Pernikahanku ( Pilih Aku Atau Dia)

Pernikahanku ( Pilih Aku Atau Dia)
Rencana


__ADS_3

Seharusnya adalah kenangan indah yang harus diciptakan, tapi tidak mungkin dilakukan. Semuanya telah terlambat, Elsa hanya bisa menangisi kenangan itu. Alya mendekati Elsa lalu membantunya bagun dari lantai.


"Els, ikhlaskan saja, Talita," ucap Alya sambil memeluk Elsa. Tangis Elsa pecah menangis tersedu-sedu. Walaupun Talita pernah berkhianat kepadanya, tapi Talita adalah sahabat dari kecil. Persahabatan yang rusak gara-gara laki-laki, Elsa merasa sedih sahabat yang selalu ada untuknya telah tiada.


Saat mereka semuanya berada di pusaran makam Talita. Elsa menangisinya di atas batu nisannya, lalu ia berkata. "Ta, yang bahagia di sana, maafkan aku tidak bisa menjadi sahabat yang baik untukmu," ucap Elsa dengan suara bergetar.


Akhirnya semuanya pulang kerumahnya masing-masing, sedangkan Alya pergi ke rumah sakit menemui suaminya saat malam hari.


****


"Halo, Mas," sapa Alya yang terlihat sangat lelah.


"Kamu dari mana saja si, Al," ketus Daniel.


"Maaf, Mas. Tadi aku sibuk mengurusi Elsa pingsan di kampus, lalu pergi melayat di tempat Talita sahabatnya Elsa," terang Alya sambil mengeluarkan makanan yang ia bawa untuk sang suami.


"Aku kan rindu kamu," rengek Daniel sambil memeluk Alya dari samping.


Alya merasa bahagia melihat Daniel begitu manja dengannya. Alya langsung menangkup wajah Daniel. Alya dekatkan hidupnya di hidung Daniel, lalu sedikit menggoyang-goyangkan hidungnya.


"Sayang, jangan menggodaku," lirih Daniel sudah tidak tahan.


"Kamu tuh, Mas. Sembuh dulu, baru itu," ucap Alya ambigu.


"Itu, apa?" goda Daniel sambil mencubit pipi Alya.


"Entahlah, Mas. Besok kita pulang loh, kamu mau aku masakin apa? Untuk menyambutmu."


"Sambut, aku dengan pakaian sangat seksi, sudah cukup." Lagi-lagi Daniel menggoda Alya.


"Dasar Mesum kamu, Mas."

__ADS_1


"Biarin sama istri sendiri," ejek Daniel.


Saat Daniel dan Alya asik dengan keromantisan mereka sendiri. Tiba-tiba pintu terbuka tanpa suara ketukan sama sekali. Johan sangat terkejut melihat tingkah Daniel yang manja.


Sialan, aku salah momen ini, gerutu Johan di dalam hatinya.


"Sorry," ucap Johan sambil memutar badannya akan keluar dari kamar inap Daniel.


"Stop!" teriak Alya.


Otomatis Johan menghentikan langkahnya, lalu membalikkan badannya lagi untuk melihat ke arah Alya. "Apa?" tanya Johan.


"Kak Johan ke rumah gih, sana," titah Alya.


"Ada apa memangnya?" Johan binggung.


"Hibur tuh, calon istrimu, dia ingat Talita terus, nggak mau makan, nggak mau mandi, cuma nangis," gerutu Alya.


"Bukan, Talita meninggal."


"Hah? Seriusan, Al." Johan tidak percaya.


"Buat apa sih aku bohong." Alya membuang mukanya, kesal di kira bohong.


Tanpa berpamitan Johan bergegas menemui Elsa di rumahnya.


***


Arsen melangkahkan kakinya, lagi-lagi menuju ruangan Dokter Doni. Saat ia sampai masuk ke dalam ruangannya, Dokter Doni menyambutnya dengan sangat friendly. "Selamat malam, Tuan Arsen?" tanya Dokter Doni.


"Baik, Dok."

__ADS_1


"Silakan duduk, Tuan. Ada yang bisa saya bantu?"


"Begini, Dok. Saya ingin membahas tentang operasi Velicia lagi," ucap Arsen dengan mantap.


"Memangnya Tuan sudah menemukan pendonor untuk Nona Velicia?"


"Sudah, Dok. Jadi kapan, Dokter bisa atur jadwal operasi."


"Boleh saya, bertemu dengan pendonornya, Tuan?"


"Saya sendiri, Dok."


Dokter Doni terlihat sangat jelas dari raut wajahnya, dia sangat terkejut dengan pernyataan Arsen. Sehebat itukah, cinta? Sampai dia berani berkorban untuk seorang wanita, batin Dokter Dino sedikit mengagumi tindakan Arsen.


"Jika Anda sendiri yang ingin mendonorkan matanya. Coba saya periksa terlebih dahulu, sehat atau tidak mata Anda, Tuan. Semoga operasi ini bisa berjalan lancar," ucap Dokter Doni sambil mengecek mata Arsen.


Setelah memeriksa mata Arsen, Dokter Doni membuat jadwal untuknya. "Ini mah, bisa dua hari lagi, mengoperasi mata Tuan, dan Nona Velicia."


"Terima kasih, Dok," pamit Arsen.


Arsen tidak sabar akan memberi tahu kabar baik kepada Velicia.


Bersambung....


Happy reading guys,


Jagan lupa memberi like, komentar, vote & gift.


Stay tune terus ya guys, jangan lupa tekan tanda favorit agar kalian tidak ketinggalan.


Terimakasih atas dukungan kalian.

__ADS_1


1 like pun sangat berarti untukku ❤❤❤


__ADS_2