Persembunyian Pewaris

Persembunyian Pewaris
Kantor utama


__ADS_3

Karena mereka ada di sini jadi mereka menyempatkan untuk pergi ke kantor pusat, Farel dan Yuna juga ingin menemui sahabat-sahabat mereka di sana. keduanya sudah bersiap dan perangkat setelah sarapan bersama kedua orang tua Farel, mereka juga mengatakan bahwa akan pergi ke kediaman kakek Aron dan kakek Bagas jadi mungkin tidak akan tidur di rumah malam ini


Setelah mereka sampai di kantor mereka berdua langsung disambut oleh Fincent yang mendapatkan kabar terlebih dahulu akan kedatangan keduanya


Fincent langsung menghampiri Farel dan mengajaknya mengobrol sedangkan Yuna diminta untuk bertemu dengan Bu Ira untuk membicarakan sesuatu


Yuna menunggu Bu Ira di ruangan kerjanya, dia juga menyempatkan untuk melihat berkas-berkas secara langsung, hingga Bu Ira datang ke ruangannya dan berbincang dengannya


Mereka berdua saling menanyakan kabar dan mengobrol seputar kesibukan masing-masing, setelahnya Bu Ira langsung membahas mengenai urusan kantor yang sudah menempuh untuk dibicarakan dengan Yuna.


Di luar ruangan Farel dan Vincent mengopi di kantin, keduanya saling melontarkan candaan yang biasanya mereka lakukan saat masih bekerja bersama, Fincent juga menanyakan tentang hubungan Farel dan Yuna apakah sudah ada rencana ke jenjang yang lebih serius


"kapan kamu akan memberikan kepastian kepada Yuna, aku menunggu kabar baik dari kalian loh" ucapin Fincen dengan nada bergurau


"secepatnya kami akan menikah tapi mungkin tidak akan dirayakan dan tidak akan diumumkan terlebih dahulu"


Fincent yang mendengar itu mengangguk paham dan setuju


"aku hanya menyarankan saja, boleh dipakai ataupun tidak, sebagai sepupu Yuna sebaiknya kamu bisa mempererat hubungan ayah ku dan ayah Yuna, nenek selalu bilang kalau beliau menginginkan putra-putranya bisa saling akur lagi"


"aku tidak punya kendali untuk itu tapi aku akan coba bicarakan ini dengan Yuna"


Farel memang tidak punya wewenang soal ini tapi dia juga tidak ingin mengabaikan saran Fincen, setidaknya kalau Yuna bisa mengembalikan keutuhan keluarganya mungkin itu akan jadi hal yang baik untuk kedepannya


Setelah membicarakan soal itu Fincen lantas menyinggung soal pak Ravin, dia khawatir pak Ravin akan menggunakan kesempatan ini untuk membuat masalah dengan Yuna. dia berpesan agak Farel meningkatkan keamanannya agar tidak terjadi sesuatu yang buruk kedepannya

__ADS_1


" iya aku juga berfikir bahwa Ravin tak akan tinggal diam saat melihat Yuna ada di sini" saat perbincangan itu tiba tiba ada Romeo yang mendekati mereka


"kalian langsung saling bertemu ya, sepertinya adikku lebih akrab denganmu daripada denganku" ucap Romeo sambil menarik kursi dan duduk di sebelah Farel


Fincent hanya tertawa menanggapi gurauan dari Romeo, di sana Romeo pertama mengucapkan banyak terima kasih kepada Fincent karena telah menjadi sahabat adiknya


"kakak tidak perlu seperti itu namanya teman ya memang harus begini kan" balas Fincent sambil tersenyum


"Kakak tumben datang kemari memang ada urusan apa?" tanya Farel langsung to the point


"sebenarnya ada banyak hal yang ingin aku sampaikan padamu dan juga Yuna, tapi tadi saat aku pergi ke ruangan Yuna sepertinya dia sedang bicara dengan Ira, jadi aku mencari kalian dulu"


"emang Kakak ada berdua apa dengan kita?"


karena pembicaraan mereka menjurus pada sesuatu yang sensitif maka para membersihkan untuk pergi ke ruangan Yuna untuk membahas hal ini


Di ruangan Yuna Bu Ira sudah menyerahkan seluruh dokumen yang sekiranya bisa Yuna periksa untuk memastikan semua berjalan dengan baik di perusahaan. Dina memutuskan untuk mengadakan rapat besok, dia berharap semua sudah siap dengan berkas masing-masing dan revisi yang signifikan dari hasil rapat kemarin


Bu Ira menyanggupi itu dan berpamitan untuk kembali ke ruangannya, sebelum Bu Ira keluar dari ruangan Yuna mengajak Bu Ira untuk makan malam nanti di kediaman Farel


Bu Ira menyetujui itu dan hendak keluar namun sebelum Bu Ira membuka pintu ternyata pintu dibuka terlebih dahulu oleh Farel


"wah ada Bu Ira selamat siang, apakah Bu Ira punya waktu lebih banyak untuk kita bicara?" tanya Farel dengan ramah pada Bu Ira


Bu Ira otomatis langsung kembali ke sofa yang tadi dia duduki, dia juga sedikit terkejut karena ada Romeo di belakang Fincent

__ADS_1


Yuna juga penasaran akan apa yang hendak disampaikan oleh Farel, dia segera bertanya apa yang membuat semuanya harus berkumpul saat ini juga


"Kak Romeo punya informasi mengenai musibah yang mengenai Bu Ira dan Romeo saat dinas luar negeri itu" ucap Farel sambil mengalihkan pandangan ke arah kakaknya


Romeo menjelaskan secara rinci tentang informasi apa yang dia dapatkan, secara garis besar kejadian itu telah dirancang oleh Ny Novita, kejadian itu dirancang dengan sangat teliti dan rumit bahkan Romeo hampir saja menemukan titik buntu dalam permasalahan itu


"Romeo mawanti agar semuanya lebih berhati-hati karena nyonya Novita benar-benar berhubungan dengan para mafia, ini semua tidak semudah sebelumnya karena mereka tidak lagi memperdulikan tentang perusahaan dan nama baik, mereka sudah mulai mencoba mencelakai dan melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan


Pembicaraan itu tidak berlangsung lama karena roomingnya harus kembali ke rumah kakek Aron dan Bu Ira juga harus kembali ke ruangannya, Farel dan Fincent tetap berada di ruangan Yuna, mereka membahas soal hubungan kekeluargaan antara Yuna dan Fincent


Vincent menuturkan bahwa dia berharap agar kedepannya hubungan keluarga tidak semakin memburuk dan mereka sebagai penerus harus bisa hidup dengan lebih baik dan akur


Yuna menyetujui hal itu namun dia juga tidak bisa memastikan bahwa ayahnya bisa berkumpul lagi dengan saudara-saudaranya, walaupun Brian adalah pria yang baik namun dia juga memiliki sifat yang keras kepala dan sulit untuk mengalah


"ayah pernah mengatakan padaku bahwa dia sangat merasa bersalah pada Paman Brian, jadi mungkin Paman Brian tidak perlu minta maaf atau mengalah karena sepertinya ayah bisa mencoba untuk memulai terlebih dahulu, yang kubutuhkan adalah bantuanmu sebagai seorang putrinya untuk bisa menyampaikan pesan agar ayahku dan Paman Brian bisa bertemu"


"aku sebenarnya punya pemikiran tentang ini, bagaimana kalau pernikahanku dan Farel menjadi momen yang tepat agar mereka bisa bertemu" ucap Yuna dengan yakin


"kuharap rencana itu bisa berjalan dengan baik, sangat bagus apabila pernikahan kita membawa banyak hal yang positif ke depannya" ucapan sambil tersenyum pada kedua orang yang berharga untuknya itu


"terima kasih karena sudah sangat pengertian pada kami" Fincent merasa terharu karena Farel selalu baik padanya dan terus menjadi sahabat terbaiknya selama ini


Yuna juga mengucapkan terima kasih pada Farel yang selalu mementingkan dirinya dan keluarganya


"kamu adalah menantu idaman Farel" ucap Yuna sambil tersenyum manis pada kekasihnya itu

__ADS_1


__ADS_2