
Fasha dan eka memutuskan untuk pulang dan tidak menginap di rumah mamahnya eka, setelah sampai di rumah fasha memilih menuju kolam renang dan berenang.
''Mau kemana kamu?? ''
ucap fasha saat eka malah masuk dan tidak ikut ke belakang rumah menemaninya berenang sore.
''Mau menyiapkan cemilan dan minuman, lagian aku lagi malas berenang mas fasha. ''
jawab eka dan fasha mengangguk.
''Yasudah sana siapkan cemilan dan jus jeruk yah, aku akan ke belakang dan langsung berenang. ''
ucap fasha dan eka langsung mengangguk menuju dapur sedangkan fasha langsung menuju kolam renang.
Eka membuat jeruk peras sambil menunggu cemilannya sedang di panggang dan sepuluh menit kemudian semua selesai, eka langsung membawa menuju rumah belakang dimana fasha sedang berenang.
''Suka sekali sih dia pamerkan tubuh kekar dan perut kotak kotaknya. ''
gumam eka saat melihat fasha sedang berenang bebas.
Fasha menepi setelah melihat eka menghampirinya dan nematap eka yang sedang menyimpan makanan juga minumannya di tepi kolam renang.
''Ngapain sih lihatin akunya segitu banget mas. "
ucap eka salah tingkah yang melihat fasha menatap ke arahnya.
''Kamu kenapa gak jujur kalau terpesona melihat suamimu ini, pake pura pura segala. ''
ucap fasha sambil naik ke tepi kolam renang dan duduk sambil menerima gelas berisi es jeruk.
''Kamu terlalu narsis mas, lagian siapa yang gak terpesona melihat tubuh kekar kamu itu. ''
''Hahahaha...... ''
fasha tertawa tawa mendengar eka mengakuinya.
Fasha terdiam setelah memberikan gelasnya pada eka dan menatap ke arah depannya, eka hanya bisa diam dan tidak berbicara.
''Persiapkan diri kamu untuk nanti malam eka, sudah waktunya kamu melayaniku. ''
ucap fasha dengan nada serius tanpa melirik ke arah eka dan tetap menatap lurus.
''Melayani apa maksudnya, setiap hari aku selalu melayani kamu kan mas. ''
''Aku tau itu, tapi kamu harus melayani aku di ranjang dan sudah waktunya kamu pasrah. ''
''Gak mau yah, udah ahh lanjutkan berenangnya dan aku mau masuk dan mandi. ''
ucap eka sambil beranjak dan fasha hanya menyeringai menatap kepergian eka.
''Lihat ajah nanti dan rasakan sendiri istriku, sudah ketahuan masih ajah ngeles. ''
ucap fasha dan kembali melanjutkan berenangnya.
Eka saat ini di kamar sedang memegang dadanya yang terasa sesak karena tadi fasha meminta bersiap untuk melayaninya.
''Aku belum siap melepas keperawananku, aku takut sekali dengan mas fasha, itunya kan bikin aku merinding. ''
ucap eka sambil bergedik ngeri karena setiap hari melihat senjata milik fasha walaupun tidak tegak tapi tetap ngeri.
''Lagi kuncup ajah sebesar itu apalagi kalau mekar, bisa mati berdiri aku dan gak bisa jalan kayanya. ''
ucap eka sambil memukul kepalanya yang membayangkan hal aneh aneh di kepalanya.
__ADS_1
Eka langsung menyiapkan makan malam setelah selesai mandi dan eka menunggu fasha yang sedang mandi di kamar, eka hanya menyiapkan pakaian dan menunggu fasha di ruang keluarga
''Ayo kita makan malam, perutku sudah sangat lapar sekali. ''
ucap fasha saat menghampiri eka yang duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.
Eka langsung mengikuti fasha menuju meja makan dan menyiapkan makanan untuk fasha makan, mereka berdua makan dengan fikirannya masing masing, setelah selesai makan fasha langsung menuju ruang kerja nya dan eka memilih untuk istirahat karena tubuhnya memang sedang letih dan ingin istirahat.
Eka tertidur lelap dan sangat pulas saat fasha masuk ke kamarnya dan fasha mengerutkan keningnya saat menatap eka yang sudah tertidur padahal masih pukul sepuluh malam.
Setelah selesai berganti pakaian, fasha ikut merebahkan tubuhnya dan terlelap dengan memeluk tubuh eka.
Pagi hari menjelang.....
Eka bangun terlebih dahulu dan langsung menuju kamar mandi untuk bersiap, eka kaget melihat fasha masih terlelap dan tidak biasanya.
''Tumben mas fasha gak jogging, biasanya kan pagi pagi buta sudah bangun dan jogging. ''
ucap eka sambil merapihkan make up di wajahnya dan menunggu fasha membuka matanya.
''Jam berapa sekarang?? ''
ucap fasha yang baru membuka matanya namun masih di dalam selimbutnya.
''Jam tujuh tiga puluh, mas fasha lagi sakit?? ''
jawab eka dan membuat fasha langsung duduk dan bersandar.
Eka menghampiri dan memberikan air minum untuk fasha dan duduk di sisi ranjang fasha.
''Aku gak sakit, kenapa nanya seperti itu?? ''
''Gak apa apa mas, aku heran kenapa pagi ini gak jogging dan biasanya pagi pagi buta sudah jogging. ''
''Siapkan air untuk mandi dan aku malas menjawab pertanyaan kamu. ''
Seperti biasa dengan tidak tau malunya fasha membuka celana pendeknya dan dengan cueknya masuk ke dalam bak rendam dan eka hanya bisa mengelus dadanya.
''Reaksinya sungguh aneh sekali, padahal udah sering melihat tubuh polosku tanpa pakaian, dasar wanita aneh dan munafik sekali. ''
gumam fasha sambil merilexs kan tubuhnya yang nyaman di dalam bak rendam.
Setelah mandi selesai dan berpakaian rapi fasha dan eka langsung sarapan dan setelahnya langsung pergi dengan kendaraan masing masing, pagi ini eka senang karena tiak ada derama pertengkaran dengan fasha.
Di perusahaan fasha langsung mengerjakan pekerjaannya dan yoga pun dengan setia menemani dengan setumpuk berkasnya juga.
''Bos ada peresmian hotel baru milik perusahaan kita LABUAN BAJO NUSA TENGGARA TIMUR, bos akan hadir atau mau di wakilkan?? ''
ucap yoga dan fasha menghentikan pekerjaannya.
''Kamu urus kebutuhan saya dan istri saya di sana, saya akan mengajak dia kesana sekalian bulan madu dan menghadiri peresmiannya, kamu datang dan bawa istri kamu yoga. ''
jawab fasha dengan senyumnya.
''Baik bos saya akan siapkan sekarang. ''
''Loh kok sekarang, memangnya acaranya kapan?? ''
''Acara nya tiga hari lagi bos dan besok kita harus berangkat karena gak mungkin kalau mendadak juga bos, saya kan harus siapkan semuanya agar nyaman. ''
''Cepat juga yah besok, yasudah persiapkan semuanya yoga dan saya akan memberi kabar ke istri saya nanti saat dia datang untuk antarkan makan siang. ''
''Siap bos dan saya akan siapkan sekarang. ''
jawab yoga sambil keluar dari ruangan fasha dan menuju ruangannya untuk mengurus semuanya.
Fasha tersenyum dan telah merencanakan sesuatu untuk dia dan eka nanti.
__ADS_1
''Aku akan membuatmu takluk dan lihatlah nanti. ''
gumam fasha sambil melanjutkan pekerjaannya.
Jam makan siang tiba dan seperti biasa eka datang membawa makanan dan menyiapkan untuk fasha.
''Kenapa kamu hanya minum jus, sudah makan memangnya?? ''
ucap fasha saat duduk di sofa untuk makan.
''Aku masih kenyang mas, di toko banyak membuat stok dan aku menyicipinya semua, jadinya kenyang deh. ''
jawab eka dan fasha langsung memakan makannya.
''Kamu besok sampai seminggu kedepan harus mengosongkan jadwal ke toko. ''
ucap fasha setelah selesai makan lalu mencuci tangan dan duduk kembali.
''Ada apa emangnya mas?? minta aku libur satu minggu segala. ''
jawab eka dan fasha tersenyum membuat eka mengerutkan keningnya.
''Saya ada pekerjaan ke LABUAN BAJO dan saya akan mengajak kamu sekalian kita merencanakan bulan madu kesana. ''
ucap fasha dan eka melototkan matanya.
''Bisa gak aku gak ikut mas, kan kamu kesana ada pekerjaan masa iya aku ikut dan nanti ganggu. ''
''Siapa kamu ngatur ngatur saya. ''
ucap fasha dengan nada yang terdengar kesal dan membuat eka menelan ludahnya kasar dan langsung menghampiri fasha yang terlihat menahan emosi.
''Baik baik, aku ikut mas dan menuruti kamu. ''
ucap eka dan fasha langsung tersenyum dan mengusap kepala eka.
''Nah kan enak terdengarnya juga, gitu dong nurut yah dan jangan membantah ajah. ''
ucap fasha dan eka mengangguk.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
............................
__ADS_1