Persembunyian Pewaris

Persembunyian Pewaris
Farel pergi


__ADS_3

"aku juga menerka bahwa remaja itu adalah pak Ravin" ucap Romeo


" kalau itu benar benar Ravin berarti kita harus menolong Ringgo"


Sekarang semuanya menjadi lebih jelas, dan bisa di simpulkan siapa yang menjadi musuh mereka sebenarnya


Romeo langsung menceritakan semuanya pada Farel, dia juga menambahkan apa yang dia tau dari Camelia


"kak waktu aku sedang di kediaman Paman Brian, bibik Camelia menemuiku secara pribadi dan beliau bilang aku harus menolong adiknya, tapi saat itu aku pikir mereka punya satu saudara lagi tapi setelah mendengar cerita kakak, bisa di pastikan yang di maksud bibik Camelia adalah Paman Ringgo"


Keesokan harinya sekitar jam 11 siang Bu Ira mencoba menghubungi Farel namun karena Farel dalam perjalanan menuju Belanda.


Sesampainya di bandara Farel selalu mengatur hpnya lagi dan banyak riwayat panggilan masuk dari Bu Ira


Farel menelfon Bu Ira dan langsung di angkat, Farel menanyakan kepentingan apa sampai Bu Ira tidak bisa menunggu


"Ringgo masuk penjara atas semua penggelapan dana perusahaan, semua tuduhannya sama persis dengan data yang kita punya"


Farel terkejut mendengar itu namun dia juga tak bisa melakukan apapun saat ini, dia meminta Bu Ira terus mengawal kasus itu dan melaporkan pada Farel"


setah perbincangan itu Farel langsung memberitahu semuanya pada Yuna, mereka juga langsung menuju kediaman Brian.


.........


Kediaman Brian dan Camelia


"tuan, nona Yuna ada di depan bersama kekasihnya" ucap seorang bibik sambil mengetuk kamar Brian


Brian keluar tanpa mencopot kacamatanya, dia sangat senang putrinya pulang. Saat Brian melihat Yuna dia langsung memeluknya, di susul Camelia yang baru saja tiba

__ADS_1


"apa kalian sudah bawa tanggal pernikahannya?" ucap Brian


""sebenarnya aku ingin membicarakan itu, tapi ada hal yang lebih penting saat ini" ucap Yuna


Wajah bahagia itu langsung berubah serius, mereka langsung berpindah ke ruang makan untuk bicara


"Paman Ringgo sedang tersandung semua kasus yang bersangkutan dengan perusahaan, dan anehnya Ravin tidak terlibat dalam semua tuduhan" ucap Yuna


"saya sudah memastikan semua tuduhan dan datanya, memang benar tidak ada data yang mengatas namakan Ravin, semuanya atas nama Ringgo, kecurigaan saya awalnya mengerucut pada Ravin tapi ternyata saya salah" Farel merasa tertipu mentah mentah sekarang, dia berpikir Ringgo tak akan sekotor ini mengingat kakaknya lah yang berkuasa


" kamu tak salah mengira Farel, kakakku itu selalu memperalat Ringgo, Ringgo adalah pria bodoh yang penakut dan tidak mungkin lebih unggul dari kakak, dia pasti telah di manfaatkan " Camelia yakin pada penilaian nya


"tapi kita tak mempunyai bukti untuk itu, tak ada celah untuk membantah semua data itu, karena kami juga memiliki data yang sama dan baru menyadari bahwa semua transaksi atas nama Ringgo" terang Farel


"coba cari satu persatu orang-orang yang terlibat dalam transaksi itu, mungkin mereka bisa membantu tapi tentu saja harus ada imbalan yang kamu siapkan untuk mereka"


Farel mencoba berpikir keras soal itu, tapi dia akan mencobanya, setidaknya hanya itu yang bisa dia lakukan


"ayah?" tanya Yuna yang heran akan sebutan itu


"sebentar lagi dia jadi mantuku loh" balas Brian tak mau kalah


suasana itu sedikit cair hingga makan malam datang dan mereka langsung makan malam


keesokan harinya Farel minta ijin untuk mulai bekerja dan mencari celah untuk kasus Ringgo, dia berharap Yuna untuk tetap di rumah Brian dan menunggunya dsana saja. tentu saja awalnya Yuna menolak karena tidak ada obrolan soal ini sebelumnya namun berkat nasihat dan bujukan Brian akhirnya Yuna mengalah dan akan menunggu Farel di sana


Farel mulai dari transaksi paling baru, dia menyelidikinya dan mendapati kalau semua transaksi itu sangat rumit dan tertata, Farel lantas mulai meretas beberapa situs, dia juga meminta bantuan para teman temannya termasuk Diandra


Sebenarnya Farel tidak ingin berurusan dengan mereka tapi dia terpaksa melakukan ini karena nyonya Novita jga bukan orang biasa

__ADS_1


Akhirnya Diandra mau dengan kerja sama itu karena juga ingin menyingkirkan mafia lainnya.


"kau benar benar akan bekerja sama dengan kita sekarang?" Diandra sedikit ragu karena Farel adalah orang yang lurus sebelumnya


"aku hanya ingin informasi dan tidak mau terlibat dengan kalian untuk urusan lain"


"kalau kamu ingin begitu ya sudah, tapi akan ku beritahukan sesuatu tentang Novita, dia itu anak kandung dari big bos, kalau kamu ingin mengalahkannya setidaknya kamu harus bekerja sama dengan ketua geng lain"


"akan ku lakukan, tolong beri aku akses untuk menemui mereka" ucap Farel mantap


Diandra sedikit khawatir pada Farel bukan karena takut Farel kena masalah tapi takut Farel menjadi terjerumus lebih jauh


Mulai sejak itu Farel mulai jarang menghubungi kawan kawannya, dia meminta yang lain untuk terus mengawasi pergerakan Ravin dan juga menjaga perusahaan agar tetap stabil


Yuna mencoba menghubungi Farel namun sangat jarang Farel membalasnya, dia hanya berkata agar Yuna tidak perlu terlalu khawatir dan memintanya untuk menunggunya


Yuna akhirnya bertanya pada Romeo dan ternyata Romeo juga sedang mencari tau apa yang Farel lakukan


di pagi yang cerah ada seorang kurir yang membawa sebuah surat untuk Romeo dan saat di buka ternyata itu surat dari Farel


"kak, tolong jangan mencarimu, fokus saja pada penyelidikan Ravin, aku percayakan semuanya pada kakak, tolong tenangkan dan yakinkan Yuna juga, aku sedang mencari sekutu dan kakak tidak perlu khawatir. untuk sementara waktu aku tak bisa menemui atau menghubungi kakak, ini demi keamanan bersama"


setelah membaca surat itu Romeo mengambil nafas besar dan membuangnya dengan kasar, dia marah namun juga tak bisa melakukan apapun, dia hanya bisa berharap agar adiknya bisa segera kembali dengan berita yang baik


Romeo mengadakan rapat internal yang akan di hadiri oleh Yuna, Ira, yoga, dan Fincen. rapat itu akan segera di gelar saat Yuna sudah kembali


Yuna langsung meminta ijin pada Brian untuk kembali dan Brian meminta Yuna mau menerima penjagaannya selama Farel tidak ada. Yuna pun menyetujui itu, mengingat keamanannya terancam


Romeo berencana fokus pada perusahaan dan mencari semua bukti kecurangan, mereka juga mencoba mencari akar dari setiap transaksi

__ADS_1


Yuna meminta tambahan anggota dan di harap orang orang itu adalah orang yang bisa di percaya dan tidak memiliki hubungan apapun dengan Ravin. Yuna sadar kalau dia harus memperkuat pijakannya terlebih dahulu sebelum menghadapi Ravin yang sesungguhnya.


"tolong masukkan orang orang kita pada grup inti ini, kita tidak bisa terbang kalau tidak merentangkan sayap" Yuna ingin menantang Ravin dan bukan hanya sekedar menghindar


__ADS_2