PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
S2 - Kegelisahan......


__ADS_3

Fasha langsung pamit setelah penjelasan mama mertuanya di mengerti, sepanjang perjalanan dia hanya memikirkan alasana kenapa gak mengangkat panggilan vidio dari eka karena saat menghubungi balik nomer eka sudah tidak aktif.


''Akan ada perang saat aku sampai rumah nanti. ''


gumam fasha saat berkali kali menelphone nomer eka tidak aktif.


''Bos..... sepertinya anaknya tuan renaldi datang ke kantor tadi saat kita di rumah mama mertua bos. ''


ucap yoga saat tadi membaca pesan dari sekertarisnya memberitahukan ada tamu untuk fasha.


''Mau apa wanita ganjen itu ke perusahaan, apa ayah nya yang meminta buat aku menanam saham lagi di perusahaannya. ''


jawab fasha dan yoga menggelengkan kepalanya.


''Saya juga gak tau bos motif nya apa?? ''


ucap yoga dan fasha hanya diam tanpa menjawab.


Beberapa menit setelah keluar dari jebakan macet, mobil akhirnya sampai di kediaman mewah fasha, fasha turun dari mobil dan yoga langsung kembali menuju perusahaan.


Fasha berjalan masuk dan langsung menuju kamarnya karena kepala pelayan memberitahukan kalau eka belum keluar dari kamarnya.


''Hai sayang..... ''


ucap sapa fasha dengan senyumnya saat membuka pintu kamar dan melihat eka sedang duduk di depan meja rias.


''Mas mau langsung mandi?? mau aku siapkan airnya sekarang soalnya. ''


jawab eka dengan nada yang dingin dan membuat fasha menghela nafasnya.


''Siapkan airnya dan mas mau mandi langsung. ''


jawab fasha dan eka langsung menuju kamarnya.


Fasha mendesah dan mencari kata kata yang di ucapkannya agar tidak salah bicara, akan sangat berabe kalau fasha salah mengucapkan satu kata.


Fasha langsung membuka pakaian semua nya saat eka keluar dari kamar mandi dan fasha langsung masuk kedalam kamar mandi dengan tubuh telanjangnya.


''Kebiasaan sekali dia ini membuka pakaian semuanya dan tanpa rasa malu. ''


ucap kesal eka sambil memunguti satu persatu pakaian fasha yang berserakan di lantai kamarnya.


Eka langsung menyiapkan pakaian santai untuk fasha saat setelah menyimpan pakaian kotor di keranjang, eka menunggu di sofa karena ingin menanyakan kenapa fasha tidak mengangkat telphone dari nya.


''Loh... mas kira kamu gak nungguin. ''


ucap fasha saat keluar dari kamar mandi dan melihat eka sedang duduk memainkan handphone nya.

__ADS_1


''Mau nungguin atau engga harusnya mandi mas fasha jangan lama dong, mandi kaya putri ajah sampe satu jam tau. ''


kesal eka dan membuat fasha mengerutkan keningnya.


''Kok kamu yang protes kan emang seperti biasa kalau aku mandi akan banyak ritualnya dan pasti membutuhkan waktu lama, kalau mau mandi bareng kenapa gak masuk ajah coba, dengan senang hati mas akan memandikan kamu. ''


ucap fasha sambil tersenyum dan memakai satu persatu pakaiannya.


''Itu maunya kamu dasar suami mesum, lagian kalau aku keluar pasti nanti lupa mau nanyain ke kamunya. ''


ucap eka dan fasha langsung menghampiri duduk di samping eka.


''Mau nanya apa emangnya dan kalau mas mesum ke kamu itu gak akan dosa tau. ''


ucap fasha sambil mencium kening eka dan tersenyum ke eka walaupun wajah eka saat ini terlihat jutek.


''Tadi aku telphone ke nomer kamu berkali kali tapi gak di jawab dan aku telphone ke kantor, kata sekertaris kamu ternyata kamu dan yoga sedang keluar kantor, masa keluar kantor lama banget dan biasanya selalu mengangkat telphone atau memberikan pesan ke aku kan kasih tau kalau kamu sedang sibuk, ini malah nyuekin aku. ''


kesal eka sambil memalingkan wajahnya karena fasha malah tersenyum kepadanya.


''Mulai posesif sekali istriku ini, dengarkan yah sayang baik baik, mas ada kepentingan di luar kantor dengan di dampingi yoga, handphone pasti mode diam dan mas gak sempat buka handphone loh, tapi mas langsung telphone balik tapi gak aktif nomer kamunya. ''


ucap fasha dan eka hanya diam.


''Emangnya ada apa hubungi mas segala, biasanya cuek cuek ajah kamu kan?? ''


''Aku mau nunjukin sarang bunga nya udah jadi loh mas fasha, ayo kita lihat dan bunga bunga koleksinya juga banyak sekarang. ''


semangat eka menjelaskan nya dan membuat fasha tersenyum sambil mengikuti eka yang menarik tangannya menuju halaman belakang.


''Taraaaa...... bagus kan?? ''


ucap eka saat sampai di halaman belakang dan membuat fasha tersentak.


''Kenapa jadi mirip sarang burung kalau gini maa. ''


ucap fasha dan membuat eka cemberut.


''Jahat nya kamu ini mas, emang mas fasha belum pernah ke sebuah pertanian?? dan semua nya di lindungi jaring kaya gini biar gak ada burung yang masuk dan angin yang membuat kelopak bunga berjatuhan. ''


''Mana mas tau, ngapain juga ke tempat pertanian dan lebih baik ke kantor kerja dan menghasilkan uang. ''


''Ihh... menyebalkan. ''


''Selalu salah......''


ucap fasha sambil berjalan ke dalam rumah karena eka masuk kedalam rumah.

__ADS_1


''Bibi siapkan makan sekarang ajah, saya belum makan siang soalnya. ''


ucap fasha saat menghampiri kepala pelayan.


''Baik tuan akan saya siapkan. ''


jawab kepala pelayan dan fasha mengangguk.


Fasha langsung menuju ruangan kerjanya dan membiarkan eka yang sedang merajuk, karena akan sangat membuat kesal kalau fasha mengejarnya jadi fasha membiarkannya.


Di kediaman tuan renaldi.....


Raina langsung menuju ruang kerja tuan renaldi dengan wajah kesal.


''Kenapa sih perusahaan fasha bisa menarik sahamnya di perusahaan papa?? ''


ucap raina dengan nada kesal dan tuan renaldi hanya melirik sekilas dan kembali melanjutkan pekerjaannya.


''Kamu punya sopan santun kan raina, ketuk pintu baru masuk setelah orang di dalam ruangan memberikan ijin masuk. ''


ucap tuan renaldi dan pandangannya tetap ke berkas di hadapannya.


''Sejak kapan papa mengajarkan aku sopan santun, papa harusnya ngaca sama diri papa sendiri, udah ketauan selingkuh dan mama tetap ajah menerima papa, papa yang gak punya sopan santun. ''


''Jaga ucapan kamu raina, tanya yang benar ke mama kamu ada masalahnya jangan asal berbicara, sudah untung papa mau kembali lagi, sana keluar jangan ganggu kerjaan papa. ''


Raina langsung keluar ruangan dan membanting pintu ruangan kerja tuan renaldi.


''Ada sih sayang?? kamu marah marah ajah kerjaannya dari kemarin. ''


ucap mama nya raina saat melihat putrinya keluar dari ruang kerja suaminya.


''Papa menyebalkan sekali mama, masa raina di bilang gak punya sopan santun, harusnya papa ngaca sendiri dengan kelakuannya dulu. ''


jawab kesal raina dan membuat mamanya terdiam.


''Kamu udah dewasa raina, sudah sewajarnya papa marah sama kamu karena sikap kamu, walau bagaimana pun kelakuan papa kamu, dia tetap papa kandung kamu raina dan gak pantas kamu bersikap seperti itu. ''


''Mama ko jadi membela papa sih, oh.... raina tau sekarang, mama takut yah kalau papa kembali ke selingkuhannya. ''


''Mama bukan takut raina, mama hanya sadar ajah karena selama ini papa kamu hanya mencintai wanita selingkuhannya itu, dia mau kembali juga karena ancaman almarhum kakek kamu, mama memiliki raganya tapi hati dan fikirannya ada di wanita itu, ayolah raina kamu harus rubah sikap kamu jangan membuat papa kamu murka. ''


raina langsung pergi tanpa menjawab ucapan mamanya dan membuat mamanya hanya diam.


''Kamu harus tau raina, mama yang dulu merebut papa kamu dari kekasihnya dan menjebak dia agar mau menikahi mama, semoga kamu mengerti raina karena mama gak mau kehilangan papa kamu. ''


gumam mamanya raina saat raina menuju kamarnya.

__ADS_1


TBC.......


__ADS_2