Pesona CEO

Pesona CEO
Part 50


__ADS_3

"Cari tahu pemilik kartu nama itu, dia bilang dia ayah kandung istriku" kata Beno sembari menyarahkan kartu nama Surya pada Adi.


Adi mengamati kartu nama itu sejenak, raut wajahnya datar saja. Adi tahu selama ini Gadis memang tidak memiliki orang tua. Barangkali memang pria bernama Surya itu ayahnya Gadis


"Apa saya harus memastikan jika pria ini memang ayah bu Gadis? Kalau dengan tes DNA bagaimana pak?"


"Lakukan saja jika itu di perlukan, aku akan bicara pada Gadis soal itu"


"Baik pak"


Adi pergi menjalankan tugasnya . Ia mencari tahu semua informasi tentang pria bernama Surya itu sekaligus mengambil sampel rambut nya secara diam-diam untuk tes DNA.


***


Gadis pergi ke rumah mami untuk bertemu Gloria karena besok Gloria akan berangkat ke London.


Gloria sudah terlihat selesai berkemas. Semua barang yang ia perlukan sudah masuk ke dalam koper besar.


Wajah Gloria tidak terlihat senang, ia malah murung tidak seceria biasanya.


"Apa kamu mau bertemu Jefry?" tanya Gadis yang tahu jika iparnya itu naksir dengan Jefry sahabat Beno.


Gloria menghela nafas berat, sepertinya mustahil ia bertemu Jefry. pria itu pasti akan beralasan jika dirinya sibuk. Tapi hari ini kesempatan Gloria bertemu dnegan Jefry besok sudah tidak mungkin.

__ADS_1


"Dis aku keluar sebentar yah kalau mami tanya bilang saja aku ke rumah teman untuk berpamitan" kata Gloria sambil mengenakan jaketnya.


Gadis tersenyum ia sudah bisa menebak siapa yang akan Gloria temui.


***


Ruang meeting Direksi Dirgantara Group.


semua yang ada di ruang meeting terkejut memandang ke arah pintu. Gloria berdiri menatap Jefry yang bangkit dari duduknya. Papi Josh juga berdiri dan terkejut mendapati putrinya siang itu ada di perusahaan. Hanya Beno yang masih duduk santai.


"Bisakah aku meminta satu hari ini dari mu kak Jef?" Beno tersenyum melihat Jefry yang langsung salah tingkah melihat keberanian Gloria.


"Gloria apa ini?!" Josh meradang melihat putrinya seberani itu pada pria.


"Beno! Apa maksud kamu?!" Josh terlihat kesal pada putranya yang malah mendukung tindakan Gloria yang memalukan.


"Biarkan saja pi, satu hari ini biarkan Gloria bebas dengan kemauannya sendiri setelahnya dia akan mengikuti semua kemauan papi" kata Beno membela adiknya.


Josh Dirgantara kembali duduk di kursinya tidak lagi marah pada Gloria.


"Pergilah Jef, jangan pulang malam karena besok Gloria harus berangkat pagi dari rumah" kata Josh.


Jefry melangkah mendekati Gloria ia meraih tangan Gloria dan menggenggamnya sembari berjalan pergi.

__ADS_1


Jefry mengajak Gloria ke pantai untuk bersenang-senang. keduanya bersantai di pinggir pantai sembari menunggu mata hari terbenam. keduanya duduk saling memunggungi.


"Jika aku sudah di London apa kakak sesekali akan pergi mengunjungi ku?" tanya Gloria.


"Tidak" jawab Jefry sambil tersenyum.


"Kenapa bukankah kakak banyak uang? untuk pergi ke London harusnya tidak jadi masalah bukan?"


"Jika aku mengunjungi mu papi mu dan Beno pasti akan tahu, mereka bisa mengirim mu lebih jauh lagi"


"Kalau begitu apa kakak mau berjanji kalau Kaka tidak akan menikah sebelum aku kembali?!"


"Aku tidak janji"


Gloria mencubit lengan Jefry, keduanya terdiam tidak ada yang bicara lagi. matahari mulai memancarkan semburat warna jingga, sekaligus pertanda hari itu berakhir untuk kebersamaan Gloria dan Jefry. keduanya mengakhiri sore itu dengan kecupan manis yang tak akan terlupakan untuk Gloria dan begitu juga Jefry.


***


Sementara itu Beno yang sudah berada di rumah terlihat sedang menggendong Charlotte sembari berbicara di telepon dengan Adi tentang Surya yang katanya adalah ayah kandung Gadis.


Adi sudah mendapat informasi tentang pria itu. dan Adi juga sudah memasukan sampel tes DNA ke laboratorium rumah sakit ternama. Hasilnya akan di ketahui dalam beberapa hari kedepan, apakah benar Surya adalah ayah kandung Gadis. dari informasi yang di berikan oleh Adi pria itu adalah seorang penipu ulung.


__ADS_1


__ADS_2