PESONA HOT DUDA

PESONA HOT DUDA
Bab 86


__ADS_3

Bab 86


Menjelang malam Ardhana dan Ratu akan bersiap makan malam romantis di tepi pantai yang sudah di hiasi oleh lilin-lilin.


"Baby, sudah siap?" Tanya Ardhana pada istri nya yang masih menyisir rambut nya.


"Iya sayang" jawab nya lalu menggandeng tangan suaminya.


"Kamu selalu cantik sayang" Ucap nya sambil mencium leher Ratu yang terbuka karena Ratu memakai gaun pantai model sabrina.


Ratu tersenyum dengan pujian suami nya yang hampir setiap jam memuji nya. (Biar dapet jatah mungkin 🤭)


Mereka pun berjalan menuju tempat romantis yang sudah di siapkan oleh suaminya atas bantuan pegawai di situ.


"Kapan kamu menyiapkan nya Ar?" Tanya Ratu sambil Ardhana menyilakan Ratu duduk di kursi.

__ADS_1


"Saat kamu tidur sore baby, apa kamu suka" Jawab nya dengan mencium pipi istrinya lalu duduk di kursi yang berhadapan dengan Ratu.


"Oohhhh,.. Tentu saja aku menyukai setiap apa yang suami ku lakukan" Tutur Ratu dengn tersenyum cantik.


Pelayan pun datang sambil membawa makanan khas Resort tersebut.


"Silahkan menikmati nyonya dan tuan" Ucap pelayan itu dengan sopan dan membungkuk hormat lalu bergegas pergi ke tempatnya.


Mereka pun makan dengan tenang dan di temani oleh deburan ombak yang mulai pasang.


"Sayang, mungkin kamu akan bosan mendengarkan aku yang selalu bilang cinta untuk mu, tapi itulah ada nya kalau aku sangat mencintaimu dan aku beruntung memiliki mu" Ucap Ardhana dengan menghentikan langkah nya dan menggenggam kedua tangan Ratu lalu Ardhana mencium punggung tangan Ratu.


"Kata-kata mu selalu manis Ar, aku suka terharu dengan kata mu itu" Jawab jujur Ratu yang sudah mulai berkaca-kaca.


"Ingat baby, ini bukan gombalan ini adalah ungkapan dari hati ku yang paling dalam, Aku dan Akasya selalu menyayangi mu, jadi jangan pernah tinggal kan kami atau pergi dari kehidupan kami tanpa alasan yang jelas, kami akan sangat terluka dan membencimu walau kamu pernah menjadi bagian kami" Kata Ardhana lalu memeluk Ratu dengan hangat nya dan mencium pucuk kepala nya.

__ADS_1


"Aku berjanji untuk kalian berdua akan selalu setia bersama kalian" Kata Ratu sambil mengerat kan pelukannya.


"Aku tidak perlu janji mu sayang, tapi buktikan dengan tindakan atau sikap mu. Janji bisa saja lupa ketika kamu sudah menemukan hal yang baru. Jadi jangan berjanji oke..." Kata Ardhana yang melepaskan pelukannya untuk melihat wajah istrinya.


Ratu pun hanya mengangguk dan melihat ke arah mata Ardhana yang begitu menghipnotis diri nya, lalu Ardhana menarik dagu Ratu ke atas dan Ardhana langsung mencium bibir Ratu di tengah malam romantis nya.


Cukup lama mereka berciuman dengan intens nya sampai Ratu memukul dada Ardhana karena merasa kekurangan nafas nya.


Ardhana pun langsung menghentikan kegiatan nya ia cukup tertawa geli melihat bibir Ratu yang terlihat bengkak karena ulah nya.


"Bibir mu semakin sexy saja baby" Kata Ardhana sambil mengecup bibir Ratu lagi.


"Itu karena ulah mu yang selalu saja membuat bibir ku begini" menunjuk bibir nya dengan kesal.


"Jangan cemberut gitu dong sayang, kita kesini mau honeymoon jadi jangan ada ngambek-ngambekan atau marah-marahan biar Adek untuk Akasya cepat hadir di sini" Kata Ardhana sambil mengusap perut istrinya.

__ADS_1


__ADS_2