PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan

PERNIKAHAN YaNg TiDaK Di Inginkan
Permintaan Fasha


__ADS_3

Eka tertidur pulas setelah meminum obat sedangkan fasha langsung menuju ruang kerja karena yoga mengirimkan berkas pekerjaan di emailnya.


Hingga tepat pukul tujuh malam eka baru membuka matanya dan menatap sekeliling kamarnya sangat gelap.


''Mas fasha kemana yah, lampu kamar masih gelap sekali entah kemana dia. ''


gumam eka saat membuka matanya dan mencari stop kontak untuk menyalakan lampu.


''Waduh udah jam tujuh lagi, pantesan perut aku lapar sekali. ''


ucap eka yang tersentak saat melihat jam di dindingnya sudah masuk jam tujuh malam.


Eka langsung membersihkan tubuhnya dan segera menuju lantai satu untuk mencari keberadaan fasha.


''Bibi lihat suami saya gak kemana?? ''


ucap eka saat kepala pelayan menyapanya.


''Tuan ada di ruang kerja dengan pak yoga nyonya, mau saya siapkan makan malam?? ''


jawab kepala pelayan dan eka menggelengkan kepalanya.


''Buatkan saya susu hangat yah bibi tapi mau rasa strawberry. ''


ucap eka dan kepala pelayan mengangguk.


Eka langsung menuju ruang keluarga dan menonton televisi sambil menunggu suaminya yang masih di dalam ruang kerja.


''Ini nona susu hangat rasa strawberry nya. ''


''Terimakasih bibi dan siapkan dulu ajah yah makan malamnya. ''


ucap eka dan kepala pelayan pun langsung mengiyakannya. .


Eka sedang asik meminum susu sambil menonton televisi, eka gak menyadari kalau fasha ada di belakang sambil menatap eka yang sedang fokus dengan televisi.


''Serius sekali menontonnya. ''


ucap fasha membuyarkan lamunan eka.


''Bukan serius tapi menghayati tau, mas fasha mau mandi dulu atau mau makan malam langsung?? ''


ucap eka dan fasha langsung duduk lalu merebut gelas yang ada di tangan eka.


''Mau minum susu kamu dulu baru makan malam dan mandinya nanti ajah. ''


ucap fasha dengan nada mesumnya dan eka langsung memukul lengan fasha.


''Kenapa mukul?? ''


''Habisnya mas fasha mesum sekali. ''


''Bukan mesum emang aku minum susu milik kamu kan, mesum dari mananya dan fikiran kamu yang mesum kemana ajah memikirkannya. ''


''Udah ahh malas debat dengan mas fasha, ayo kita makan sekarang mas, karena perut aku sangat lapar. ''


ucap eka dan fasha langsung mengikuti eka menuju meja makan dan ternyata kepala pelayan sedang menata makanannya.


Eka dan fasha langsung makan dan mereka berdua begitu lahap makannya, kepala pelayan dan pelayan lainnya setia menunggu kedua majikannya selesai makan.


Setelah selesai makan fasha langsung menuju kamarnya dan eka pun mengikutinya, pelayan langsung merapihkan meja makannya.


''Siapkan piyama tidur sajah, saya yang akan menyiapkan air sekalian mandi. ''


ucap fasha saat eka menghampirinya.


Setelah fasha masuk kedalam kamar mandi, eka langsung menyiapkan pakaian tidur fasha dan eka pun langsung mengganti pakaiannya.

__ADS_1


Lima belas menit kemudian fasha selesai mandi dan menghampiri eka yang sedang memegang piyama tidurnya.


''Maaf kelupaan malah di pegang terus pakaian kamunya, ini pakai pakaiannya. ''


ucap eka saat fasha menghampirinya.


''Kamu ini melamun terus sih dari tadi, apa hantu labuan bajo ikut dengan kamu??


ucap fasha sambil memakai pakaiannya.


''Ngaco sekali bilangnya, aku bukan melamun tapi lagi menyiapkan mental tau. ''


''Kamu mau perang emangnya?? pake menyiapkan mental segala. ''


''Ini lebih dari perang loh. ''


''Lebay sekali kamu ini, udah ahh lebih baik aku tidur karena besok ada meeting pagi. ''


ucap fasha sambil menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya.


''Aman deh aku lolos malam ini. ''


gumam eka sambil tersenyum yang melihat fasha merebahkan tubuhnya di ranjang.


''Kamu ini kenapa sih eka, senyum senyum mesum gitu dan jangan bilang kalau kamu lagi naksir laki laki lain yah, awas ajah kalau berani. ''


ucap kesal fasha yang melihat eka senyum senyum sendiri.


''Ngaco sekali dugaan kamu mas, siapa yang senyum senyum mesum yang ada kamu yang mesum. ''


''Ayo duduk sini ada yang mau aku bicarakan sama kamu dan ini masalah rumah tangga kita. ''


ucap fasha sambil menepuk sisi ranjangnya.


Eka langsung mendekat dan duduk menghadap ke fasha yang sedang memainkan handphone nya.


''Langsung ke intinya, usia saya udah gak muda lagi saat ini dan saya mau memiliki anak dari kamu, jangan pernah menutup akses untuk kamu hamil yah, kamu percayakan sama saya dan saya sangat memberikan harapan ke kamu, ya walaupun semua itu urusan tuhan tapi setidaknya kita harus berusaha kan agar kita cepat memiliki anak, kamu mau kan eka hamil darah daging saya dan anak dari saya?? ''


ucap fasha sambil menggenggam tangan eka dan eka terus menatap mata fasha untuk mencari kebenaran di sorot mata eka.


''Jawab, bukan menatap saya begitu. ''


ucap fasha yang melihat eka hanya menatapnya.


''Apa kamu yakin dengan ucapan kamu mas, apa kamu yakin gak memiliki perasaan lagi ke mba kayla, apa kamu yakin akan hidup berumah tangga dengan aku dan memiliki anak dariku?? ''


ucap eka dan fasha mengangguk lalu mengiyakannya.


''Saya yakin eka dan maafkan saya juga karena nama kayla tetap singgah di hati saya saat ini tapi percayalah, saya saat ini sudah memiliki perasaan ke kamu, saya mencintai kamu dan saya janji akan mengutamakan kamu eka karena kamu adalah wanita yang saya cintai saat ini, jangan berfikir yang lain lagi dan cukup kamu yakini sajah. ''


ucap fasha dan eka kembali terdiam.


''Aku tau cerita masa lalu kamu dari ibu panti dan aku menghargainya mas fasha, mba kayla pasti sangat berharga untuk kamu dan karena mba kayla juga kamu menjadi sesukses ini sekarang, aku gak apa apa kalau mba kayla masih ada di dalam hati kamu tapi kamu harus utamakan aku dan anak kita nanti kedepannya, bisa kamu berjanji mas?? ''


''Iya saya janji, kamu dan anak kita akan aku utamakan, walaupun nama kayla sangat sulit aku hapus tapi yakinlah kalau aku mencintai kamu. ''


ucap fasha dan eka mengangguk.


Fasha langsung membawa eka kedalam pelukannya dan eka membalas pelukannya.


''Beruntung sekali aku memiliki istri seperti kamu eka, wanita dengan sejuta kebaikan dan pengertian nya, makasih untuk itu dan aku akan menjadikan kamu prioritas utama. ''


gumam fasha sambil mengelus kepala eka dan mencium kening eka.


''Semoga ini awal yang baik untuk kehidupan rumah tangga aku dengan kamu mas fasha, semoga gak akan ada cobaan lagi kedepannya. ''


gumam eka dalam hatinya sambil menenggelamkan wajahnya ke dada fasha.

__ADS_1


''Tidur yah istirahat. ''


ucap fasha saat melepaskan pelukannya.


''Aku gak ngantuk, mas fasha ajah yang tidur duluan. ''


jawab eka dan fasha langsung tersenyum.


''Saya lupa kamu tidur kan tadi siang sampai pulas sekali seperti mayat. ''


ucap fasha dan eka memukul lengan fasha.


''Emang kenyataannya loh dan kenapa kamu malah mukul saya. ''


''Mas fasha ngasal ajah, masa aku di samakan dengan mayat, aku mati dong. ''


''Emang kenyataannya gitu, aku ganggu terus sampe gak bergerak dan kayanya kalau aku cemplungin ke kolam juga gak akan terasa. ''


''Udah mas fasha tidur dan istirahat yah, aku mau nulis resep buat besok. ''


''Kamu udah selesai datang bulannya?? ''


ucap fasha sambil merebahkan tubuhnya dan eka menyelimbutinya.


''Udah selesai dan bersih, kenapa?? ''


jawab eka dan fasha langsung duduk dan menatap eka.


''Seriusan udah selesai?? ''


''Iya udah, kenapa sih bahagia kayanya dengar aku selesai datang bulan?? ''


ucap eka dengan polosnya dan belum menyadarinya.


Eka langsung terdiam dan menutup mulutnya karena dia sudah memberitahukan pada fasha dan ancaman akan di mulai.


Eka menatap wajah fasha yang sedang tersenyum dengan wajah yang mesum.


''Mesum sekali tatapan kamu mas, udah tidur katanya ngantuk kamu. ''


ucap eka mengalihkan pembicaraan dan segera turun dari ranjang.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.....................

__ADS_1


__ADS_2