
Bab 52
Seperti pagi biasanya Ratu akan bangun lebih dulu, tapi pagi ini terasa beda untuk Ratu sebab ia tidur sambil memeluk pria yang sudah pernah menikah sebelumnya.
Ratu mendongakan wajahnya ke atas agar bisa memandangi wajah Ardhana yang terlihat manis untuknya saat tidur dan akan terlihat mengerikan ketika marah.
Ratu mengangkat tangannya dan mencoba menelusuri wajah Ardhana dengan tangannya, dari mulai alis, mata, hidung dan terakhir bibir Ardhana yang begitu menggoda di mata Ratu, karena terlalu sering di cium Ardhana ia memberanikan diri untuk memcium Ardhana terlebih dahulu.
Cup..
Wajah Ratu mendekat ke bibir Ardhana dan mencium nya dengan pelan agar tidak ketahuan sang empu nya, ketika akan memundurkan wajahnya , Ardhana menahan tengkuk leher Ratu dan mencium Ratu lebih dalam yang dibarengi lu matan dan juga hi sapan, Ketika di rasa cukup puas akan ciumannya Ardhana menghentikan nya karena Ratu sudah merasa kehabisan nafasnya.
"Morning baby" Ucap Ardhana tersenyum melihat ke arah Ratu.
Ratu merasa malu dengan apa yang ia lakukan pada Ardhana sehingga membuat Ardhana terbangun dari tidurnya.
"Ar.. kamu sudah bangun" Tanya Ratu tersenyum kikuk.
"Sudah, dari sebelum kamu mencium bibirku baby, tapi terimakasih sudah berinisiatif untuk mencium ku lebih dulu, membuat hari ku lebih bahagia karena mu baby" Kata Ardhana tersenyum lebar.
Ratu langsung melotot kan matanya dan terlihat pipinya merona karena malu ketahuan Ardhana ketika ia mencium Ardhana lebih dulu.
__ADS_1
'bodohnya aku' batin Ratu.
"Jangan malu baby, nanti akan terbiasa dengan ini, untuk sekarang kita simulasi dulu.. oke" Kata Ardhana.
"Iya sudah aku mandi dulu, atau kamu mau kita mandi bersama? " Kata Ardhana lagi sambil menggoda Ratu.
"Ckk.. cepatlah sana mandi" Kata Ratu sambil melempar bantal nya ke muka Ardhana.
Ardhana segera turun dari ranjang dna menuju ke kamar mandi. Setelah selesai dari mandinya Ardhana tidak melihat Ratu dan keadaan tempat tidur pun sudah rapih.
Ratu pergi ke kamar Akasya dengan berjalan pelan agar tidak merasa sakit. Sampai di kamar Akasya, ia melihat Akasya baru saja bangun tidur dan akan mandi.
"Iya mom, mommy tidur di mana? Aka nungguin mommy tapi tidak datang-datang jadinya aka ketiduran" Ucap Akasya mengadu.
"Hemm.. maafin mommy iya sayang" Kata Ratu.
"It's okay mom"
Akasya masuk ke dalam kamar mandi untuk segera mandi, setelah beberapa menit kemudian ia keluar dan menghampiri Ratu yang masih ada di kamar Akasya sednag duduk di sofa.
"Mau mommy Pakaikan atau pakai sendiri sayang seragamnya?" Tanya Ratu.
__ADS_1
"Sendiri aja mom, aka sudah besar sekarang jadi harus mandiri seperti yang mommy bilang" Ucap Akasya tersenyum lebar.
"Pintar nya anak mommy" Kata Ratu sambil mencium pipi Akasya.
Setelah selesai menemani Akasya memakai seragam, Ratu berjalan ke arah kamar mandi dengan sangat hati-hati, karena merasa tidak nyaman kalau tidak mandi Ratu pun memberanikan diri untuk mandi, walau kata dokter harus nunggu kering dulu jahitannya baru boleh mandi seperti biasanya.
Ratu keluar dari kamar mandi masih dengan lilitan handuknya yang hanya menutupi dada nya dan setengah dari pahanya.
Ardhana sudah 10 menitan menunggu Ratu di kamar Akasya sedangkan Akasya sudah Ardhana turun kan lebih dulu.
Ardhana begitu mengagumi lekuk tubuh Ratu yang sangat menggoda di mata Ardhana. Ardhana bersiul ria membuat Ratu melihat kearah Ardhana yang sedang duduk di sofa sambil memandangi dirinya.
*
*
*
Mumpung malam takbiran dan dapat jatah libur kerja jadi eppi Up sampai 4 Bab. karena biasanya tanggal merah ngga libur kecuali hari minggu 😁😁
Selamat malam takbiran, ily ❤❤
__ADS_1