
Bab 95
Tujuh bulan kemudian..
Menjelang kelahiran cucu-cucu nya, Giani dan Steve menginap di Mansion Ardhana sampai Ratu bisa mengurus nya sendiri.
"Sayang, jalan nya jangan cepat-cepat kamu sedang hamil" Ucap Giani yang melihat Ratu berjalan menuju dapur dan merasa khawatir dengan cara jalan Ratu yang begitu buru-buru mengingat usia kandungan Ratu memasuki usia sembilan bulan.
Mendengar ucapan Giani, Ratu pun langsung berjalan dengan santai saat ingin ke dapur untuk mengambil air minum karena merasa haus.
Setelah sampai di dapur Ratu langsung mengambil air putih tersebut lalu kembali duduk di ruang keluarga.
"Apa kamu sudah merasakan kontraksi sayang?" Tanya Giani sambil mengelus perut Ratu yang sudah besar karena ia mengandung bayi kembar dan sepasang yaitu Laki-laki dan perempuan.
"Sudah mom, tapi hanya kontraksi palsu" Jawab Ratu dengan tersenyum.
Menjelang sore hari Ratu menemani Akasya berenang sambil duduk di gazebo bersama Giani dan juga Nani yang baru saja sampai di Mansion.
__ADS_1
"Mommy" Kata Akasya yang masih di dalam kolam renang.
"Iya sayang"
"Mommy, tidak ikut berenang?" Tanya Akasya.
"Mommy sedang malas berenang sayang" Tutur Ratu yang memang sedari tadi menahan sakit di bagian punggung nya, namun saat Ratu akan berdiri mengambil jus di meja dress yang ia pakai basah di bagian pantat nya, Nani langsung menyuruh Akasya untuk naik ke atas menyudahi acara berenang nya.
"Sayang, Dress mu basah" Kata Nani. Giani yang mendengar pun langsung melihat ke arah dress yang Ratu pakai, sebisa mungkin ia bersikap santai lalu ia beranjak memanggil supir dan Bibi An untuk menyiapkan mobil dan juga pakaian Ratu untuk di bawah ke rumah sakit.
Karena melihat ibu dan mertuanya santai, Ratu pun mengikuti nya dan lebih mengatur nafas nya saja karena memang rasa mulas nya mulai semakin sering.
"Ada apa ini?" Tanya Steve yang baru saja keluar ingin menghampiri istri nya.
"Dad, seperti nya Ratu akan melahirkan" Jawab Giani.
"Benar kah, iya sudah kita pergi ke rumah sakit sekarang, apa keperluan nya sudah siap?" Tanya Steve.
__ADS_1
"Sudah, ayoo dad" Ajak Giani yang akan mengantar Ratu lebih dulu ke rumah sakit dan Nani akan menyusul bersama Akasya.
Dalam perjalanan pun Ratu berusaha menahan sakit yang semakin menjadi karena anak-anak nya sudah tidak sabar ingin melihat Daddy dan Mommy nya.
Tiba-tiba dering ponsel Steve berbunyi dan ada panggilan masuk dari anak nya.
"Halo Ar"
"Halo Dad, Ratu di mana, Kok Ar telepon tidak ada jawaban ?" Tanya Ardhana merasa khawatir dengan keadaan istrinya yang memang sering mengeluh sakit di bagian punggung nya.
"Ar, istri mu sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit xxx. sepertinya akan melahirkan" Jawab Steve.
"Apa... melahirkan, ba-baik lah Ar akan menyusul ke sana, dad" Kata Ardhana dengan panik nya lalu mematikan sambungan telepon nya.
"Apa terjadi sesuatu pak?" Tanya Dion yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan Ardhana dengan Steve di telepon nya.
"Ratu akan melahirkan, ayo cepat antar kan aku ke sana" Kata Ardhana yang sudah siap akan pergi dan Dion pun langsung membereskan berkas lalu menyimpan nya.
__ADS_1