
Bab 63
"Nona, sepertinya ada mobil yang mengikuti kita di belakang?" Ucap supir memberitahu Ratu.
"Iya pak, terus saja melaju pak jangan berhenti" Ucap Ratu berusaha tenang.
Ratu mengirimkan pesan pada Ardhana bahwa ada mobil yang mengikutinya, Ardhana pun langsung membalas tuk mengirimkan lokasi Ratu berada.
Mobil tersebut semakin mendekat dan berada di sisi kanan jalan. Melihat itu Ratu semakin panik dan mencoba terus menghubungi Ardhana.
'Lindungi kami Tuhan, selamatkan kami dari bahaya ini' Doa nya dalam hati.
"Dekatkan lagi mobilnya ric" Kata Ayuma, iya mobil yang mengikuti Ratu adalah Ayuma.
Tujuan awal ia hanya ingin mengetahui tempat tinggal Ratu dimana dan nyatanya keberuntungan sedang berpihak pada nya, ia melihat Ratu keluar dari perusahaan Ardhana menggunakan mobil Ardhana, mereka pun langsung mengikuti mobil yang Ratu tumpangi dan sampai lah di rumah Riani, ketika selesai dari rumah Riani, Ratu melanjutkan perjalanannya yang entah kemana, sampai akhirnya di tengah perjalanan mobil Ayuma mendekat ke arah mobil Ratu.
"Aku ingin kamu mati nona dan aku belum puas membalaskan dendam ku sebelum kamu merasakan apa yang aku rasakan Ardhana" gumam Ayuma yang masih bisa di dengar oleh Eric di sampingnya. Eric hanya fokus menyetir tidak menjawab setiap pertanyaan Ayuma.
Ayuma mengeluarkan pistol di balik tas yang ia bawah, ia hanya berjaga-jaga apabila melihat Ratu ia akan membunuhnya dengan tangannya sendiri, dendam pada Ardhana begitu melekat di hatinya.
Sampai akhirnya Ayuma menurunkan kaca mobil dan langsung mengarahkan pistolnya ke mobil yang Ratu tumpangi dan..
Dorr...
__ADS_1
Tembakan pertama tepat mengenai kaca mobil belakang Ratu.
Ratu semakin ketakutan mendengar suara tembakan begitu nyaring di telinganya. Ponsel Ratu masih terhubung dengan Ardhana menyuruh nya untuk menyusul Ratu.
"A-ar, aku takut" Ucap nya sambil menutup telinganya dan membungkukkan posisi duduknya.
"Tenanglah baby, aku sedang dalam perjalanan bersama Dion sesuai dengan GPS yang kamu kirimkan" Ucap Ardhana mencoba menenangkan Ratu yang sudah terisak, membuat Ardhana semakin khawatir dengan keadaan Ratu di sana dan Ardhana sudah menghubungi pihak berwajib untuk mengikuti nya dan berjaga-jaga apabila terjadi yang tidak di inginkan di sana.
"Nona, pegangan lah yang erat saya akan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi" Ucap Supir memberi saran.
"Carilah bantuan pak di sekitar sini" Kata Ratu yang masih mencoba tenang tapi tidak dengan air matanya yang terus mengalir karena takut yang tak kunjung pergi.
"Jalanan yang kita lalui cukup sepi Nona tidak ada yang lalu lalang di arah jalan ini" Kata supir memberitahu. Iya jalan yang Ratu lalui bukan jalan yang biasa bus lewati sehingga tidak ada kendaraan yang lewat.
"Awsstt.. " Rintih Ratu ketika dahinya membentur keras kursi kemudi.
Kecelakaan tidak bisa terhindarkan membuat bagian depan mobil rusak parah, Ratu dan supir masih selamat dari kecelakaan yang di sebabkan oleh Ayuma dan tidak mengalami luka parah.
Ayuma langsung turun dan menghampiri mobil Ratu.
"Nona tunggu saja disini, biar saya yang keluar" Kata Supir itu dan langsung turun dari mobil. Ketika melihat siapa yang menghampiri mobil Ratu, supir itu sempat terpaku pada orang yang membuat nya kecelakaan.
"Nyonya Ayuma" Kata Supir itu.
__ADS_1
"Jangan tegang begitu pak, iya saya AYUMA mantan majikan mu dan juga mantan istri dari ARDHANA CLOE" Ucapnya penuh penekanan.
Lalu Ayuma membuka pintu belakang yang di duduki oleh Ratu dan memaksanya keluar dengan menyeretnya.
"Apa mau mu Ayuma?, aku tidak punya masalah dengan mu" Kata Ratu.
"Mau ku, ingin kamu mati Nona dan aku ingin melihat Ardhana terpuruk dan merasakan apa yang aku rasakan" Ucapnya dengan tersenyum smirk.
"Apa salah ku Ayuma?"
"Salah mu adalah karena sudah sudah ikut campur dalam urusan ku dan karena mu aku gagal membunuh Akasya" Ucap Ayuma sambil teriak dengan wajah yang terlihat marah.
"Ibu macam apa kamu Ayuma, Akasya anak mu darah daging mu dengan Ardhana" Teriaknya tidak kalah dengan Ayuma.
"Karena aku tidak menginginkan Akasya hadir dalam rahim ku kalau bukan karena Ardhana yang terus mendesak ku hamil itu tak akan pernah terjadi" Ucap Ayuma sambil mendorong Ratu dan membuatnya tersungkur di atas aspal.
"Dasar wanita gila kamu Ayuma" Ucap Ratu.
Supir itu hanya mampu melihatnya tanpa bisa melakukan apa-apa karena ia sedang di sekap oleh Eric.
Ayuma menodongkan senjatanya dan mengarah kan nya pada Ratu dan..
Dor..
__ADS_1