
Mereka membahas kasus satu persatu secara tuntas dan diketahui bahwa anak pak Bram ternyata menjadi orang pengganti untuk seseorang yang masih belum bisa diketahui
Semua mulai menjalankan misi masing-masing dan terus mengawasi setiap informasi yang bisa mereka dapatkan di berbagai kesempatan.
...****************...
Rapat bulanan mulai digelar dan di sana Yuna harus berhadapan dengan pak Ravin dan juga Pak Ringgo
Semua berjalan lancar hingga Pak Ravin menyinggung soal keuangan perusahaan sesaat setelah Yuna mengambil alih perusahaan
Yuna tak bisa membiarkan ini berlanjut, dan tak bisa membiarkan Pak Ravin mengambil alih situasi
Yuna menjelaskan mengenai keuangan sebelum dia memasuki perusahaan di mana banyak catatan-catatan yang kacau atau tidak sesuai dengan kenyataannya, Yuna langsung membeberkan banyak bukti yang sudah dia kumpulkan
Pak Ravin sudah mulai mengerutkan alisnya, dia hendak menyangga namun Yuna langsung maka tangannya dan memberikan sesuatu yang membuat Pak Ravin tidak bisa mengatakan apapun lagi
"maaf saya belum selesai bicara" ucap Yuna mencegah Pak Ravin memotong penjelasannya
"ini adalah data yang entah dari mana datanya, data ini telah dimanipulasi dan dapat dengan mudah diakses, aku yakin orang-orang yang sudah membuat kekacauan di masa lalu sedang membuat lelucon untuk menyambutku, kuharap kalian bisa bekerja dengan baik dan tidak melakukan sesuatu yang tidak profesional seperti ini" teges Yuna dengan keras
Semua yang ada di sana merasa ngeri dengan apa yang diucapkan Yuna, Yuna tampak berbeda dari sisi sebelumnya, pembawaan Yuna yang seolah mengetahui segala hal yang terjadi di perusahaan membuat orang-orang yang awalnya meremehkannya menjadi ragu-ragu untuk menyerangnya
Setelah Yuna selesai bicara beberapa orang menyampaikan materi mereka untuk rapat kali ini, dan siapapun yang memberikan data palsu langsung ketahuan oleh Yuna.
Rapat kali itu seperti mencekam dan juga menegangkan, bagaimana tidak salah sedikit saja Yuna sudah menanyakan banyak.
Tidak seperti CEO terdahulu yang akan meminta bawahannya untuk mengoreksi sehingga mereka masih bisa berlaku curam dengan suap
__ADS_1
Rapat itu berlangsung sangat lama karena Yuna benar-benar mengoreksi apa saja yang mereka sampaikan di rapat kali ini
Akhir kata Yuna mengatakan sesuatu yang membuat semuanya tidak bisa mengelak lagi
"baiklah rapat kali ini bisa disudahi, kuharap kalian tidak membenciku dan juga tidak kapok untuk mengerjakan tugas-tugas dengan baik, aku akan memberikan apresiasi kepada siapapun yang bisa menjalankan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab, namun apabila tugas kalian dilakukan dengan seadanya dan penuh dengan kebohongan aku yakinkan kalian tidak akan betah berada di perusahaan ini, karena aku tidak pernah menginginkan dan tidak membutuhkan seorang kecoa di perusahaan sebesar. terima kasih untuk para senior dan terima kasih untuk para petinggi yang telah menyempatkan waktunya untuk datang di rapat bulanan saat ini" setelah mengucapkan itu Yuna langsung membungkuk memberi salam dan pergi meninggalkan ruangan rapat
Setelah Yuna keluar semuanya langsung menarik nafas dengan lega, mereka seperti sedang diperiksa satu persatu dengan rinci
Pak Ravin dan Ringgo langsung merasa kalah telak saat ini, mereka langsung meninggalkan ruang rapat untuk berbicara berdua saja
sisa orang-orang yang ada di ruang rapat langsung menggosipkan sesuatu tentang kejadian saat ini
"sebaiknya saat ini kita melakukan sesuatu yang sesuai jalurnya saja" ucap seseorang dari mereka
"tapi bagaimana kalau Pak Ravin tidak menyukai ini?"
"apa kamu tidak lihat tadi bahwa CEO saat ini tidak bisa dikendalikan dan tidak bisa diprediksi seperti itu"
"ya itu benar kalau kita mengikuti CEO setidaknya kita aman dari hukum walaupun terjadi sesuatu nanti di belakang"
Semua orang di sana merasa ragu-ragu lagi untuk mengikuti Pak Ravin, dan itu adalah kemajuan besar untuk masa kepemimpinan Yuna
Yuna mendengar semua percakapan yang ada di ruang rapat menggunakan earphone-nya, dia tersenyum senang mendengar semua yang diucapkan orang-orang itu
"apa kamu puas sayang?" tanya Farel sambil tetap menyetir
"tentu saja aku sangat senang dan puas, aku merasa benar-benar memiliki kekuatan saat ini, dan itu semua berkatmu Farel"
__ADS_1
"ini bukan apa-apa, aku ingin pacarku ini mendapat jalan yang paling mudah dan aman untuk dilewatinya saat ini" sepertinya Farel benar-benar sudah bucin pada Yuna
Malam harinya mereka memutuskan untuk makan bersama yang lainnya, mereka mengundang Bu Ira, Romeo, Yoga, dan juga Vincent untuk merayakan kesuksesan rapat hari ini
Untuk menjamin keamanannya mereka mengadakan makan malam di kediaman Farel, hal itu juga untuk mempermudah Fincent yang masih belum sehat sepenuhnya agar tidak terlalu jauh keluar rumah
Acara makan-makan itu berjalan dengan meriah namun di sela-sela obrolan mereka juga pasti terselip mengenai pekerjaan dan Yuna mulai mengatakan apa yang terjadi tadi siang
"wah andai kalian mengetahui apa yang terjadi tadi siang pasti kalian akan merasa bangga" ucap Fincent yang memang melihat rapat itu melalui kamera CCTV yang sudah dipasang dan terkoneksi di laptopnya
"semua ini berkat kalian semua, aku ucapkan banyak terima kasih" Yuna sungguh merasa beruntung karena menemukan teman-teman yang begitu setia padanya
"aku dari dulu berpikir apakah aku bisa menjadi orang penting di perusahaan dan sekarang aku benar-benar berada di posisi yang bisa dibilang penting" sambung Bu Ira sambil tersenyum lebar
"ini hanya nasihat dariku kuharap kalian semua harus lebih berhati-hati lagi, karena kita sudah melangkah sejauh ini pasti mereka juga akan melakukan sesuatu yang lebih dari sebelumnya" bukan tanpa alasan demi mengatakan itu, dia adalah orang yang paling tahu mengenai kejahatan Ravin dan juga Ringgo
Semua mengangguk, mereka juga setuju bahwa situasinya akan lebih berbahaya dari sebelumnya
Farel menegaskan bahwa keamanan akan diberi ketat dan semuanya akan dilindungi dari jarak jauh oleh orang-orang Farel
yoga yang sedikit sudah mabuk tiba-tiba menyeletuk
"mungkin suatu hari nanti kamu akan jadi bagian keamanan atau informasi Farel" Vincent menyetujui itu karena Farel memang sangat kompeten di bidang itu
"sebenarnya aku tidak terlalu suka jika Farel harus berada di kondisi yang berbahaya namun sepertinya dia memang suka mendekatkan diri pada bahaya"ucap Romeo
"aku sudah dianugerahi dengan skill ini jadi aku tidak akan membiarkannya lewat begitu saja, aku akan berusaha sekeras ya aku bisa untuk menjaga kita semua dan juga untuk kejayaan grup G&J"
__ADS_1
Bu Ira langsung mengangkat gelasnya dan mengajak semuanya untuk bersulang
"semoga kita sukses kedepannya" doa Bu Ira