
Farel tiba di tempat janjian sedikit terlambat karena dia harus mengurus beberapa masalah di kantor, walaupun berada di Swiss Farel tetap melakukan pekerjaannya di cabang Swiss, dia mengontrol dan menginformasikan semua kegiatan itu kepada Yuna saat di rumah
di acara reuni itu Farel pasti akan bertemu dengan teman-teman lamanya, salah satu teman yang paling akrab Farel bernama Yuda, mereka langsung bercakap-cakap mengenang masa lalu. Suasana masih terasa normal dan menyenangkan sampai akhirnya ada seorang wanita yang membuat semuanya terdiam
Yuda langsung membisikan gosip kepada Farel, karena wanita itu adalah orang yang pernah sangat menyukai Farel semasa SMA. Walaupun semuanya merasa canggung karena kedatangan Rossa namun sepertinya Farel merasa biasa saja
Rossa menyapa semuanya dan mulai membaur dengan percakapan yang mereka mulai dari tadi, perlahan-lahan situasi canggung itu menjadi cair kembali
Saat semuanya tengah sibuk dengan kegiatan masing-masing, Rossa tiba-tiba menyapa Farel
"bagaimana kabarmu Farel?" tanya Rossa
Farel mengatakan bahwa dia freelance dan tidak terlalu sibuk akhir-akhir ini, Farel tidak mengajukan pertanyaan kepada Rosa tapi sepertinya Rossa memiliki banyak bahan untuk dibicarakan
Yudha yang sadari tadi diam tiba-tiba berbisik pada Farel untuk hati-hati karena mungkin saja Rossa masih memiliki perasaan kepadanya
Hari semakin sore dan mereka mulai pulang satu persatu, tinggal beberapa orang yang masih tetap setia di tempat duduk mereka. Farel adalah salah satu yang masih duduk sambil mengobrol dengan Yudha, Farel memiliki tujuan yang cukup penting untuk bicara dengan Yudha jadi dia masih bertahan di sana
Rossa yang sedari tadi mengobrol dengan para cewek lainnya tiba-tiba mendekati Farel dan Yudha, awalnya Rossa seperti hanya basa-basi tapi lama-kelamaan prtanyaannya semakin mengarah pada hal-hal yang privasi seperti kehidupan pribadi Farel
Farel yang memang tidak terlalu suka pembicaraan seperti ini hanya bisa menjawab seadanya, apalagi dia harus berhati-hati untuk menyebarkan informasi tentang dirinya karena pekerjaan nya saat ini
__ADS_1
Tiba-tiba Rossa bertanya mengenai pasangan hidup atau kekasih, tentu saja Farel dengan percaya diri mengatakan bahwa dia memiliki seorang kekasih
Raut wajah Rossa yang sedari tadi sumringah sekarang sedikit datar, mungkin dia tidak menginginkan jawaban seperti itu dari Farel
Farel yang merasa risih dengan kehadiran Rossa tiba-tiba saja pamit setelah meminta nomor handphone Yudha, dia langsung berpamitan kepada semua rekan-rekannya dan mengatakan bahwa dia ada acara makan malam sebentar lagi jadi dia harus pulang terlebih dahulu
Di dalam mobil Farel merasa sedikit khawatir karena baru saja bertemu dengan Rossa, dia mengingat masa lalu di mana Rossa sangat terobsesi dengannya, obsesi itu membuat Rossa menjadi wanita penguntit yang sangat menjengkelkan
Sedangkan Yuda yang masih berada di tempat makan itu harus menghadapi Rossa yang menanyakan banyak hal tentang Farel padanya
"sudahlah kamu jangan mengejar Farel lagi, dia itu sudah punya kekasih dan kekasihnya sangatlah cantik, jangan sampai kesalahan yang dulu kamu buat terjadi lagi, bisa-bisa dia benar-benar membencimu" tegas Yudha pada Rossa
"aku yang dulu kan bukan yang sekarang, aku akui dulu aku itu bodoh tapi sekarang aku jauh lebih pintar dan aku lebih cantik dari yang dulu, ya walaupun aku masih tetap menyukai Farel, kuharap kamu tidak menghalang-halangi aku lagi seperti dulu." setelah mengatakan itu Rossa langsung meninggalkan Yudha sendirian
Sesampainya di rumah Farel langsung memasak masakan kesukaan Yuna. setelah itu dia langsung mandi dan bersiap-siap bertemu dengan kekasih tercintanya itu.
Saat Farel keluar dari kamarnya dia sudah melihat sepatu Yuna yang berjajar di rak-rak sepatu, benar saja Yuna sepertinya ada di kamarnya dan sedang mandi. Farel menunggu Yuna sembari menonton televisi
Handphone Farel berdering dan ternyata itu adalah kabar dari Fincent, dia mengantakan bahwa Pak Ravin melakukan perjalanan ke luar negeri, sepertinya dia sedang mencari keberadaan Yuna. Farel langsung merasa khawatir tentang hal itu, dia lantas memikirkan cara agar bisa mengelabui Ravin.
Belum kelar masalah ini tiba-tiba handphonenya mendapat kiriman pesan dari nomor tidak dikenal, dan itu ternyata adalah Rossa. Farel langsung mengusap wajahnya dengan kasar
__ADS_1
Di saat suasana hati Farel sedang tidak baik-baik saja datanglah Yuna yang membuat perasaan Farel menjadi jauh lebih baik
Yuna penurunan anak tangga sambil bertanya apakah hari ini Farel mengalami hari yang baik, Yuna berpikir karena Farel baru saja bertemu dengan teman-temannya pastilah hari ini adalah hari yang sangat baik untuk Farel
Farel langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Yuna, dia memeluk tubuh Yuna yang masih berada di anak tangga, dia mengatakan bahwa hari ini adalah hari yang tidak terlalu baik untuknya, dan dia ingin seperti ini untuk sebentar saja, sambil terus memeluk pinggang Yuna
Yuna tidak bertanya apapun dia membelai rambut kekasihnya itu, Yuna berpikir mungkin Farel bertemu dengan beberapa temannya yang tidak dia sukai saat masih SMA. Setelah acara berpelukan itu mereka berdua langsung memutuskan untuk makan malam karena Farel ingin segera berbicara serius dengan Yuna masalah Ravin
Setelah makan malam selesai dan Farel membersihkan semuanya sedangkan Yuna merapikan rumah yang dari tadi mereka tinggalkan, kini tibalah saatnya mereka untuk bicara
"sepertinya Pamanmu mencari kita" ucap Farel dengan serius
Yuna menanyakan rencana apa yang kalian miliki untuk menanggulangi masalah ini. Farel mengatakan bahwa dia memang memiliki satu rencana dan membutuhkan kerjasama dari Yuna juga
Dia menginginkan Yuna tetap melakukan pekerjaannya yaitu mengontrol setiap cabang perusahaan yang ada di luar negeri, Farel berencana untuk melakukan perjalanan ke luar negeri kurang lebih dua minggu sekali, dengan begitu Ravin tidak akan bisa menemukan mereka
Yuna menyetujui ide itu, dia juga terlihat antusias untuk melakukan perjalanan-perjalanan itu
setelah obrolan yang lumayan berat itu mereka langsung menghubungi Romeo hanya untuk sekedar menanyakan kabar dan situasi di sana. Saat telepon itu diangkat oleh Romeo, ternyata Romeo sedang bersama Bu Ira untuk jalan-jalan. Langsung saja Yuna menggoda Bu Ira dan menjadi heboh sendiri
Setelah para wanita bicara sekarang gantian para laki-laki yang bicara di mana pembicaraan mereka lumayan serius mengenai hal-hal yang terjadi di perusahaan saat mereka sudah berangkat. Romeo mengatakan semua orang mencari Yuna namun kakek Aron bisa meredakan kebingungan mereka karena mengatakan Yuna sedang berada di luar negeri untuk pengobatan pasca kecelakaan
__ADS_1
Romeo juga mengatakan bahwa salah seorang anak Ravin masuk ke dalam perusahaan seenaknya, namun tidak ada yang bisa menghentikan itu, dia berharap Yuna dan Farel memiliki rencana untuk masalah ini, karena anak Ravin tidaklah kompeten di bidang yang dia ambil di perusahaan