Persembunyian Pewaris

Persembunyian Pewaris
ep 37


__ADS_3

"bukankah saya sudah mengatakan apa yang saya tahu tadi jadi mengapa Anda bertanya pada saya?" coba Farel sambil tersenyum seolah menandakan bahwa benar yang dikhawatirkan oleh pak Bram


"apakah Pak Ravin?"


"ya mungkin saja, oh ya karena saya sudah memberikan informasi kepada Anda apakah saya bisa meminta sesuatu kepada anda?"


"apa?" tanya Pak Bram yang masih kalut dengan semua yang terjadi


"saya ingin pergi ke gudang data perusahaan"


"bukankah anda bersama dengan CEO, Anda bisa masuk ke mana saja bukan?"


"kami ingin masuk tanpa dilihat di CCTV dan tanpa ada catatan kunjungan resmi, jadi beritahu kami cara untuk masuk walaupun harus dengan banyak penyamaran untuk bisa melewati CCTV" jelaskan Farel pada Pak Bram


"kalian bisa masuk sebagai cleaning service tanah yang masuk ke sana hanya cleaning service, kalau masuk sebagai pegawai itu sangat menceritakan" terlambat Bram


"te'nang saja untuk ini kami juga menyiapkan balasan atas kebaikan bapak, hubungi orang ini jika anda ingin bicara dengan putra bapak"


Melihat apa yang diberikan oleh Farel, Pak barang begitu senang dan dia berjanji akan memberikan jalan yang paling mudah untuk bisa masuk ke gudang berkas


keesokan harinya benar saja Farel dan Yuna langsung masuk sebagai cleaning service, dan dengan mudah masuk ke dalam gudang data


Farel mendapati banyak sekali catatan-catatan mengenai transaksi uang gelap, Farel langsung mengeluarkan kamera foto copy yang terhubung langsung dengan printer di tempat Farel


mereka langsung mengcopy apa saja yang dibutuhkan, sedangkan Vincent sudah berada di tempat Farel menginap untuk memisahkan dan merapikan berkas-berkas yang langsung tercetak di sana


Kembali pada cara mereka masuk yaitu dengan Yuna yang mendorong troli barang, beberapa barang kebersihan menutupi troli dan di dalam kotak troli ada ruang yang di gunakan Farel untuk bersembunyi, sehingga yang terlihat hanya satu orang yang masuk dan nanti Yuna akan keluar sehingga sendiri pula sehingga di CCTV akan terlihat sangat natural


Semua terlihat begitu normal dan rapi, setelah Yuna keluar dia langsung memastikan semua keadaan aman dan tidak ada pengecekan dari pusat, dia juga terus memantau komunikasi dengan Farel dan Fincent

__ADS_1


Proses itu berlangsung sangat lama dan memakan waktu sampai seharian, saat Farel telah selesai Yuna menjemputnya seperti kondisi saat dia mengantar


Di rumah mereka langsung berdiskusi dan merapikan semuanya, karena ini hardcopy jadi mereka harus berhati-hati agar berkas-berkas itu tidak hilang dan hancur, karena serapi-rapinya mereka bekerja pasti saja akan ada celah untuk masuk apabila mereka tidak waspada dan tidak menyiapkan antisipasinya


Benar saja ada yang melaporkan bahwa ada cleaning service yang tidak mereka kenal masuk ke gudang data


Orang suruhan Ravin langsung mendatangi kantor dan memeriksa gudang data, mereka mengatakan bahwa semuanya adalah kopian dan bukan asli, orang-orang Raffi langsung memeriksa CCTV berusaha mencari jejak untuk mendapatkan data yang asli


Keesokan harinya Ravin langsung menemui Yuna di kantor, dia sedikit menggertak Yuna dengan banyak kata-kata yang menyudutkan Yuna


"siang keponakanku yang beruntung" siapanya siapa mau masuk ke dalam ruangan Yuna


"wah paman selamat siang juga, tapi Paman selain brutal aku juga cantik dan juga berprestasi" balas Yuna dengan sangat percaya diri


"prestasi? Memang kamu punya prestasi apa selain ke sebuah keberuntungan dengan lahir di keluarga kami" ucap Ravin sambil tersenyum dikit


"ya aku memang beruntung dilahirkan sebagai cucu kakek namun aku sedikit tidak beruntung karena memiliki Paman seperti anda" balas Yuna dengan sangat tajam


"apa yang salah dengan pamanmu ini, kesalahan terbesar keluarga adalah kehadiran ibu mu"


"kenapa paman bicara seperti itu? padahal Paman merasa tersaingi akan adanya ibu, itukan sebabnya paman berbuat hal bodoh dengan menyakiti ibu dan membuat kakek membenci paman" sepertinya Yuna telah banyak berubah dan sudah membulatkan tekad untuk melawan pamannya apapun caranya


"memang aku melakukan apa, memang anak ingusan sepertimu tahu apa?"


"aku memang tidak tahu apa-apa yang ku tahu adalah saat ini paman adalah bawahanku dan tidak sepantasnya Paman berani berkata tidak etis seperti ini padaku"


Ravin sudah naik pitam, dia hendak mengatakan ucapan selanjutnya namun sepertinya Yuna sudah tidak mau mendengarkan apapun lagi


"kalau tidak ada hal yang penting sebaiknya Paman keluar, karena aku sangat sibuk"

__ADS_1


Ravin hendak keluar dari ruangan Yuna, namun sebelum keluar Yuna mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat Ravin mencari rencana lain


"oh ya pak Ravin, sebaiknya anda jangan bermain-main terlalu lama karena saya hanya ingin anda bekerja dengan baik di sini, terima kasih, Anda boleh pergi"


saat itu sepertinya Ravin benar-benar marah namun dia juga tidak ingin mengatakan apapun dan pergi begitu saja meninggalkan Yuna di ruangannya


Yuna langsung melaporkan kejadian itu pada Farel, Farel merasa tidak terkejut dia juga tidak menyalahkan sikap Yuna yang tegas seperti itu, karena jika Yuna melemah maka Yuna akan dipermainkan atau dianggap remeh


Farel juga mengatakan bahwa baru saja Pak Bram menghubunginya dan mengatakan bahwa pak Ravin ingin menemui Pak Bram secepatnya untuk menanyakan hal itu


...****************...


Setelah meninggalkan Yuna Pak Ravin langsung menuju ke kediaman Pak Bram


Sesampai di sana dia langsung menanyakan tentang perihal orang-orang yang berhasil masuk ke dalam gudang data


Pak Bram pura-pura tidak mengetahui apapun mengenai itu, dia hanya mengatakan bahwa memang benar gudang selalu dibersihkan oleh pihak cleaning service


Setelah itu Pak Ravin menyelidiki siapa yang bisa memasukkan cleaning service itu ke dalam kantor, namun semua jawabannya buntu, karena saat itu ada dua orang yang mengaku cleaning service bantuan dari kantor pusat, karena saat itu di wilayah mereka ada semacam acara perayaan kota sehingga tidak banyak yang bisa hadir ke kantor, semua mengira memang cleaning service itu berasal dari kantor jadi mereka mengizinkannya masuk dan tidak mengetahui akan hal ini


Seperti yang sudah disampaikan oleh Farel bahwa Pak Bram jangan menanyakan apapun perihal anaknya pada Pak Ravin agar anaknya tetap aman di sana walaupun berada di dalam penjara.


Farel juga berjanji akan menyelidiki mengenai putra Pak Bram, jadi Farel mengatakan untuk pak Bram bisa bekerja sama selama waktu yang dia butuhkan untuk menyelidiki kasus itu


Farel berkata bahwa pasti ada sesuatu yang perlu disembunyikan sehingga putra Pak Bram harus ditahan agar sesuatu yang disembunyikan itu tidak muncul ke permukaan


Kembali pada Pak Ravin yang merasa jengkel dia Lalu mengancam bahwa seluruh karyawan di perusahaan akan mendapatkan setengah gaji bulan ini dan untuk 3 bulan kedepan


namun tentu saja karena sudah menyiapkan banyak persiapan untuk semua hal kemungkinan yang bisa terjadi, salah satu salah soal hukuman yang akan diberikan Ravin kepada para karyawan

__ADS_1


Apa rencana Farel ke depannya dan apa yang akan dia lakukan untuk menjaga semua karyawan tetap mendapatkan haknya


__ADS_2