina.


Tuan renaldi langsung memasukan dua helai rambut raina kedalam plastik untuk di bawanya menuju laboratorium.


Tuan renaldi langsung pamit dan segera menuju klinik yang sudah di daftarkannya untuk melakukan tes DNA dan hanya butuh waktu dua puluh menit tuan renaldi sampai dan langsung mendaftarkan sample nya.


''Setelah hasilnya keluar tolong kirimkan ke alamat yang saya tulis ini yah dan biaya nya sudah saya transfer kan barusan. ''


ucap tuan renaldi sambil menuliskan alamat rumahnya raina dan di angguki oleh petugasnya.


Tuan renaldi langsung menuju restorannya untuk mengambil beberapa makanan yang eka pesan saat tadi di jalan dan dengan senang hati tuan renaldi mengabulkan permintaan eka.


''Hanya eka wanita yang minta makanan saat ayahnya menawarkannya hadiah, sungguh anak yang begitu membanggakan dan tak angkuh dengan statusnya saat ini. ''


ucap tuan renaldi sambil tersenyum menjalankan mobilnya.


Di kediaman mewah eka saat ini....


''Eka kamu mau di masakkan makan siang apa?? biar gak puyeng koki menyiapkan makanannya. ''


ucap mama meli saat menghampiri eka yang sedang menata bunga di ruang keluarga.


''Gak usah masak, eka udah minta ayah bawakan makan siang dari restorannya. ''


ucap polos eka dan membuat mamanya kesal.


''Kamu minta makanan ke ayah kamu?? di rumah ini ada koki handal yang bisa memasakkan kamu makanan sesuai keinginan kamu, kenapa minta ayah kamu sih eka?? ''


''Ishhh.... mama rusuh, ayah tadi nawarin hadiah dan eka minta makanan yang kemarin di pesan ajah, lagian eka kan hanya membuat ayah senang loh, mama pliis jangan membuat ayah tersinggung dan kita buktikan ucapan ayah, bukan eka egois tapi pliis mama buka hati mama untuk ayah, eka mau mama bahagia dengan laki laki yang mama cintai dan kalian saling mencintai, udah cuma itu mau eka saat ini. ''


ucap eka dan membuat mamanya terdiam.

__ADS_1


TBC.....


__ADS_2