Pesona CEO

Pesona CEO
BAB 24


__ADS_3

Gloria sengaja menemui Gadis di apartemen Gadis. ia ingin belajar sesuatu pada mantan kakak iparnya itu. Gadis tidak bisa menolak kedatangan Gloria di apartemennya, Gloria selalu memiliki jurus untuk membuat orang lain luluh.


Ting ...


Gloria menekan dorbell apartemen Gadis. tidak berapa lama Gadis membuka pintu dan menyambut kedatangan Gloria.


Gloria nampak membawa dua kantung belanjaan berisi bahan masakan dan juga buah-buahan.


"Kenapa kamu repot banget Glow? pakai bawa-bawa buah sama sayur"


"Dis ajarin masak ya?" kata Gloria sambil meletakkan barang belanjaannya di atas meja makan.


"Hah masak? tapi buat apa?" maksud Gadis buat apa Gloria belajar masak di rumah juga ada pelayan yang siap membuatkan makanan kapanpun Gloria mau.


"Aku mau membuat kejutan untuk seseorang!" kata Gloria bersemangat. ia tersenyum cantik sekali.


Gadis menggelengkan kepalanya, tidak habis pikir dengan tingkah remaja jaman sekarang.


"Let's go!" kata Gadis sembari memakai apron motif bunga-bunga.


"Nih kita bikin masakan yang gampang aja ya, kalau steak gimana?" usul Gadis.


"Boleh juga"


Gadis melumuri daging dengan bumbu sebelum memanggangnya. Gloria di beri tugas untuk mengupas bawang dan memotong sayuran.


Gadis berjibaku di dapur mengajari Gloria memasak steak dan membuat salad. pemahaman Gloria tentang masak memasak memang minus sekali jadi Gadis harus ekstra mengeluarkan kemampuannya untuk mengajari Gloria.


"Glow memang siapa sih yang mau kamu kasih kejutan?" tanya Gadis.


"Ada deh"

__ADS_1


"Pacar kamu ya?"


"Belum jadi pacar sih, tapi akan" kata Gloria percaya diri.


Gloria mencicipi steak yang sudah matang. begitu terasa enak ia segera meletakan potongan daging ke dalam wadah lalu mempercantik dengan sayuran yang sudah di rebus.


"Sausnya di pisah aja" kata Gadis yang mengamati Gloria sibuk menata makanan itu entah untuk siapa.


"Oke beres, Nih sisanya buat kamu Dis" kata Gloria tertawa jahil.


Ting...


Bel pintu kembali berbunyi, rasanya Gadis tidak mengundang tamu atau janjian dengan orang lain selain Gloria.


Apa itu Arya?!


Gadis berlari segera membuka pintu ia terkejut begitu mendapati Beno berdiri di depan pintu apartemennya.


"Sedang menunggu orang lain?" tanya Beno sinis.


Gadis menggelengkan kepala sedikit kecewa ternyata bukan Arya melainkan Beno yang datang tanpa di undang.


"Gloria disini?" tanya Beno yang langsung menerobos memasuki apartemen Gadis.


"Ah kenapa ikut kesini Ben?!" Gloria muncul dari dapur menghidangkan dua porsi steak diatas meja makan.


"Kenapa kamu disini?" tanya Beno balik. ia sebenarnya sudah tahu kalau Gloria pergi ke apartemen Gadis. kemarin tidak sengaja Beno membaca chat antara Gloria dengan Gadis. karena itu Beno sengaja menyusul adiknya itu.


"Ya belajar memasak lah"


"Iya tapi buat siapa?" Beno curiga masakan itu untuk Jefry.

__ADS_1


"Rahasia?"


"Dis aku pergi dulu ya, makasih untuk resep masakan nya...bye!" Gloria langsung kabur begitu saja meninggalkan apartemen Gadis sambil menenteng kotak bekal berisi hasil masakannya dengan Gadis.


"Glow tunggu!" Gadis bingung sekarang ia berada satu ruangan dengan Beno di apartemennya.


"Baiklah aku akan makan dulu hasil masakan kalian, setelah itu aku akan pergi" Kata Beno sembari berjalan menuju meja makan. ia melepas jasnya dan menggulung lengan kemejanya lalu meraih pisau steak dan garpu.


"Hmmm tidak buruk" gumam Beno.


Gadis ikut duduk memandang Beno menikmati makanannya. sebisa mungkin Gadis bersikap dingin dengan tidak terlalu banyak bicara pada Beno.


"Setelah selesai makan cepat pergi" kata Gadis.


"Iya, kenapa kamu takut pacarmu tahu aku disini?"


Gadis terlihat salah tingkah, ia tidak nafsu makan. yang di katakan Beno benar bisa-bisa Arya curiga jika melihat Beno ada di apartemen Gadis.


Beno membuka botol anggur di hadapannya lalu menuang sedikit kedalam gelas.


"Hmmm enak.." kata Beno sembari meraih gelas anggurnya.


"Ben cepat pergi" Gadis berdiri dari duduknya menarik lengan Beno.


"Iya sabar tunggu dulu aku pakai jas dulu" tidak sengaja Gadis malah terjatuh ke pangkuan Beno karena mencoba menarik tubuh kekar itu agar bangkit dari tempat duduknya.


Sesaat keduanya bertukar pandangan, masa lalu kembali melintas di benak Gadis dan Beno.


Beno menatap bibir Gadis sementara Gadis memandang mata Beno yang selalu terkesan dark namun mempesona.


"Gadis aku .." di depan pintu seorang pria baru saja memasuki apartemen Gadis. siapa lagi yang tahu kode di pintu apartemen itu selain Arya.

__ADS_1


__ADS_2