Persembunyian Pewaris

Persembunyian Pewaris
ep 26


__ADS_3

Farel masih terbayang kejadian kemarin, wajahnya terasa panas karena malu, namun rasa sukanya jauh lebih keluar di banding rasa malunya, dia baru sadar kalau ciuman itu juga penting saat berpacaran.


Farel memang tidak beranjak dari kasurnya karena hari ini dia tidak ke kantor dan hanya akan rapat nanti siang sekitar jam 11an, jadi dia memutuskan untuk istirahat saja mumpung situasinya masih bisa untuk santai santai.


Namun sepertinya keadaan tak bisa membiarkan Farel menjadi penghuni pulau kapuk walau hanya sebentar, dia mendapat pesan bahwa Yoga dalam masalah, si pengirim pesan menggunakan identitas anonim


Untuk mengecek itu Farel langsung menghubungi Fincen dan bertanya apa Yoga ada di kantor dan ternyata dia tak ada di kantor, dia melacak gelang yang pernah dia berikan pada Yoga dan langsung menuju lokasi itu namun ternyata gelang itu sudah ada di tengah jalan. Farel mulai Frustasi, dia menelfon asistennya di kantor, menyampaikan agar rapatnya bisa di handle kan, karena Farel ada urusan mendadak.


pesan dari seorang anonim itu ada lagi, dia mengirimkan titik lokasi dan menyarankan agar Farel tak sendirian. Farel lantas menelfon beberapa kawannya dan memberikan lokasi tempat mereka harus datang, Farel akan bergegas dan teman temannya akan menyusul nanti


Farel sudah sampai di sebuah gudang dan ada beberapa mobil di sana, di luar ada beberapa orang yang sepertinya sedang berjaga, Farel memarkirkan mobilnya sedikit agak jauh agar tidak menarik perhatian namun sepertinya itu sia sia karena rombongan teman teman Farel tiba dan langsung parkir di depan gudang itu.


Teman teman Farel itu langsung turun dan cari ribut dengan penjaga yang tak memperbolehkannya masuk. Farel menyelinap dan berhasil masuk membuka pintu gudang. Tak ada banyak barang di dalamnya hanya ada beberapa orang dan Yoga yang sudah terkapar tak berdaya. Farel sudah bisa memastikan dan langsung menyerang mereka, perkelahian pun tak bisa ter hindarkan lagi


Walau bisa di selamatkan namun Yoga sudah dalam keadaan yang kacau dan kritis, Orang tuanya datang ke rumah sakit dan menanyakan keadaan Yoga dan apa yang menyebabkan dia begini, Farel menceritakan bahwa Yoga di serang orang tak di kenal dan menelfon ya untuk minta tolong.

__ADS_1


Ayah Yoga menggerutu dan mengatakan bahwa ini gara gara Reno, kalau saja Yoga tak usah ikut kerja di perusahaan G&J itu pasti yoga akan baik baik saja


Farel menelfon Romeo dan meminta tolong untuk menempatkan beberapa orang di Rumah sakit, Romeo menyetujuinya, lagi pula Yoga sudah banyak berjasa selama ini.


Farel pulang dan bersih bersih karena badannya sudah kotor dan ada bekas darah Yoga di bajunya. Setelah mandi dia duduk dengan tenang di ruang TV dia juga menelfon sekretarisnya dan menanyakan soal rapat hari ini.


Farel tertidur sebentar hingga suara handphonenya membangunkannya, dia melihat beberapa pesan dan juga beberapa telepon masuk yang tertolak, nomor itu belum tersimpan di handphonenya, dia curiga mungkin orang itu adalah orang yang memberinya informasi soal Yoga, dia lantas meneleponnya kembali


"halo Farel bagaimana kabarmu apa kamu ingat dengan suaraku?" ucap orang di seberang


Farel terdiam dia tahu persis siapa orang di balik telepon, dia adalah mafia yang pernah ditolongnya dahulu saat SMA


"apa yang kamu katakan, kamu sudah banyak membantuku dan aku belum membalas apapun jadi itu belum impas" ucap Diandra mafia kelas kakak yang bisa mengendalikan kepolisian


Diandra memberikan informasi yang sangat mengejutkan di mana orang yang sedang berurusan dengan Farel adalah orang-orang yang juga terlibat di dunia mafia atau jual beli senjata ilegal, selama ini Diandra menempatkan seseorang untuk terus berada di samping Farel dan menjaganya, sebenarnya Diandra tidak menyangka bahwa Farel akan menjadi orang yang benar-benar biasa saja, namun mungkin keadaan memang selalu membawanya pada posisi yang seperti ini, posisi di mana harus menjadi orang yang sedikit tercemar untuk bertahan

__ADS_1


Setelah perbincangan itu Farel menelpon kakaknya dan memberikan informasi yang dia dapat dia juga memberitahu bahwa Diandra mulai turun tangan juga karena musuh kita sama dengan musuhnya, bisa dibilang orang ini adalah orang yang berpengaruh dan bisa membayar orang-orang yang sedang perang dagang atau kekuasaan dengan anggota Diandra


tentu saja Romeo juga terkejut namun sepertinya dia juga setuju jika saat ini bekerjasama dengan Diandra, karena jika musuhnya adalah mafia maka yang bisa melawannya juga seorang mafia


Farel menegaskan bahwa sebenarnya dia merasa ragu dan takut untuk kembali berurusan dengan mereka namun kali ini kita sudah terlanjur basah dan ini bukan urusan sepele seperti dulu, kita bermain dengan membawa nama grup G&J


kembali ke keadaan kantor di mana Bu Ira duduk sambil memegangi kepalanya yang pusing memikirkan Loli, sungguh panjang umur Loli datang di saat dia dipikirkan oleh Bu Ira. dia datang dengan mata yang sebab dan juga tidak seceria biasanya


Bu Ira bertanya apakah Loli baik-baik saja ataukah dia sedang menyusun strategi baru untuk melukai ibu Ira, Loli mulai menangis lagi dan meminta maaf karena dia tidak bisa memilih apa yang seharusnya dipilih, pikirannya terlalu sempit hanya karena uang dan juga jabatan namun sekarang yang dia rasakan adalah kehampaan karena kehilangan satu-satunya sahabat yang tidak pernah memandang apapun darinya


Tentu saja Bu Ita tidak semudah itu luluh dan melupakan semuanya dia meminta sesuatu dari Loli yaitu pembuktian bahwa Loli sudah tidak mengkhianatinya lagi saat ini, Loli bertanya apa yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan keyakinan dari Bu Ita lagi namun Bu Ita mengatakan bahwa dia juga tidak tahu, yang jelas adalah dia sangat menghargai sebuah informasi yang tentu saja bisa merubah semua hal. Loli dipersilahkan pergi setelahnya dan Loli benar-benar meninggalkan ruangan itu


Sebenarnya Bu Ira juga tidak tahu apa yang harus dia lakukan kepada Loli namun harus ada harga yang dibayar mahal untuk sebuah kepercayaan yang sedang runtuh, dia juga masih berharap agar Loli baik-baik saja dan tidak menjadi seperti Yoga


Ngomong-ngomong soal Yoga dia sudah agak membaik dan dirawat di rumah sakit dengan pengawalan yang ketat oleh Romeo, orang tuanya diberi tahu tentang apa yang terjadi dan mereka sungguh syok dengan apa yang terjadi pada putra mereka, ayahnya meminta pada Romeo untuk menjaga putranya dan mereka sekeluarga akan pindah negara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

__ADS_1


Namun Romeo mengatakan bahwa jika masih bersama dengan Yoga semua akan percuma,


karena Yoga memiliki banyak rahasia mereka jadi lebih baik yoga di sini di bawah pengawasan G&J, Romeo memastikan bahwa putra mereka akan baik-baik saja dan meminta agar mereka segera pindah untuk kebaikan semua


__ADS_2